WHO Menetap Polutan Udara (Kebakaran Hutan, Asap Kendaraan dll.) Merupakan Penyebab Kanker

17 Oktober 2013

Polusi di Singapura
Polusi udara di Singapura akibat kebakaran hutan di Sumatra.

Organisasi kesehatan dunia, WHO, menetapkan polutan udara, termasuk asap kendaraan, merupakan penyebab kanker.
Badan PBB ini menyebutkan bukti-bukti menunjukkan polusi udara ini menyebabkan kanker paru-paru.
Sumber-sumber polusi udara selain asap kendaraan adalah emisi dari pabrik, serta pemanas di rumah-rumah.
WHO mengatakan klasifikasi ini harus digunakan pesan keras agar negara-negara di dunia mengambil tindakan.
Badan penelitian kanker internasional, IARC, yang merupakan bagian dari WHO, menetapkan polusi udara dalam kategori yang sama dengan asap rokok, radiasi sinar surya dan plutonium.
IARC mengatakan polusi udara menyebabkan gangguan jantung dan paru-paru namun bukti menunjukkan polutan juga menyebabkan kanker.

Campuran penyebab kanker

Sebagian besar data menunjukkan 223.000 kematian akibat kanker paru di seluruh dunia disebabkan oleh polusi udara, kata IARC.
Lebih dari setengah kematian terjadi di Cina dan sejumlah negara Asia Timur lain.
Industrialisasi menyebabkan buruknyanpolusi di kota-kota Cina termasuk Beijing.
Namun masalah global terkait polusi udara ini juga diangkat di Eropa pekan ini.
Data menunjukkan, polusi udara bisa terkait dengan kanker kandung kemih.
Dr Kurt Straif dari IARC mengatakan, "Udara yang kita hirup menjadi kotor karena campuran bahan yang menyebabkan kanker."
"Kita tahu bahwa polusi udara bukan hanya berisiko pada kesehatan secara umum, namun juga penyebab kematian akibat kanker," kata Straif.

in English

Singapore air pollution caused by forest fires in Sumatra .World Health Organization , WHO , set air pollutants , including smog , is a cause of cancer .The UN agency said the evidence showed the air pollution causes lung cancer .Sources of air pollution than are smog emissions from the plant , as well as heating in homes .WHO said that this classification should be used a strong message that the countries in the world to take action .International cancer research agency , IARC , which is part of the WHO , sets air pollution in the same category as tobacco smoke , radiation and plutonium solar rays .IARC said that air pollution causes heart disease and lung but evidence suggests pollutants also cause cancer .Mixture of cancer-causingMost of the data showed 223,000 lung cancer deaths worldwide are caused by air pollution , according to IARC .More than half of the deaths occurred in China and other East Asian countries .Industrialization led to buruknyanpolusi in Chinese cities including Beijing .But global issues related to air pollution is also raised in Europe this week .Data shows , air pollution may be associated with bladder cancer .Dr. Kurt Straif of the IARC said , " The air we breathe is corrupted from the mixture of materials that cause cancer . "" We know that air pollution is not only a risk to public health , but also cause of cancer deaths , " said Straif .

Source

Tidak ada komentar:

Sumber: http://mahameruparabola.blogspot.com