BAGIAN PERTAMA
Tentang Cinta
1. Bertepuk Sebelah Tangan
Saya gadis yang kini menginjak usia 27 tahun,
pernah mencintai seorang pria teman sekampus tapi
tak pernah bisa mengungkapkannya. Bahkan saat
bertemu saya grogi yang akhirnya takut untuk
bertemu. Kini dia sudah menikah, sakit rasanya hati
ini. Diam-diam kini saya jatuh cinta lagi dengan pria
sekampung, bagaimanakah sikap saya? Saya tidak
mau kecewa untuk yang kedua kali.
Salah tingkah kondisi di mana Anda merasa
serba kaku, malu dan gemetar saat bertemu dengan
orang yang disukai. Adakalanya kekakuan itu sulit
dimengerti apalagi jika sikap si dia biasa-biasa saja.
11
Terkadang jangankan berdekatan, terlihat dari jauh
saja sudah memberikan getaran tersendiri.
Kaku atau gemetar hakikatnya cermin dari
mentalitas yang belum siap menghadapi kenyataan.
Akibatnya muncul ketegangan yang berakibat salah
tingkah. Bagi remaja puber, jatuh cinta untuk pertama
kali adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan
sepanjang hidupnya. Peristiwa itu memberikan kesan
mendalam.
Jika kondisi Anda masih belum berani
menyatakan cinta baik langsung, via surat atau
telphon, gunakan pihak ketiga yang Anda percaya
untuk mengungkapkan rasa cinta Anda. Seorang
penghubung cinta atau lebih dikenal dengan mak
comblang sangat penting dalam proses menyatukan
antara lawan jenis. Langkah ini diambil selain untuk
membantu problem psikologi Anda, juga untuk
menghindari khalwat (menyepi berdua) antarlawan
jenis. Menggunakan pihak ketiga sebagai
penghubung akan lebih selamat.
Penghubung berfungsi sebagai juru bicara
terhadap pihak yang menjadi perhatian. Seorang
penghubung bisa keluarga atau teman terdekat yang
memiliki sifat amanah (dapat dipercaya). Penghubung
tidak boleh berlainan jenis, artinya bagi seorang lakilaki,
maka harus mengutus mak comblang itu seorang
wanita dari keluarganya atau rekannya yang dapat
dipercaya. Hal itu untuk menghindari khalwat.
Sekalipun yang diutus bersamaan jenis, namun tidak
boleh berbicara berdua, tapi harus dibarengi
muhrimnya.
Pihak ketiga atau penghubung yang paling
12
selamat adalah ustadz atau seseorang yang dihormati
terutama oleh keluarganya si gadis.
2. Akhirnya Aku Takut Kehilangan
Dia
Orang tua mengaku sengaja sering
mempertemukan aku dengan anak rekan bisnisnya
karena sejak awal di antara mereka ingin besanan.
Yang bikin aku kaget, pria itu sangat mencintaiku
walaupun responku negatif. Ternyata dia anak baik.
Awalnya aku benci bertemu dia, tapi lambat-laun jadi
suka, dan terkadang takut kehilangan dia. Inikah
yang dinamakan cinta?
Kisah Anda menunjukkan tidak semua pilihan
orang tua itu jelek, seperti pada kisah Siti Nurbaya yang
fenomenal itu. Banyak kisah-kisah serupa dimana
pilihan orang tua justru yang terbaik. Apalagi jika
orang tua Anda tergolong shaleh, maka pilihannya
dijamin menyelamatkan masa depan Anda. Jika
muncul penentangan, itu masalah waktu. Terbukti
seiring dengan perjalanan waktu Anda merasakan
sesuai ayng lain.
Apa yang Anda rasakan saat ini itulah cinta.
Prosesnya tidak ada yang aneh atau baru. Semula
Anda merespon negatif karena Anda belum
mengenalnya. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang
maka tak cinta. Ketika Anda melewati proses
perkenalan, Anda merasakan ada hal positif yang
Anda sukai dari diri laki-laki itu, jadilah cinta bersemi.
Proses cinta Anda tentu dibantu orang tua yang
selalu memberikan informasi positif tentang laki-laki
13
itu sehingga Anda merasa yakin dia laki-laki ideal.
Memilihnya bukan saja pilihan cinta, tapi bukti rasa
hormat terhadap orang tua. Semoga Anda bahagia.
3. Terpenjarakan Cinta
Orang bilang cinta itu indah. Tapi bagi saya
cinta seperti penjara. Semenjak jadian sama dia, saya
jadi tidak bebas. Dia laki-laki yang sok ningrat. Untuk
acara keluarga saja harus minta izin. Padahal saya
belum tunangan. Yapng lebih menggelikan, dia sok
ngatur baik mengenai pakaian maupun cara bicara.
Aku jadi serba salah. Benarkah sikap pacar saya itu?
Jelas tidak benar. Cinta adalah rasa saling
memiliki, bukan menguasai. Sebagai pribadi merdeka,
sang gadis tidak bisa dikuasai sehingga tidak harus
mengikuti rambu-rambu yang dibuat sang pacar. Tapi
banyak laki-laki yang merasa memiliki sang gadis
sepenuhnya sehingga setiap beraktivitas harus
meminta izin kepadanya terlebih dahulu. Dalam
kasus tertentu banyak yang mengontrolnya secara
ketat. Padahal orang tua sendiri sebagai “pemiliki sah”
tidak berbuat demikian.
Kesalahan ini nampaknya berdampak serius,
karena rasa memiliki yang berlebihan, akibatnya
banyak tuntutan dan permintaan yang keluar dari
jalur cinta. Cinta itu melindungi bukan merusak,
kenyataanya bahkan banyak yang bersikap lebih jauh,
ia meminta bukti cinta seolah tubuh si gadis layak
diminta seperti halnya meminta makanan. Akibatnya,
banyak gadis yang layu sebelum waktunya dan
banyak pula yang akhirnya dicampakkan. Itulah
14
15
akibat rasa memiliki yang eksesit atau belebihan.
Ironisnya, hal itu terjadi masa pacaran, masa yang
dalam Islam sendiri tidak diakui. Masa khitbah saja
seorang wanita tidak bisa dikuasai, dia adalah pribadi
bebas yang berhak menentukan arah dirinya sendiri,
kecuali setelah nikah nanti.
Rasa memiliki yang berlebihan akan melahirkan
kecemburuan yang berlebihan pula. Akhirnya yang
ada bukan cinta tapi nafsu amarah yang bersumber
dari penyakit hati.
4. Antara Mengingat Allah dan
Kekasih
Dosakah bila saya lebih banyak mengingat
kekasih daripada mengingat Allah? Terus terang saja
akhir-akhir ini pikiran dan perasaan saya lagi
dipenuhi wajah seseorang yang saya cinta.
Jauh di mata dekat di hati. Itulah kata-kata yang
sudah jadi pameo di dunia cinta remaja. Untuk
menunjukkan betapa antara dia dan kekasihnya tidak
ada jarak yang menghalangi, jiwa mereka bersatu.
Buktinya, mereka serasa sering berbincang-bincang
di alam jiwa, saling menumpahkan rindu dan sayang.
Raga atau tubuh memang berjauhan, namun semua
itu tidak masalah, yang penting ada kesatuan rasa
cinta yang menyebabkan mereka selalu merasa
bersama.
Wajah cerah, murah senyum atau ceria,
merupakan cermin dari hati yang tengah berbungabunga.
Hal ini pertanda ada yang menggembirakan
hatinya. Bagi remaja hal ini tiada lain selain jatuh cinta.
16
Remaja pada masa adolense, adakalanya tersenyum
sendiri, bayangannya melambung ke alam khayalan,
ingin segera menemui kekasihnya. Keceriaan itu
disebabkan pikirannya selalu mengingat kekasihnya.
Lagu-lagu pop sering manggambarkan
kehadiran wajah kekasih dalam setiap sudut
kehidupan. Mau makan ada dia, mau mandi ada dia, mau
tidur ada dia. Kondisi ini secara psikologi wajar-wajar
saja, karena di antara karakteristik yang dirasuki cinta
memang demikian. Namun dipandang dari sudut
Islam hal itu tidaklah berguna bahkan menjurus
kepada dosa karena telah menjadikan kekasih sebagai
tuhan kedua. Mengingat Allah SWT telah dikalahkan
dengan mengingat kekasihnya. Padahal mengingat
Allah akan menentramkan hati sedangkan mengingat
kekasih justru semakin meresahkan hati.
Karena itu, sebuah hadits menasehati kita
bahwa, jika merncintai jangan berlebihan karena bisa
jadi suatu waktu dia jadi musuh Anda. Begitu pula
membenci jangan berlebihan karena bisa jadi suatu
waktu dia menjadi kekasih Anda. Jadi sewajarnya
dalam mencintai, apalagi belum tentu si dia menjadi
istri Anda. Wallahu a’lam bishawab
5. Pandangan Pertama yang
Menggoda
Pandangan pertama terhadap sosok wanita itu
telah menyebabkan aku mabuk kepayang. Namun
sayang seribu kali sayang, wanita itu telah ada yang
memiliki. Yang jadi pertanyaan, bolehkah aku
mencintai wanita berdasarkan penilaian fisik?
