Hidup manusia dibekali dengan berbagai insting atau gharizah. Di antaranya seks. Sebagian ahli psikologi menganggap seks adalah unsur pokok dalam kehidupan manusia. Freud misalnya membagi insting manusia itu pada dua besar yaitu insting mempertahankan diri (self preservatieve instinc) dan insting seksuil (sexual instinc). Kedua insting itu adalah kekuatan besar yang menggerakkan kehidupan manusia. Bahkan Dr. Eustace Chesser sebagaimana dikutip Drs. Syamsudin (1966) mengungkapkan bahwa seks memegang peranan paling penting dalam kehidupan manusia.
Pendapat itu ada benarnya, kehidupan manusia umumnya dipengaruhi makanan dan seks. Jika seseorang ditanya, untuk apa mati-matian mencari harta? Jawabnya untuk anak-istri. Ini jelas sebuah gambaran nyata bahwa seks sesuatu yang pengaruhnya besar. Jika hal ini kurang diperhatikan, akan berakibat fatal. Islam pun mengakui hal ini.
Firman Allah SWT:
“Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan pada apa-apa yang diingininya (seks dan harta), yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak, dari jenis emas dan perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah-ladang. Itulah modal utama kehidupan dunia dan di sisi Allah tempat kembali yang baik” (QS. Ali Imran: 14).
Untuk itu, Islam sudah mengatur sedemikian rupa agar manusia bisa menyalurkan potensi seksnya dengan benar yaitu melalui jalur pernikahan. Hal ini selain fitrah, juga bentuk ibadah dan untuk keberlangsungan keturunan. Jadi Islam memandang nikah bukan hanya menyalurkan hasrat biologis, tapi juga sebagai ibadah.
“Bila kalian menyalurkan hasrat seksual dengan jalan yang halal (nikah), maka kalian mendapatkan pahala.” (HR. Muslim dari Abu Dzar Al-Ghifari).
Untuk itu, Rasulullah Saw. melarang umatnya hidup menyendiri atau membujang. Bahkan dengan larangan yang keras. Jika telah cukup usia, maka nikahlah! Hal ini sebagaimana tercermin dalam hadits berikut ini.
“Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu telah siap menikah, maka segeralah menikah, karena nikah itu dapat memelihara pandangan dan menjaga (kesucian) faraj.” (HR. Bukhari-Muslim).
“Empat perkara yang menjadi sunah para Nabi yaitu: celak, wangi-wangian, siwak dan nikah.” (HR. Tirmidzi).
Pernah pada zaman Rasulullah ada orang yang rajin beribadah dan tidak berhasrat nikah, maka Rasulullah menegurnya.
“Dari Anas bahwa salah seorang sahabat yang berkata: Aku tidak akan nikah. Sebagian lagi berkata: Aku akan beribadah terus menerus dan tidak akan tidur dan sebagian lagi berkata, aku akan shaum selama-lamanya. Kemudian berita itu sampai kepada Rasulullah Saw., maka beliau bersabda: Bagaimanakah kaum yang berkata demikian-demikian? Padahal aku shaum, berbuka, shalat, tidur dan juga menikahi wanita; maka barangsiapa yang tidak menyukai sunahku, ia bukan dari golonganku.” (HR. Bukhari-Muslim).
Dari keterangan di atas, membujang terlalu lama apalagi dengan diniatkan untuk tidak nikah adalah perbuatan yang bukan hanya menyalahi fitrah juga bertentangan dengan Islam. Apalagi Rasulullah Saw. menyebutkan bahwa derajat nikah itu setengah dari agamanya. Jadi seseorang belum sempurna Islamnya sebelum naik ke pelaminan (nikah).
ENGLISH
Equipped with a variety of human life instinct or gharizah . In between sex . Most psychologists think sex is an essential element in human life . Freud
divides human instincts such that the two big that instinct to defend
themselves ( self preservatieve instinc ) and sexual instincts (sexual
instinc ) . The second instinct is a major force that drives human life . Even Dr . Eustace Chesser as quoted by Drs . Syamsudin (1966 ) revealed that the most important role of sex in human life .That opinion is true , human life generally influenced food and sex . If someone asked , for what desperately looking for treasure ? The answer to child - wife . This is clearly a real picture that sex is something that a great influence . If this is overlooked , would be fatal . Islam also recognizes this .Allah SWT says :"
Made in the beautiful view of man 's love for what he wants ( sex and
possessions ) , the women , the children , many treasures , from the
types of gold and silver , horse selection , cattle , and rice - fields . That is the main capital of the world and in the lives of God's best place to be " ( Surah Al 'Imran : 14 ) .Therefore
, Islam has been arranged in such a way so that people can properly
channel the sexual potency that is through marriage . This is in addition to nature , is also a form of worship and for offspring survival . So Islam considers marriage not only transmits biological desires , but also as worship ."
When you channel sexual desire with a halal way ( marriage ) , then you
get the reward . " ( Narrated by Muslim from Abu Dhar Al - Ghifari ) .For that , the Messenger of Allah . forbade his people to live alone or single. Even with the harsh restrictions . If you have enough age , then nikahlah ! This is reflected in the following hadith ."O young people ! Whoever
among you is ready to get married , then immediately get married ,
because marriage is to preserve and maintain the view ( chastity ) faraj
. " ( Narrated by Bukhari , Muslim) ." Four cases are being sunna of the Prophet , namely : mascara , perfume , miswak and marriage . " ( Narrated by Tirmidhi ) .Once
at the time of the Prophet there are people who are diligent and
passionate worship of marriage , then the Prophet reprimanded him ." From Anas that one friend who said, 'I will not marry . Some of them said : I will continue to pray and not going to sleep and others said , I would shaum forever . Then the news came to the Holy Prophet . , Then he said: How can people who say so - so ? Though
I shaum , breaking , praying , sleeping , and also married a woman :
and he who does not like my Sunnah , he is not of golonganku . " (
Narrated by Bukhari , Muslim) .From
the description above , celibate too long especially with no marriage
is intended to act not only violates the fitrah is also contrary to
Islam . Moreover, the Prophet. states that marriage is half of the degree of his religion . So someone is not perfect Islam before rising to the altar ( marriage ) .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar