Anak-Anak Ditekan Mempertontonkan Gerakan Seksual

20 September 2013
Daniel Perry
Kelompok penjahat menuntut pembayaran ribuan poundsterling dari Daniel Perry.

Lembaga yang bergerak di bidang perlindungan anak mengatakan ratusan anak Inggris ditekan untuk mempertontonkan gerakan seksual di internet.
Lembaga Child Exploitation and Online Protection Centre (CEOP) mengatakan dalam 12 kasus yang terjadi selama dua tahun, terdapat 424 anak yang ditekan dengan cara seperti itu. Sebanyak 184 anak berada di Inggris.
Dalam kasus tersebut para pelaku berasal dari empat benua berbeda dan dalam lima kasus lainnya penjahat berada di wilayah Inggris.
Wakil kepala eksekutif CEOP, Andy Baker, mengatakan anak-anak berusia delapan tahun dipaksa mempertonton "tindakan seperti perbudakan."
Para pelaku berpura-pura sebagai anak-anak dan menekan korban untuk mempertontonkan aksi seksual atau memberikan foto.
Pelaku kemudian mengancam akan mengirim foto-foto tersebut kepada keluarga atau teman-teman korban bila korban tidak mau mempertontonkan tindakan seksual yang lebih ekstrem.
"Pelaku-pelaku ini pengecut. Mereka bersembunyi di belakang layar, dan dalam banyak kasus mereka mengeluarkan ancaman kosong yang tidak akan pernah mereka buktikan karena dengan menyebarkan foto-foto itu peluang diketahui polisi semakin besar," kata Andy Baker.

Bunuh diri

Selain ditekan untuk mempertontonkan gerakan seksual di internet, pelaku kadang-kadang menuntut uang. Beberapa korban berusaha mengakhiri hidup mereka.
"Pelaku-pelaku ini pengecut. Mereka bersembunyi di belakang layar, dan dalam banyak kasus mereka mengeluarkan ancaman kosong yang tidak akan pernah mereka buktikan karena dengan menyebarkan foto-foto itu peluang diketahui polisi semakin besar."
Andy Baker
"Namun demikian, penelitian kami menunjukkan bahwa dengan adanya cengkeraman pelaku terhadap korban yang dipaksa mempertontonkan tindakan seksual di kamera web atau mengirim foto maka korban merasa terjebak, beberapa secara tragis melukai diri sendiri atau lebih buruk lagi, melakukan bunuh diri," jelas Baker.
Di antara korban yang melakukan bunuh diri adalah Daniel Perry, remaja berusia 17 tahun dari Fife, Skotlandia. Ia menduga bahwa ia sedang berkomunikasi dengan seorang remaja putri dari Amerika Serikat lewat online, dan kemudian mengirim foto-foto eksplisit.
Tetapi sebenarnya Perry berkomuniasi dengan seorang pemeras yang mengancam akan menyebarkan foto-foto pribadi kecuali Perry membayar ribuan poundsterling .
Dalam hitungan jam, Daniel Perry mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan.
Para ahli mengatakan terdapat dua alasan mengapa anak-anak di Inggris menjadi sasaran penjahat online. Pertama, kemudahan bahasa Inggris dan kedua, persepsi pelaku di luar negeri tentang masyarakat Inggris yang liberal.
in English
Institutions engaged in the field of child protection said Britain pressed for hundreds of kids show sexual movements on the internet .
Institute for Child Exploitation and Online Protection Centre ( CEOP ) said that in the 12 cases that occurred during the two years , there were 424 children who pressed that way . A total of 184 children were in the UK .
In such cases the perpetrators are from four different continents and in five other criminal cases are in the UK .
Deputy chief executive of CEOP , Andy Baker , said children aged eight years forced mempertonton " acts like slavery . "
The perpetrators to pretend as a kid and punched the victim to perform sexual acts or to provide photo .
The perpetrator then threatened to send the photos to family or friends of the victim if the victim does not want to show a more extreme sexual acts .
" The actors are cowards . They hide behind the scenes , and in many cases they are issued empty threats that they will never prove because by spreading the photos greater opportunities known to police , " said Andy Baker .suicide
In addition to exposing suppressed sexual movements on the internet , sometimes perpetrators demanded money . Some victims tried to end their lives .

    
" The actors are cowards . They hide behind the scenes , and in many cases they are issued empty threats that they will never prove because by spreading the photos greater opportunities known to police . "
Andy Baker
" However, our research shows that the presence of the perpetrator to the victim grip showed that forced sexual acts on webcam or send pictures then feel trapped victims , some tragically hurt themselves or worse, commit suicide , " said Baker .
Among the victims who commit suicide are Daniel Perry , 17 -year -old teenager from Fife , Scotland . He guessed that he was communicating with a young woman from the United States via online , and then send explicit photographs .
But Perry actually berkomuniasi with a blackmailer who threatened to deploy private photos unless Perry pays thousands of pounds .
Within hours , Daniel Perry ended his life by jumping off a bridge .
Experts say there are two reasons why children in England the target of online criminals . First, the ease of English and a second , perceptions abroad about the actors in the liberal British society .


Source

Tidak ada komentar:

Sumber: http://mahameruparabola.blogspot.com