17
Seorang laki-laki umumnya menilai wanita
untuk pertama kali pada penampilan fisik, bolehboleh
saja. Namun hal ini sifatnya subyektif, artinya
setiap orang berbeda-beda dalam menilai fisik seorang
wanita, begitu juga sebaliknya. Apalagi jika dikaitkan
dengan bentuk wajah, setiap wanita berbeda-beda,
maka cara pandang laki-laki pun berbeda-beda pula.
Jika Agus tertarik pada Rina, belum tentu Dani, juga
sebaliknya. Setiap orang berbeda-beda dalam
memahami kecantikan.
Namun pesona kecantikan wanita muncul
tergantung pada keahlian wanita itu sendiri dalam
merawat wajah dan tubuh. Wajah yang biasa-biasa
menjadi tampak indah jika dirawat. Begitu juga tubuh
jika dirawat dengan baik akan memunculkan pesona
tersendiri.
Umumnya laki-laki menyukai fisik wanita
dengan ciri-ciri wajah putih manis atau hitam manis
(white), langsing, kulitnya halus atau lembut, rambut
panjang terurai, matanya bening dan sayu dengan
bulu matanya yang lentik, lesung pipinya menggoda,
bibirnya tipis seksi, giginya berbaris putih mengkilat,
hidungnya mancung, alisnya nampak hitam teratur,
bulu matanya nampak lentik, dan dagunya berbelah
manis, dan tidak memiliki cacat tubuh atau penyakit
menahun.
Selain itu, faktor pakaian juga dapat menambah
kecantikan fisik seseorang. Pakaian yang kotor dan
kusam memberi kesan kumuh dan jorok. Tidak ada
laki-laki yang suka pada kekumuhan wanita. Begitu
juga tidak ada wanita yang suka pada laki-laki yang
berpenampilan layaknya gelandangan, kumal dan
18
bau.
Untuk itu, kecantikan penting menjadi
perhatian guna menambah keharmonisan.
Rasulullah pun tampak lebih bahagia bersama Aisyah
ra. dibanding istri-istri lainnya. Secara manusiawi
diakui, Aisyah ra. lebih cantik dari istri-istri lainnya.
Rasulullah pun menyebutnya dengan khumaira (yang
kemerah-merahan). Sebuah sebutan yang (dengan
jelas) menunjukkan perbedaan kecintaan dari istriistri
yang lain karena sebab kecantikan itu.
Bahkan Rasulullah memerintahkan kepada
seseorang yang akan menikahi seorang wanita agar
terlebih dahulu melihatnya. Dalam prosesi khitbah
pun dianjurkan untuk melihat si wanita dengan
benar. Teliti sebelumnya lebih baik daripada menyesal
kemudian.
Hal itu menunjukkan adanya kecenderungan
laki-laki pada kecantikan wanita. Namun Islam tidak
pernah mensyaratkan keharusan mutlak akan
kecantikan ini. Justru menekankan hal-hal lain di luar
fisik.
Selain itu, hati-hati dengan kecantikan. Banyak
wanita yang menjadi hina karena merasa cantik.
Banyak juga laki-laki yang akhirnya harus kecewa
karena ternyata kecantikan bukanlah faktor paling
utama menuju keluarga sakinah. Kecantikan hanya
setipis kulit ari. Walaupun tidak mengingkari
pentingnya kecantikan wajah, namun janganlah
dijadikan tolak ukur satu-satunya.
“Janganlah kalian mengawini wanita hanya karena
dia cantik, mungkin karena kecantikannya itu bisa
mencelakakan” (HR. Ibnu Majjah, Al-Bazzar dan
19
Baihaqi; dari Abdullah bin Umar ra).
6. Dia Tak Cantik Tapi Aku Cinta
Jika dibandingkan dengan kecantikkan wanita
yang pernah dekat denganku dulu, dia nampaknya
tidak ada apa-apanya. Tapi yang mengagetkan aku
justru sangat mencintainya. Proses cinta ini memang
panjang, yang jelas dia anggun, berkepribadian dan
keibuan yang membuat aku merasa cocok dengannya.
Apakah cintaku termasuk normal?
Sebagian orang tidak mensyaratkan kecantikan
fisik tapi lebih menjunjung tinggi kecantikan mental
atau kepribadian. Kepribadian dinilai lebih abadi
daripada fisik. Kepribadian ini menyangkut kesiapan
mental seseorang dalam mengarungi hidup.
Kepribadian itu meliputi akhlak yang mulia, setia,
terbuka, dan berwawasan luas. Dari kepribadian yang
unggul ini melahirkan sosok yang berwibawa.
Dalam mengayuh rumah tangga, peran
kepribadian ini hampir meliputi sisi-sisi kehidupan
rumah tangga. Tanpa mentalitas (kepribadian) yang
baik, rumah tangga akan cepat usang. Apalagi jika
muncul seribusatu problema rumah tangga, peran
kerpibadian sangat menentukan.
Sementara unsur kecantikan sekalipun memang
diperlukan, namun saat-saat tertentu tidak akan
berarti. Apalagi jika dikaitkan dengan usia, kecantikan
akan cepat pudar terlebih lagi jika tidak pandai
merawatnya.
Karena itu, tertarik pada pesona indahnya
kepribadian seseorang sebagai landasan untuk
20
mencintainya adalah cara pandang yang
menyelamatkan masa depan. Bagaimana pun masa
depan rumah tangga adalah masa depan generasi
berikutnya yang perlu mendapat teladan yang baik
dari para pelakunya (suami-istri). Keteladanan ini
hanya ada pada kepribadian yang baik bukan pada
kecantikan wajah atau kemolekan tubuh.
Kesimpulannya, cinta Anda adalah cinta normal
bahkan sangat dewasa. Wanita yang Anda kenal kini
memiliki inner beauty atau kecantikkan dari dalam.
Wanita seperti inilah yang akan mampu menghadapi
beratnya tantangan hidup berumah tangga.
7. Love for Seks
Sebagian dari mahasiswa yang telah lama
kumpul kebo dengan pacarnya menolak menikah
dengan banyak alasan, di antaranya takut dengan
berbagai pertanggungjawaban di rumah tangga.
Anehnya mereka hidup seperti suami istri. Bahkan
ada di antaranya yang gonta-ganti pacar (baca:
pasangan zina) demi kepuasan semata. Apakah kasus
seperti ini termasuk pelecehan cinta?
Mereka menganut cinta binal atau cinta hedois,
yaitu mengedepankan kenikmatan dari segalagalanya.
Banyak wanita di zaman modern yang
mempunyai karakter majemuk, dengan sifat-sifat
masokhistis dan narsistis ekstrim yang kuat, sebagai
kombinasi Messalina (atau wanita yang tidak tahu
malu, immoral ) yang jahat.
Itulah wanita binal yang di dunia modern sering
disebut loosed women. Wanita yang menitikberatkan
21
pada kepuasan dan kebebasan hidup dengan tidak
lagi mengindahkan norma masyarakat maupun
agama. Bagi mereka, segala yang ada di tubuhnya
adalah anugerah yang tidak harus disembunyikan.
Lekuk-lekuk tubuh yang di dunia modern disebut
artistik sengaja ditonjolkan lewat baju atau celana
ketat atau tidak ditutupi sama sekali. Bahkan hingga
hubungan seks pun bagi mereka tidak harus melirik
norma-norma agama. Jika itu kenikmatan, kenapa
harus ditunda-tunda? Pola pikir instan seperti ini
sudah menjadi rahasia umum di kalangan wanita
modern.
Apalagi jika posisi sosialnya memungkinkan,
maka tipe wanita ini akan menolak untuk kawin;
karena dengan melangsungkan perkawinan ia akan
terikat hanya pada satu laki-laki. Dan tugas seharihari
sebagai seorang isteri akan terasa sangat
menjemukan sekali, karena terlalu prosais dan terlalu
datar sifatnya; sebab tidak diwarnai oleh unsur-unsur
keindahan yang puitis liris yang hebat. Wanita tipe
ini lalu sering melakukan kawin-cerai. Misalnya
peristiwa ini banyak terdapat di kalangan peragawati,
seniwati, bintang panggung, dan bintang film yang
cantik rupawan bahkan telah merebak di kalangan
masyarakat biasa, baik di kalangan mahasiswa/pelajar,
maupun buruh pabrik.
Akibatnya, praktek “hidup bersama” atau
“kumpul kebo” di luar norma-norma hukum formal,
baik yang sifatnya temporer maupun permanen,
sebagai substitut dari perkawinan resmi dan
kehidupan berkeluarga. Hal ini menjadi yang lumrah
di dunia modern. Na’udzubillahi mindzalik.
22
8. Remaja dan Cinta
Kenapa masalah cinta lebih hangat dibicarakan
di usia ABG atau remaja? Bahkan drama percintaan
yang berakhir tragis seperti bunuh diri karena cinta
tak kesampaian umumnya dilakukan di usia remaja,
kenapa?
Para pakar psikologi sepakat bahwa usia remaja
adalah usia yang labil. Stanley Hall bahkan
berpendapat bahwa remaja merupakan masa strum
and drag, yaitu periode yang berada dalam dua situasi;
antara kegoncangan, penderitaan, asmara, dan
pemberontakan dengan otoritas orang dewasa.
Sehingga pantas banyak remaja yang mudah frustasi
atau mengalami goncangan jiwa yang dahsyat.
Di samping itu menurut George Lavinger (2001),
masa remaja adalah masa ketika remaja mulai
mengenal minatnya untuk berhubungan dengan
lawan jenis. Hal ini ditandai dengan perhatiannya
terhadap penampilan fisik seperti berhias dan
berpakaian. Senada dengan dr. Boyke Dian Nugraha
(1995) bahwa masa remaja ditandai dengan
perubahan fisik secara cepat, ketertarikan pada lawan
jenis dan keinginan untuk memberontak. Pantas jika
di usia remaja hal-hal yang berbau cinta paling hangat
dibicarakan.
Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (1994),
mendefinisikan remaja sebagai individu yang tengah
mengalami perkembangan fisik dan mental. Beliau
membatasi usia remaja ini antara 11-24 tahun dengan
pertimbangan sebagai berikut:
a. Usia 11 tahun adalah usia di mana pada
23
umumnya tanda-tanda seksual sekunder mulai
nampak (kriteria fisik).
b. Di banyak masyarakat Indonesia, usia 11
tahun sudah dianggap akil baligh baik menurut adat
maupun agama. sehingga masyarakat tidak lagi
memperlakukan mereka sebagai anak-anak (kriteria
sosial).
c. Pada usia tersebut mulai ada tanda-tanda
penyempurnaan perkembangan jiwa.
d.Batas usia 24 tahun merupakan batas
maksimum untuk memberi kesempatan mereka
mengembangkan dirinya setelah sebelumnya masih
tergantung pada orang tua.
Dari paparan di atas jelaslah bahwa usia remaja
penuh pancaroba, mereka tengah mengalami
perkembangan psikis dan fisik yang cepat sehingga
emosi belum dapat terkendali. Di samping itu, mereka
mulai mengalami perkembangan organ seksual yang
menyebabkan mereka mulai tertarik pada lawan jenis.
9. ABG, Cinta dan Seks
Cinta adalah kasih sayang yang tulus. Namun
di kalangan ABG atau remaja tanggung, cinta
diaplikasikan dengan pacaran yang banyak
ditemukan pelanggaran syar’i. Apakah di usia itu
cinta memang berarti seks?
Cinta dan seks adalah dua hal yang beda. Cinta
aplikasinya saling melindungi, menghargai dan
toleransi dari berbagai perbedaan. Sementara seks
cenderung ke arah hubungan badan dan segala hal
yang terkait dengan hubungan badan itu. Cinta dan
24
suka tidak bisa dicampuradukkan. Jika ada yang
mengatakan cinta tapi aplikasinya seks, itu cinta palsu.
Namun demikian, di usia remaja termasuk di
dalamnya ABG, sangat mungkin adanya
pencampuradukkan antara cinta dan seks. Hal itu
bergantung latar belakang keluarga dan pendidikan
agama. Remaja yang pendidikan agamanya minim
sehingga bekal keimanannya kurang, dimungkinkan
akan terjadi penyimpangan.
Di samping itu, pada usia ini, keinginan seks
yang tinggi mendorong terjadinya penyimpangan.
Tingginya dorongan seks ini mengingat produksi
hormon seks mulai berjalan akibatnya alat kelamin
mulai dapat difungsikan. Hormon yang berperan
penting dalam fungsi seks adalah hormon testosteron.
Hormon ini dikenal dengan hormon pria meskipun
pada wanita hormon ini diketemukan.
Hormon ini diproduksi 6-8 mg perhari. 95%
sumber hormon ini adalah testis (biji kemaluan) dan
selebihnya diproduksi oleh kelenjar andrenal (kelenjar
anak ginjal). Pada wanita hanya 0,5 mg perhari yang
dikeluarkan oleh indung telur dan kelenjar andrenal.
Secara biologis hormon ini berperan dalam keinginan
seks pria dan wanita. (dr. Boyke Dian Nugraha,
DSOG, 1995).
