Strategi untuk memperkenalkan dua jenis iPhone sekaligus adalah hal baru bagi Apple.
Apple memperkenalkan dua ponsel
terbarunya, yaitu iPhone 5S yang berteknologi tinggi dan iPhone 5C
dengan harga lebih murah pada sebuah acara di California.
Ponsel iPhone merupakan produk paling penting dalam memperoleh pendapatan.
Sistem sidik jadi baru ini dapat digunakan untuk membuka 5S dan melakukan pembayaran otentik di toko online Apple.
Seorang analis menganggap fitur tersebut akan membantu produk ini menonjol diantara ponsel Android, yang menjadi rival terbesarnya.
"Touch ID merupakan solusi yang cukup elegan untuk mengatasi masalah yang signifikan, yaitu pencurian ponsel dan bahkan yang paling sensitif, pencurian data dalam perangkat itu," kata Windsor Holden dari konsultan teknologi, Juniper Research.
Ponsel iPhone yang lebih murah memiliki bagian belakang yang bisa diganti-ganti warnanya.
Bukan hal baru
Namun, Apple bukanlah perusahaan pertama yang menawarkan sistem pembaca sidik jari.Motorola menambah fasilitas ini pada ponsel Atrix handset tahun 2011, namun banyak pengguna bermasalah menggunakannya. Fitur ini tidak disertakan pada model terbaru dari perusahaan yang bisnisnya kini dikontrol oleh Google itu.
Harga 5S tanpa sim card berkisar £549 atau Rp9,8 juta untuk versi 16GB dan £709 (Rp12,6 juta) untuk model 64GB. Sementara ponsel 5C 16GB dihargai lebih murah, £469 atau sekitar Rp8 juta.
"Jenis 5C jauh dari yang termurah karena iPhone 4S memiliki harga di bawah itu [dijual sekitar Rp4 juta]," kata Ben Wood penasehat teknologi dari CCS Insight.
Ponsel iPhone terbaru ini akan dijual di Amerika Serikat, Inggris, Cina, Australia, Kanada dan negara lain pada 20 September mendatang.
Sumber BBC Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar