Jeans Robek

Trend mode tahun 1980-an memperkenalkan pakaian yang tidak lazim, yaitu jeans robek-robek atau lusuh. Tak begitu lama semenjak diperkenalkan oleh artis-artis, muda-mudi di jalanan memakai pakaian seperti itu. Walaupun jeans itu saat dibeli tidak lusuh, namun sengaja dibuat lusuh demi trend itu. Pasar pun secepat kilat merespon dengan menyediakan jeans yang memang robek atau lusuh.
Hingga kini mode jeans yang super ketat itu masih tetap trend. Tak terkecuali para gadis, memakainya dengan suka cita. Trend jeans lusuh itu jelas anti kemapanan. Jika ditinjau hukum Islam selain membentuk aurat juga sangat tidak pantas dipakai muslimah. Sangatlah kontras, kepala berkerudung, tapi ke bawah memakai jeans ketat hingga nyaris telanjang. Fenomena yang kita saksikan kini sungguh mengkhawatirkan, banyak remaja putri yang cenderung menelan bulat-bulat budaya Barat tanpa berpikir panjang.
Seorang muslim apalagi muslimah sudah memiliki pakaian yang khas yaitu jilbab. Sementara itu jeans sebenarnya datang dari Barat yang nota bene Yahudi dan Nasrani.
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum itu” (HR. Ahmad).
“Dari Abdullah bin Amru bin ‘Ash, Rasulullah Saw. melihat saya mengenakan dua buah kain yang diwarnai dengan ushfar (nama tumbuhan), maka beliau bersabda: ”Sungguh ini merupakan pakaian orang-orang kafir, maka janganlah engkau memakainya” (HR. Muslim)
“Janganlah kalian memakai pakaian para pendeta, karena barangsiapa mengenakan pakaian mereka atau menyerupai diri dengan mereka, bukan dari golonganku” (HR. At-Tabrani).

Tidak ada komentar:

Sumber: http://mahameruparabola.blogspot.com