Secara garis besar perubahan organ ini pada lakilaki
adalah ada kecenderungan untuk menarik lawan
jenis (aktif) dan kecenderungan untuk hubungan
seksual. Sedangkan pada perempuan sebaliknya, ia
cenderung pasif tapi tetap ingin diperhatikan lawan
jenisnya.
25
10.Kekuatan Cinta bagi Kehidupan
Seberapa besar pentingnya cinta bagi
kehidupan? Pasalnya tiada hari tanpa berbicara cinta.
Hidup tanpa cinta akan sia-sia, tanpa cinta
berarti kematian dan kematian tanpa cinta adalah
kerugian besar. Bahkan Muhammad Iqbal, sang
penyair kondang dari Pakistan, mengungkapkan
bahwa jika tiada cinta agama dan segala aturannya
ibarat kumpulan bayangan bisu. Namun sebaliknya,
jika diperkuat dengan cinta, ia akan menjelma
menjadi pengatur di dunia semesta. Cinta tak
mengenal cepat atau lambat, tak mengenal jauh dan
dekat, cinta membuat gunung selembut salju dan
membuat jantung berdebar cepat.
Ada cinta maka manusia ada. Cinta itu manis
bagai gula. Karena cinta, dunia begitu indah. Hujan
dengan dinginnya dan matahari dengan panasnya
akan menjadi sahabat atas nama cinta. Dalamnya
lautan dan luasnya samudra menjadi tak berarti
karena cinta. Cinta membuat manusia membangun
gedung pencakar langit dan terbang menembus langit
serta mampu menembus bumi. Karena cinta juga
manusia mampu membuat karya spektakuler yang
dikenang sepanjang masa. Cinta juga yang
mempengaruhi manusia membangun sebuah
peradaban dan menciptakan karya-karya
(penemuan-penemuan) monumental. Cinta
membuat semuanya menjadi mungkin. Itulah cinta
yang jadi rebutan manusia sepanjang masa.
Cinta merubah pribadi seseorang dalam sekejap
mata. Cinta membuat muka masam jadi berseri,
26
kantong tipis jadi serasa tabal, dan penakut menjadi
pemberani. Cinta yang menyebabkan seseorang tak
merasakan sakit, derita menjadi jalan keluar bahkan
yang membuat seseorang menjadi kuat di tengah
himpitan hidup yang mendera. Itulah cinta, ibarat
bensin yang mampu menggerakkan mesin. Ibarat
angin yang mampu bergerak super elastis. Ibarat
matahari yang mampu menerangi semesta. Cinta
adalah nafas kehidupan.
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia
kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanitawanita,
anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak,
kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah
tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14).
Tapi karena cinta, manusia merintih dan
menangisi hidup sepanjang masa. Atas nama cinta
seseorang tega mengakhiri hidup secara tragis;
terlentang di rel kereta api, meminum racun dan
menjerat lehernya sendiri. Cinta meledakkan
peperangan di mana-mana. Atas nama cinta
seseorang tega membunuh sesama dan memicu
kerusuhan yang menghanguskan ribuan rumah.
Itulah cinta yang menjadi kambing hitam.
Sepanjang sejarah manusia, cerita-cerita yang
menggambarkan tentang cinta menghiasai lembaran
sejarah bahkan tak jarang menjadi sebuah cerita yang
melegenda. Hal ini membuktikan betapa kedudukan
cinta memiliki peranan yang sangat penting dalam
kehidupan manusia. Cinta memang milik manusia.
27
11. Cinta Itu Universal
Setiap kali berbicara cinta, pasti berbicara lawan
jenis. Apakah cinta sesempit itu?
Cinta itu universal. Namun ada yang baku, ada
juga yang harus diusahakan, atau dicari. Ada cinta
yang umum ada juga yang khusus. Orang tua
mencintai anak dan sebaliknya, itu cinta yang sudah
baku dan umum (sudah biasa). Mencintai kebaikan
juga cinta yang umum. Mencintai hewan atau
tumbuhan termasuk cinta yang khusus. Tidak semua
orang cinta binatang atau tumbuhan tertentu. Namun
mencintai Sang Khalik (Allah SWT), bukan termasuk
cinta umum dan bukan juga termasuk cinta khusus,
melainkan harus menjadi cinta sejati. Cinta sejati
adalah cinta yang tak luntur (sejati). Mencintai
manusia, hewan atau tumbuhan ada batasnya. Suatu
saat akan hilang. Sementara Allah SWT Mahakekal,
maka cinta kita kepada-Nya harus kekal (sejati).
Yang termasuk cinta khusus dan paling populer
adalah cinta seorang laki-laki terhadap seorang
wanita. Dikatakan cinta khusus karena tidak semua
wanita dicintai begitu juga sebaliknya. Hanya lawan
jenis tertentu yang menjadi sang kekasih. Jika lakilaki
A cinta pada wanita B, maka belum tentu lakilaki
C mencintai wanita B. Itulah cinta khusus yang
sangat populer dan menjadi bumbu kehidupan yang
tak henti-hentinya menjadi bahan pembicaraan.
Kategori cinta ini bahkan telah lama menjadi
berhala dan para pelakunya menjadi legenda yang
tak henti-hentinya dikenang zaman. Mereka yang
mewakili cinta kategori ini adalah Khalil Ghibran28
Selman Al-Karimi, Romeo-Juliet, Siti Nurbaya-
Syamsul Bahri, Rama-Dewi Shinta, dan lain-lain.
Kisah-kisah para pejuang cinta itu sekalipun hanya
di dunia dongeng, tapi tetap mendapat hati di
kalangan remaja.
Cinta kategori ini adalah fitrah yang tidak boleh
dipungkiri. Hanya saja kecintaan itu jangan menjadi
berhala yang menghalangi kecintaan kepada Allah
SWT. bagaimana pun, wanita (atau laki-laki) yang
dicintai adalah sosok makhluk yang nantinya akan
mati juga, hanya Allah SWT-lah Yang Mahaabadi.
12. Cinta Hanya Milik Manusia
Melihat cumbu-rayu yang berpacaran, saya
teringat cumbu-rayu burung atau kera yang
mempraktekkan hal yang sama, begitu pula harimau
dan kambing. Apakah binatang juga memiliki cinta
yang sama seperti manusia?
Cinta ada pada manusia. Burung tidak bercinta.
Harimau tidak pernah bermesraan. Kambing tidak
romantis. Binatang hanya memiliki naluri
mempertahankan mata rantai kehidupan (hubungan
intim). Sementara cinta bukan seks, bukan pula
hubungan intim. Tapi tidak sedikit manusia yang
seperti binatang, menganggap cinta adalah seks. Tak
heran jika muncul berperilaku binatang; kumpul
kebo, pelacuran, dan pacaran yang jauh dari hakikat
cinta itu sendiri.
“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang
menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah
kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu
29
mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau
memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang
ternak, bahkan mereka lebih sesat daripada binatang ternak.”
(QS. Al-Furqan: 43-44)
Tapi tidak sembarang manusia bisa memiliki
cinta. Manusia yang sehat dan berakal saja yang dapat
merasakan cinta. Manusia gila (dalam arti sebenarnya)
tidak akan pernah merasakan cinta. Begitu juga
manusia yang gila harta, kedudukan dan gila seks
tidak akan pernah merasakan cinta. Bahkan Freud
mengatakan: Seorang manusia yang sehat baik fisik
maupun akalnya adalah seorang yang mampu untuk
mencintai. Artinya, cinta bukan milik orang gila,
melainkan yang sehat akalnya.
13. Makna Cinta Sesungguhnya
Setiap kali membicarakan cinta saya jadi
bingung, apa seseungguhnya cinta itu? Adakah
definisi yang tepat untuk memaknai cinta?
Para ahli tasawuf berpendapat bahwa cinta itu
meliputi ilham, pancaran, dan luapan hati. Cinta itu
tak dapat diberi batasan dan tidak dapat didefinisikan
bahkan tidak dapat dijelaskan hakikat dan rahasianya.
Menurut mereka, cinta hanya dapat didefinisikan
hanya dengan kata-kata saja, tidak lebih. Adapun
untuk mengetahui makna dari hakikatnya secara
lengkap dan menyeluruh, maka hal itu di luar
kemampuan manusia, karena cinta itu dapat
dirasakan tapi tidak dapat disifati, dapat dimengerti
tapi tidak dapat didefinisikan.
Jika seorang laki-laki membedakan seorang
30
wanita dari wanita lain, itulah cinta. Dan jika wanita
tidak mempengaruhi seorang laki-laki seperti seorang
wanita mempengaruhinya, itulah cinta. Jika seorang
laki-laki membedakan wanita bukan karena paling
cantik, paling cerdas, paling tepat, dan bukan karena
lebih utama untuk dicintai, tapi karena keindahan dan
kekurangannya, itulah cinta. (Ahmad Bahjat, 2002).
Menurut Kahlil Gibran (2001), cinta adalah
keindahan sejati yang terletak pada keserasian
spiritual. Cinta adalah satu-satunya kebebasan di
dunia ini kerena ia begitu tinggi mengangkat jiwa, di
mana hukum-hukum kemanusiaan dan kenyataan
alam tidak mampu menemukan jejaknya.
