Jomblo itu Takdir? - The Singles Fate?


Banyak orang yang keliru memahami takdir terutama yang berhubungan dengan jodoh. Pemahaman selama ini bahwa jodoh sepenuhnya urusan Allah SWT dengan menyediakan pasangan sedetail mungkin termasuk nama dan alamatnya. Tak heran jika banyak yang menyalahkan takdir sebagai penyebab lamanya ia sendiri. Tak jarang pula yang tak ambil pusing dengan urusan jodoh karena itu urusan Allah SWT sehingga ia tidak berusaha hingga lanjut usia.
Anggapan itu jelas keliru, Allah SWT memang telah menakdirkan manusia untuk berpasang-pasangan, yaitu laki-laki berpasangan dengan wanita dan sebaliknya. Tapi urusan siapa wanita itu, namanya, anak siapa dan alamatnya di mana itu bergantung usaha masing-masing individu. “Allah SWT tidak akan merubah nasib seseorang sebelum ia merubahnya sendiri .“ (QS. Ar-Ra’du: 11).
“Dan bahwasannya Dia-lah yang menciptakan laki-laki dan perempuan berpasang-pasangan, dari air mani, apabila dipancarkan”. (QS. An-Najm: 45-46).
“Dan Allah telah menjadikan jodoh-jodoh kamu sekalian dari jenismu sendiri, lalu menjadikan anak-anak dan cucu bagi kamu dari jodoh-jodohmu”. (QS. An-Nahl: 72).
”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum: 21).
Seperti halnya Allah SWT telah menyediakan kekayaan berlimpah-ruah di dunia ini semuanya untuk manusia dan ini sebagai takdir Allah SWT. Namun kekayaan itu tidak akan pernah kita nikmati manakala kita tidak pernah mengusahakannya dan banyaknya harta yang kita miliki itu bergantung seberapa besar usaha kita.
“Bukanlah orang yang terbaik di antara kalian orang yang rajin beribadah mencari pahala akhirat dengan meninggalkan aktivitas bekerja untuk kepentingan kehidupan dunia. Dan bukan pula orang yang terbaik di antara kalian orang yang rajin bekerja dengan meninggalkan aktivitas beribadah. Orang yang terbaik di antara kalian adalah yang menjalankan keduanya: Rajin bekerja dan rajin pula beribadah. Sebab kekayaan bisa menjadi sarana kebahagiaan akhirat. Oleh karena itu janganlah kalian menjadi manusia pemalas.” (HR. Ibnu Asakir dari Anas).
Jadi hubungannya dengan jodoh, manusia diberi wewenang penuh untuk memilih pasangan yang dikehendaki, mau tipe yang bagaimana atau dari kalangan mana, sepenuhnya hak manusia, jika kita mau berusaha keras kita akan mendapatkan yang terbaik. Dengan demikian takdir tidak dikambinghitamkan untuk menutupi ketidakmampuan kita untuk mendapatkan pasangan hidup.
Rasulullah Saw. sendiri secara ekplisit dalam hadits Muslim memberikan isyarat agar memilih jodoh sesuai keinginan kita (yang dicintai). Rasulullah menyatakan pilihlah yang bagus agamanya agar kita lebih selamat. Dalam hadits lain Rasulullah pun menganjurkan pilih yang masih perawan (gadis). Hal ini sebagai bukti bahwa kita berhak dan harus berusaha memilih siapa saja yang kita cintai. Artinya, diperlukan peran serta usaha dari masih-masing individu untuk menentukan pasangan hidupnya.
“… Maka kawinlah dengan siapa yang kamu senangi di anatara wanita-wanita itu, dua, tiga dan empat orang. Jika kamu khawatir tidak dapat berlaku adil, maka (kawinlah) dengan seorang saja, atau wanita yang menjadi budak kamu. Yang demikian itu lebih dekat untuk menjadikan kamu terjauh dari berbuatan aniaya.” (QS. An-Nisa: 3)

ENGLISH

Many people mistakenly understand the fate mainly related to mate . Understanding during this time that Allah SWT mate fully affairs by providing as much detail as possible including the name of the spouse and address. No wonder so many are blamed as the cause of the length of his destiny alone . Not infrequently also did not bother with the affairs of the business partner because Allah so that he does not try to senior citizens .This assumption is clearly wrong , God Almighty has destined it to humans in pairs , ie pairs of men to women and vice versa . But matters who she is , her name , and address child who was dependent businesses where each individual . " Allah will not change the fate of a person before he change himself . " ( Surat ar - Ra'du : 11 ) ." And Praise be to Allaah is He Who created male and female pairs, of cum , when emitted " . ( Surat an - Najm : 45-46 ) ." And Allah has made the mate- mate you all of your kind , and then the kids made ​​for you and the grandchildren of the mate- your match " . ( Surat an - Nahl : 72 ) ." And among His signs is that He created him you wives of your kind itself , so you tend to be and trusting him , and made ​​him among you a sense of love and affection . Verily it is really there are signs for a people who think . " ( Surat ar -Rum : 21 ) .Just as Allah SWT has provided abundant wealth in this world and everything for this man as destiny Allah SWT . But the wealth will not ever enjoy when we never cultivate and abundance of things we possess it depends how much of our efforts ." It is not the best among you are those who diligently seek reward hereafter worship with abandon life activity of working for the benefit of the world . And it's not the best among you are those who diligently work with abandon worship activities . The best person among you are running both: Diligent work and diligent worship anyway . Because wealth can be a means of happiness hereafter . Therefore do not you become a human slacker . " ( Narrated by Ibn Asakir from Anas ) .So do with a mate , people were given full authority to select the desired partner , willing to type how or from where the circles , human rights fully , if you try really hard we will get the best . Thus destiny not scapegoated to cover up our inability to get a life partner .Prophet. itself explicitly in the Muslim hadith hinted that choosing a mate as we ( the beloved ) . Prophet expressed great choose his religion so that we more safely . In another hadith the Prophet also recommends select a virgin ( girl ) . This is a proof that we are entitled to and should try to choose who we love . That is, the necessary role of business is to determine the individual's spouse ." ... So kawinlah with who you enjoy doing in anatara the women , two , three and four people . If you're worried about being able to do justice, then ( kawinlah ) with only one, or a woman who is a slave you . That is much closer to making you the furthest from berbuatan mayhem . " ( Surat an - Nisa : 3 )

Tidak ada komentar:

Sumber: http://mahameruparabola.blogspot.com