Potret Jepang Di Musim Semi (How Amazing Japan)


Introduction

HIS Amazing Sakura - Blogger CompetitionHi, guys! Di blog edisi spesial kali ini saya mau ngebahas tentang Jepang. Banyak sekali hal yang identik dengan Jepang, pasti kalian langsung kepikiran tentang Manga, Anime, Costplay, Bunga Sakura, Sushi, Kit Kat aneka rasa, Karate, Ninja, Samurai, Tsunami, Doraemon, Robot Asimo, Satria Baja Hitam, Kereta Peluru, Otomotif, Kamera, Audio Video dan masih banyak lagi. 

Bagi masyarakat di negara Asia Tenggara seperti Indonesia, produk buatan Jepang masih menjadi pilihan terbaik. Apapun yang berlabel ‘Made In Japan’, pasti bisa di tebak kualitasnya, walau harus di tebus dengan harga lebih tinggi, ya kan? Ngaku aja deh kalau saya tanya motor kalian merek-nya apa? 9 dari 10 orang pasti jawab merek asal Jepang, hihihihi.... Masyarakat Jepang memang lebih menomor-satukan kualitas suatu produk dibandingkan harga.

Beberapa hal penting yang saya sukai akan Jepang adalah:

Kalian pasti sudah menebak-nebak apa yang akan saya bahas kali ini... Tapi jangan asal tebak ya? lebih baik di baca... Check this out... 

MUSIM SEMI

sumber foto
Hal yang menarik buat saya akan Jepang adalah Musim Semi-nya. Saat musim semi tiba ditandai dengan mekarnya bunga apa? Yups, SAKURA

Masih ingat kan pelajaran geografi waktu sekolah tentang musim-musim di belahan dunia? hihihihi... Peralihan dari musim dingin ke musim semi itu suhu akan naik secara bertahap dan salju mulai meleleh, kenaikan suhu berarti semakin hangat dan saat itu juga berbagai macam jenis bunga mulai bermekaran. Ini lah yang namanya Musim Semi...

Biasanya bunga-bunga mulai bermekaran dari sebelah selatan Jepang atau daerah yang bersuhu lebih hangat sampai ke arah utara. Hingga pada akhir bulan maret atau awal bulan april bunga sakura mekar sempurna di seluruh Jepang. Nah itu lah alasannya para wisatawan dari berbagai negara berbondong-bondong datang ke Jepang pada musim semi untuk liburan, tidak lain tidak bukan hanya untuk melihat mekarnya sakura di Negeri Sakura...

sumber foto
Hanami, itu istilah buat orang Jepang untuk menyambut datangnya musim semi dan menikmati indah-nya bunga sakura. Bunga sakura yang kebanyakan berwarna putih dengan sedikit merah muda terlihat di mana-mana seperti di taman, di pinggir jalan, sungai atau danau. Semuanya mekar secara serentak dan banyak sekali tempat wisata untuk menikmati keindahan bunga sakura

Dikarenakan mekarnya bunga sakura tidak lama, hanya 1-2 minggu saja, Jepang benar-benar  merayakan mekarnya bunga sakura dengan berbagai acara dan festival bunga sakura di berbagai daerah. Untuk itu, rencanakan dari sekarang waktu yang tepat untuk Wisata Ke Jepang bersama HIS Travel Indonesia agar tidak ketinggalan moment puncak mekarnya bunga sakura.


sumber foto
Saya pernah melihat foto pemandangan dengan bunga sakura yang bermekaran di pinggir danau, ditambah sebuah bangunan khas Jepang, seperti pagoda atau kuil dengan atap bertingkat. Bangunan tersebut persis berada di pinggir danau yang tenang, sungguh terlihat sangat cantik. Bayangan atau refleksi bangunan tersebut terlihat di permukaan danau, menambah sempurna komposisi sebuah foto. Perfect…! Saya sering melihat pemandangan tersebut walau hanya di google atau kalender yang menghiasi dinding warteg… Hihihihi...

Kadang pernah ngebayangin jalan di sebuah jalan dengan bunga sakura yang sedang bermekaran tertiup angin dan bunga sakura yang berguguran beterbangan seperti salju yang sedang turun... Seperti di film-film romantis ya? Kecantikan bunga sakura ternyata bisa dilihat bukan hanya saat mekar saja lho...

sumber foto
Oiya, di pinggiran sungai pun bisa menjadi spot yang bagus untuk menikmati bunga sakura, terlihat asri dan menyegarkan mata. Melihat fotonya saja bisa menghilangkan stress... Kalau lihat langsung sepertinya bisa me-refreshing otak dan jiwa dari kesibukan sehari-hari… Wow… Jangan bandingkan dengan sungai di Jakarta yang hitam dan banyak sampah mengambang yah..? Hihihihi..

Menyandang predikat Negeri Sakura, Jepang memang sangat layak. Inilah saatnya Jepang menunjukan wajahnya yang paling cantik.


SEJARAH

Pilot Kamikaze dengan bunga sakura
sumber foto

Bicara sejarah, akan teringat saat belajar sejarah di sekolah dulu, sejak itu saya baru tahu kalau Jepang pernah menduduki Indonesia pada 1942-1945 dalam Perang Pasifik atau dulu lebih tenar-nya Perang Asia Timur Raya 1937-1945.
  

O iya, sekitar tahun 1944 bunga sakura menjadi logo yang terpasang pada badan pesawat pasukan pembom 'kamikaze'. Ya, kamikaze itu serangan bunuh diri yang dilakukan pilot pesawat tempur, tujuannya untuk menembus pertahanan lawan. Jiwa patriot dan kesetiaan prajurit muda saat itu benar-benar membuat saya kagum, mereka rela mengorbankan nyawa demi kehormatan bangsa. Beberapa filosofi mengatakan mereka seperti bunga sakura yang mekar dan tidak lama kemudian berguguran.

Perang Asia Timur Raya berakhir dengan menyerahnya Jepang pada sekutu setelah bom atom jatuh meluluh-lantakan Hiroshima dan Nagasaki, bukan hanya itu, kota-kota besar lain di Jepang juga hancur karena bom. Kalau ke Jepang pengen banget mampir ke museum Hirosima, katanya si itu museum penuh dengan kesedihan...

sumber foto
Beberapa waktu lalu, saya pernah melihat pameran foto hitam putih yang bertema “Metamorphosis of Japan After the War” di Bentara Budaya Jakarta. Pameran tersebut menampilkan foto-foto Jepang tahun 1945-1964 dari 11 fotografer yang di bagi menjadi 3 masa, yaitu: Akibat Perang, Antara Tradisi dan Modernitas, Menuju Jepang Baru.

Melihat foto-foto yang dipajang, saya bisa menyimpulkan bahwa Semangat, disiplin dan etos kerja keras yang dimiliki orang Jepang menjadi kunci suksesnya kebangkitan Jepang. Saat dimana seluruh dunia berpikir bahwa Jepang telah mati setelah perang, Jepang perlahan bangkit dari keterpurukan dan membuat dunia terpana kagum.

Mungkin itulah salah satu sejarah singkat Jepang di abad 19. Jauh sebelum itu, pada beberapa ratus tahun yang lalu, sudah bermunculan yang namanya Ninja dan Samurai. Samurai? Ya Samurai, tapi jangan salah ya? Samurai itu adalah orang atau ksatria yang bersenjatakan pedang. Dan pedangnya seorang Samurai itu namanya Katana, bukan Samurai... Hihihi. Jepang dan Katana tidak bisa dipisahkan, karena merupakan senjata khas dari Negeri Sakura.



BUDAYA


sumber foto
Musim Semi dan Sakura, 2 hal yang sangat ditunggu-tunggu orang Jepang. Seiring perjalanan waktu muncul banyak legenda atau cerita rakyat tentang bunga Sakura. Menikmati mekarnya bunga sakura sambil berkumpul dengan keluarga sudah menjadi tradisi sejak dahulu kala, seperti layaknya piknik di tempat terbuka dengan berbagai makanan dan minuman.

Jepang memang memiliki sejarah yang panjang sejak ribuan tahun silam. Banyak peristiwa dan perubahan seiring penyesuaian diri masyarakat terhadap hubungan sosial dan lingkungan. Semua hal tersebut membentuk sebuah tradisi yang ada hingga saat ini. Tradisi tersebut meliputi sejarah, benda peninggalan, kerajinan tangan, kuliner khas, bangunan dan lain-lain. Semua itu masih dipertahankan oleh masyarakat Jepang dari serangan budaya asing yang datang, demi sebuah identitas jati diri kebudayaan Jepang.

Siapa yang tau Geisha? Jangan bilang band asal Indonesia yach? Saat ini Geisha adalah perempuan yang punya peran melestarikan kebudayaan Jepang. Contoh yang perlu ditiru oleh generasi muda sekarang, bangga dengan kebudayaan sendiri.

Serangan budaya asing, iklim dan musim menciptakan keberagaman budaya di Jepang yang membentang dari Selatan hingga Utara. Beraneka ragam kebudayaan di Jepang membuatnya menjadi sangat terkenal dan sangat menarik untuk diketahui. Jepang memang layak menjadi tujuan wisata terbaik di Asia.

sumber foto
Buat kalian yang belum pernah sama sekali ke Jepang seperti saya dan ingin kesana, jangan lupa bawa kamera ya? karena disana kalian akan banyak menemui hal-hal unik yang tidak pernah ditemui di Indonesia. 

Saya bisa menebak kalau disana banyak spot-spot yang indah atau sekedar objek unik untuk fotografi, mulai dari seni, budaya, kuliner, arsitektur bangunan tradisional hingga bangunan modern yang megah di perkotaan. Rasanya keinginan untuk mengarahkan kamera DSLR saya sepertinya tidak pernah berhenti disana, hihihihi.. atau hanya godaan saja ya? karena saya tidak akan mensia-siakan kesempatan untuk mengabadikan.

Tak hanya pemandangan itu saja, street fotografi disana sepertinya sangat menarik, memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang yang penuh dengan kesibukan dan kedisplinan. 

Beberapa kali saya melihat foto yang menunjukan aktivitas masyarakat di sebuah jalan pusat kota Tokyo, kalau tidak salah namanya Shibuya. Disana ada zebra cross.yang selalu ramai setiap harinya dengan orang-orang berjalan menyeberang. Pemandangan orang yang menyebrang secara bersamaan setelah lampu hijau itu terlihat sangat unik, benar-benar menunjukan masyarakat yang disiplin pada aturan. Beberapa foto lain saat kondisi hujan dan yang terlihat dari atas hanya payung-payung berwarna-warni yang menyeberang jalan.

Pengalaman teman yang sudah pernah kesana, transportasi disana sudah sangat bagus, sehingga kalian tidak perlu repot jika ingin mengunjungi beberapa kota sekaligus untuk menikmati banyak tempat wisata yang wajib anda kunjungi. Percayakan travel wisata kalian  kepada HAnavi agar perjalanan kalian menjadi mudah dan efektif.




ARSITEKTUR

Kamu pernah melihat rumah tradisional Jepang yang terbuat dari kayu? Disain luar rumah adat Jepang dibuat agar sedemikian rupa agar tercipta aura yang sejuk dan tenang. Disain bagian dalamnya pun hampir sama, tampak tenang, nyaman dan bikin kita betah untuk ditinggali dengan waktu yang cukup lama.

Melawan laju zaman yang semakin maju dan modern, negeri sakura masih berusaha mempertahankan keberadaan adat, budaya dan tradisi yang sudah turun temurun. Inilah yang menjadi daya tarik bagi penikmat suasana alami dan tradisional.

sumber foto
Rumah tradisional Jepang punya desain yang berbeda, tergantung dari kondisi iklim dan musim yang mempengaruhinya. Seperti yang sudah dibicarakan di atas tentang musim semi yang lebih dahulu dari sebelah selatan Jepang, karena lebih dekat dengan garis katulistiwa yang dilintasi matahari. Maka waktu musim dingin di sebelah utara Jepang akan lebih lama di bandingkan bagian selatan, karena bagian utara lebih awal merasakan musim dingin dan paling akhir merasakan musim dingin. Disain bangunan di Jepang bagian Utara kebanyakan dibuat agak tertutup, lebih tinggi dan atap yang terbuat jerami, tujuannya tidak lain adalah untuk bertahan di musim dingin yang cukup lama.


sumber foto
Rumah adat Jepang tidak bisa dipisahkan antara taman di halaman atau lingkungan sekitar yang membuatnya tampak asri juga naturalis. Jalan kecil atau gang di samping rumah pun terihat menarik dan unik dengan disain dekorasi dari rumah khas Jepang disekitarnya. Untuk halaman atau taman rumah, beberapa kali saya melihat ciri-ciri khas yang menonjol seperti kolam ikan, batu-batuan untuk hiasan ataupun pijakan kaki, pohon bonsai dan pancuran air. Suara gemercik air-nya menambah suasana semakin sejuk dan bunga-bunga sakura yang menawan melengkapi keindahan sebuah rumah adat dari luar. Sudah pasti momen ini menjadi luar biasa dalam frame foto dan wajib diabadikan...!

sumber foto
Di film-film Jepang sering memperlihatkan bagian dalam rumah adat dengan kertas yang menjadi dinding atau sekat, pernah lihat? Di beberapa film dinding kertas tersebut robek karena tertusuk pedang atau orang terlempar saat bertarung, hihihihi. Saya juga baru tahu alasannya kenapa harus dari kertas, karena saat musim dingin, membuat pemilik rumah didalamnya tersebut tetap merasakan dingin dan menyatu dengan alam. Wow.. Amazing kan? Kebayangkan manusia dengan habitat iklim tropis kaya di Indonesia harus tinggal di dalam lemari es. Hemmmm...





Berikut ini tujuan lain yang ingin saya kunjungi di Jepang :

- Kuil Fushimi Itari Taisha
- Hutan Bambu Sagano atau Arashiyama
- Ueno Park
- Kastil Himeji
- Kuil Kinkaku-ji (Golden Paviliun)
- Danau Kawaguchi
- Gunung Fuji
- Kuil Kiyomizudera
- Kuil Meiji
 

Cukup sekian blog kali ini, semoga setelah baca blog ini bikin kalian jadi pengen Wisata Ke Jepang.

Buat kalian yang berencana ingin liburan ke Jepang, tapi ragu-ragu karena takut sulit mendapatkan transportasi dan akomodasi disana? Atau tiket mahal? Menghabiskan banyak waktu? Tenang saja, dengan HAnavi semua masalah tersebut bisa diatasi. Karena HAnavi menyediakan apa yang anda perlukan, liburan kalian akan menjadi lebih mudah dan efektif. So… Jangan ragu-ragu lagi ya…? Segera kunjungi website HIS Travel Indonesia. 





Cara menggunakan Filter CPL (Circular Polarizer)

Sebuah filter CPL adalah salah satu alat yang paling penting dalam tas lanskap fotografer. Hal ini biasanya para fotografer landscape filter pertama membeli untuk segera meningkatkan gambar mereka dan dan menambahkan kejelasan dan kontras dengan mereka. Jika Anda belum memiliki filter CPL, saya sangat merekomendasikan mendapatkan satu untuk fotografi landscape Anda.

Banyak orang bertanya kepada saya bagaimana saya mendapatkan langit di gambar saya menjadi begitu biru. Sementara saya harus mengakui bahwa ada banyak variabel yang terlibat dalam membuat langit terlihat alami, filter CPL benar-benar dapat membuat langit terlihat lebih dramatis, setelah Anda belajar bagaimana menggunakannya dengan benar. Pada dasarnya, CPL dapat mengurangi refleksi dari benda-benda seperti air dan kaca dan dapat digunakan untuk menggelapkan langit dan membawa keluar awan, membuat adegan terlihat jauh lebih hidup. Hal ini juga dapat membantu mengurangi kabut. Untuk semua lensa normal yang memiliki benang filter di depan, Anda bisa mendapatkan melingkar filter polarisasi, juga dikenal sebagai "polarizer melingkar". Sebuah polarizer melingkar sangat mudah digunakan dan setelah Anda melampirkan di depan lensa Anda, semua yang perlu Anda lakukan adalah memutar searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam untuk mendapatkan jumlah yang berbeda dari polarisasi. filter polarisasi bekerja dengan menghalangi gelombang cahaya tertentu dari memasuki lensa. Circular Polarizers memungkinkan beberapa jenis gelombang cahaya untuk melewati, sementara memblokir rentang lainnya dari gelombang cahaya. Dengan demikian, Anda bisa mengubah langit dari biru muda ke refleksi biru atau kenaikan / penurunan yang sangat gelap hanya dengan memutar filter.

Perlu diingat bahwa saat hari memainkan peran besar dalam jumlah polarisasi bisa Anda dapatkan dari sebuah filter CPL. Anda dapat memperoleh polarisasi maksimum ketika matahari berada pada sekitar 37 derajat dari horizon, jadi jika matahari tepat di atas kepala atau sangat dekat dengan cakrawala, efek dari polarizer akan bervariasi dan dalam beberapa kasus Anda mungkin tidak melihat efek polarisasi tidak peduli berapa banyak Anda memutar filter. Efek polarisasi perubahan relatif terhadap matahari. Efek maksimum polarisasi dicapai ketika lensa menunjuk 90 derajat dari matahari (segala arah). Sebuah trik sederhana adalah dengan membentuk pistol dengan telunjuk dan ibu jari jari-jari Anda, lalu arahkan jari telunjuk Anda di bawah sinar matahari. Terus menunjuk matahari dan memutar searah jarum jam tangan Anda dan berlawanan arah jarum jam. Efek maksimum polarisasi akan di mana ibu jari poin ke segala arah. Jadi jika matahari di depan Anda, atau langsung di belakang Anda dekat dengan cakrawala, Anda mungkin tidak melihat efek polarisasi pada langit sama sekali. CPL masih dapat membantu mengurangi kabut dan refleksi, tapi mungkin tidak melakukan apa-apa ke langit. Juga, Anda harus sangat berhati-hati ketika menggunakan CPL dengan super lensa wide-angle (24mm dan bawah), karena langit tidak mungkin akan gelap sama, sehingga setengah biru-setengah langit kelabu tampak buruk.

Berikut adalah contoh dari langit tampak buruk, sebagai akibat dari penggunaan yang salah dari filter CPL. Pada dasarnya, saya menunjuk hanya sedikit di sebelah kanan matahari, yang mengapa daerah di sebelah kiri adalah begitu ringan dalam warna.

Saya selalu memeriksa hasil foto penembakan dengan CPL, memastikan bahwa langit tampak sama dari kiri ke kanan. Dalam kasus di atas, saya cepat mengerti bahwa saya membuat kesalahan dan menunjuk kamera ke kanan, jauh dari matahari, untuk menggelapkan langit lebih merata. Seperti yang Anda lihat, itu membuat perbedaan besar!

Faktor lain yang penting adalah bahwa filter CPL dapat membantu untuk menangani permukaan reflektif. Lihatlah berikut dua contoh di bawah ini. Sebelum aku menembak gambar pertama, saya memastikan bahwa semua refleksi dikeluarkan dari air. Hasilnya, seperti yang Anda lihat dari gambar di bawah ini, adalah bahwa kita tidak lagi melihat refleksi alami.
 
Perbandingan Sample Foto Menggunakan Filter CPL dan Tidak Menggunakan Filter CPL

Perbandingan Sample Foto Menggunakan Filter CPL dan Tidak Menggunakan Filter CPL
 

Bandingkan di atas untuk gambar di bawah ini, di mana sebuah filter CPL melingkar diputar untuk efek minimum, menjaga refleksi alami dari daerah sekitarnya di permukaan air:

Penampakan Uang Rupiah Baru Tahun Emisi 2016

Presiden RI Resmikan Pengeluaran dan Pengedaran Uang Rupiah Tahun Emisi 2016

No 18/ 104 /DKom
Presiden Republik Indonesia meresmikan pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016, hari ini, 19 Desember 2016, di gedung Bank Indonesia, Jakarta. Peresmian sekaligus menandai bahwa sebelas pecahan uang tersebut mulai berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kesebelas uang Rupiah TE 2016 terdiri dari 7 (tujuh) pecahan uang Rupiah kertas dan dan 4 (empat) pecahan uang Rupiah logam. Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp100.000 TE 2016, Rp50.000 TE 2016, Rp20.000 TE 2016, Rp10.000 TE 2016, Rp5.000 TE 2016, Rp2.000 TE 2016 dan Rp1.000 TE 2016. Sementara itu, untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan Rp1.000 TE 2016, Rp500 TE 2016, Rp200 TE 2016 dan Rp100 TE 2016.
Peresmian pada hari ini bertepatan pula dengan peringatan Hari Bela Negara. Sejalan dengan semangat bela negara, Uang Rupiah TE 2016 menampilkan dua belas gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama di bagian depan uang Rupiah. Pencantuman gambar pahlawan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas jasa yang telah diberikan bagi negara Indonesia. Selain itu, semangat kepahlawanan dan nilai-nilai patriotisme para pahlawan nasional diharapkan dapat menjadi teladan, khususnya bagi generasi muda Indonesia.
Untuk lebih memperkenalkan keragaman seni, budaya, dan kekayaan alam Indonesia, uang Rupiah kertas menampilkan pula gambar tari nusantara dan pemandangan alam dari berbagai daerah di Indonesia. Keragaman dan keunikan alam dan budaya yang ditampilkan dalam uang Rupiah diharapkan dapat semakin membangkitkan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. Rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan negara yang wajib dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Indonesia. Dengan demikian, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan uang Rupiah dalam setiap transaksi di wilayah NKRI termasuk di daerah terpencil dan daerah terluar Indonesia. Penghargaan warga negara Indonesia pada mata uangnya sendiri diharapkan semakin mendorong berdaulatnya Rupiah di negeri sendiri.
Pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah TE 2016 pun merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang. Sesuai undang-undang, persiapan pengeluaran uang Rupiah TE 2016 telah dilaksanakan oleh Bank Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah. Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden No. 31 Tahun 2016 tanggal 5 September 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Uang Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selanjutnya, landasan hukum mengenai pemberlakuan, pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah TE 2016 diatur melalui 18 (delapan belas) Peraturan Bank Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
  1. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/29/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 100.000 (Seratus Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 213). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/34/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 100.000 (Seratus Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 218).
  2. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/22/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 50.000 (Lima Puluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 205). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/24/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 50.000 (Lima Puluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 207).
  3. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/30/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 20.000 (Dua Puluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 214). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/35/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 20.000 (Dua Puluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 219).
  4. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/23/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 10.000 (Sepuluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 206). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/25/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 10.000 (Sepuluh Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 208).
  5. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/31/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 215). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/36/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 220).
  6. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/32/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 2.000 (Dua Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 216). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/37/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 2.000 (Dua Ribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 221).
  7. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/33/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Pecahan 1.000 (Seribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 217). Selain itu, Bank Indonesia juga telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/38/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Kertas Bersambung Pecahan 1.000 (Seribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 222).
  8. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/26/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Logam Pecahan 1.000 (Seribu) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 209).
  9. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/27/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Logam Pecahan 500 (Lima Ratus) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 210).
  10. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/28/PBI/2016, tanggal 25 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Logam Pecahan 200 (Dua Ratus) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 211).
  11. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/39/PBI/2016, tanggal 26 Oktober 2016, tentang Pengeluaran Uang Rupiah Logam Pecahan 100 (Seratus) Tahun Emisi 2016 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 223). Dengan berlakunya uang Rupiah TE 2016 ini, uang Rupiah yang beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

Jakarta, 19 Desember 2016
Departemen Komunikasi
Tirta Segara
Direktur Eksekutif 

sumber: http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Pages/sp_1810416.aspx














Kontes Desain T-Shirt Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak

Kontes Desain T-Shirt Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak








Untuk merayakan diselenggarakannya Kopdar Akbar pertama Komunitas Bukalapak di bulan November, tim Komunitas ingin mengajak kamu untuk berpartisipasi melalui kontes desain t-shirt Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak!
Hasil karya yang paling kreatif akan dicetak dan menjadi t-shirt official merchandise acara Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak.
Asyik kan, desainmu langsung eksis dan berkesempatan menang hadiah keren!
Hadiah untuk 1 desain yang terpilih:
1 (Satu) unit Macbook Air 13 inch keren!
Syarat & Ketentuan:
1.    Peserta memiliki akun Bukalapak
2.    Karya asli hasil desain sendiri dan tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi sejenis sebelumnya.
3.    Menggambarkan elemen/tema kebersamaan, kekeluargaan, semangat Kopdar Komunitas secara kreatif.
4.    Desain tidak boleh mengandung SARA, pornografi atau melanggar hak cipta.
5.    Menggunakan kata ‘Kopdar Akbar ’, serta logo Komunitas Bukalapak yang dapat diunduh di: http://bukl.pk/LogoKomunitasBukalapak
6.    Mengirimkan file dalam bentuk Photoshop (.psd) atau Adobe Illustrator (.ai) atau JPEG dengan ukuran file hi-res.
7.    Kirimkan desainmu ke komunitas@bukalapak.com dengan subject e-mail: ‘KONTES DESAIN T-SHIRT KOPDAR AKBAR KOMUNITAS BUKALAPAK 2016’ beserta data Nama lengkap, No KTP/kartu identitas dan No telepon aktif yang bisa dihubungi.
8.    Posting karya kamu di Forum Komunitas Bukalapak dengan subject ‘Ini Desain T-Shirtku, Mana Desainmu? #KopdarAkbar’ dan beri tag Kopdar Akbar.
Kontes ini terbuka untuk publik
Masa pengiriman desain: 12 September - 7 Oktober 2016
Pemenang kontes akan diumumkan di Forum Komunitas Bukalapak ini pada tanggal 12 Oktober 2016 dan juga akan dihubungi via telepon oleh team Komunitas untuk konfirmasi lebih lanjut.
Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Semua karya yang masuk akan menjadi hak milik Bukalapak dan dapat digunakan sewaktu-waktu untuk keperluan promosi acara dengan tetap mencantumkan nama pemilik karya.
Peserta tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun.
Ditunggu hasil karyanya, teman-teman! grin


Tips to Lose Weight And 5 Kilo month!


Nowadays, many people, especially women who are competing to lose weight. They are trying to gain weight idealagar look more attractive.

However, not a few who felt his efforts in vain. Even weight loss be the hardest thing to do. In addition, the diet is not ideal it makes the body vulnerable to disease. As a result the diet program would be of no use.

Reported Boldsky, there are some effective ways to lose weight. By following these suggestions, can help to reduce weight by five kilos in a month. Remember, it is advisable to perform this way at night.

Consuming herbal tea

By eating warm herbal tea after dinner. Herbal tea can help eliminate lemaak in the stomach more quickly. This drink acts as an antioxidant that helps in weight loss.


To lose weight are advised to eat dinner a lot of protein. The menu is in the form of nuts, beans and the like. Protein has the ability to fight fat cells.

Light dinner

Make sure when eating dinner with a menu that is as light as salads, soups and more. This habit can accelerate the process of weight loss.

On foot

After dinner, it is advisable to take a walk or do some light exercise. These habits can help burn more calories.

Drinking mint juice

It is advisable to drink a cup of fresh mint juice without sugar after dinner. Mint is known to help you lose weight effectively.

Sumber: http://mahameruparabola.blogspot.com