Cinta berarti memberi bukan menerima. Cinta
jauh dari saling memaksakan kehendak. Cinta tidak
menuntut tapi menegaskan dan menghargai. Cinta
tidak akan pernah tercipta selagi kita belum bisa
menerima perbedaan. (John Gray, Ph.D, 2002).
Cinta adalah bentuk penyatuan rasa rindu di
hati. Cinta merupakan perkara mulia yang menguasai
jiwa dan perasaan, tidak berdasarkan kesenangan
sahwat manusia. Cinta tidak untuk bersenang-senang
secara fisik. (M. Abduh ‘Abduh Maghaawari Ahmad,
2001).
Menurut Psikologi, cinta adalah himpunan nilainilai
kemanusiaan yang menjelma di dalamnya
makna hakiki dari kata “manusia”. Manusia yang
tidak mampu mencintai akan kehilangan makna
sebagai manusia. Karenanya, hilangnya cinta adalah
kehancuran bagi manusia. (Dr. Muhammad Qarni,
2002).
31
14. Asal Kata Cinta
Kata cinta sebagai kata yang paling popular,
tentu memiliki akar atau asal kata itu berasal. Dari
mana seseungguhnya asal kata itu?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
tidak dijelaskan asal kata itu. Hal ini menunjukan kata
‘cinta’ asli dari bahasa Indonesia yang menunjukkkan
kasih sayang yang tulus tanpa pamrih.
Sementara itu, para ahli bahasa Arab
berpendapat bahwa lafadz cinta yang dalam bahasa
Arab berarti al-hubb berasal dari kata al-qurt, yang
artinya anting-anting, karena anting-anting itu selalu
bergerak-gerak, cenderung berguncang-guncang di
telinga pemakainya. Demikian pula orang yang
sedang bercinta, hatinya selalu berguncang-guncang,
selalu timbul rasa khawatir terhadap kekasihnya, tak
pernah merasa tenteram. Ada lagi yang berpendapat
bahwa lafadz al-hubb berasal dari kata al-habbaab yang
berarti gelembung air, karena orang yang sedang
bercinta, hatinya selalu bergejolak ingin selalu berada
di samping kekasihnya. Sebagian lagi berpendapat
bahwa al-hubb berasal dari kata al-habriyyah yang
berarti gayung besar atau tong besar, karena gayung
atau tong besar itu tak dapat diisi lagi jika sudah
penuh dengan air. Demikian pula hati, jika sudah
penuh dengan cinta, maka ia tak dapat diisi dengan
lainnya.
Ulama Ma’ani berpendapat bahwa, cinta itu
adalah kecenderungan hati kepada sesuatu, karena
indahnya dan lezatnya cinta bagi orang yang
mencintai. Jika kecenderungan itu kuat, disebut
32
shababah atau garam, jika cintanya berlebihan disebut
ashyik, jika sampai puncaknya dan masuk ke relung
hati disebut shaghar, dan jika sampai menghambakan
diri kepada kekasihnya disebut tatayyum.
15. Wajah Jelek, Mungkinkah Dapat
Cinta?
Dalam sinetron-sinetron remaja, nampak gadisgadis
cantik bahagia mendapatkan pasangannya.
Begitu pula dalam keseharian sering saya lihat.
Sementara saya yang ditakdirkan berwajah jelek,
tidak memiliki kepercayaan diri untuk mendapatkan
yang saya harapkan. Adilkah kondisi ini untuk saya?
Anda mewakili sekian banyak pertanyaan
serupa. Satu hal yang harus Adik pahami, cantik itu
relatif. Apa yang Anda kira cantik, belum tentu
menurut yang lainnya. Yang membuat seseorang
tampak lebih buruk ketika dia sudah kehilangan
kepercayaan diri yang berakibat hilangnya semangat
hidup.
Menyangkut kecantikan, wanita modern
umumnya terjebak pada penampilan fisik. Seolah
Penampilan wajahnya harus anggun namun atraktif,
tubuhnya sintal, bibirnya sensual, langsing dan
memiliki daya pikat seksual, pakaiannya mutakhir.
Wanita tidak boleh buruk nafas, berjerawat, apalagi
bau badannya. berbagai produk pemoles tubuh mulai
dari bedak, masker, lotion, pencuci wajah, lipstik, pil
anti jerawat, peramping pinggang, minyak wangi,
berbagai model pakaian, dan lain-lain laku bak kacang
goreng di pasaran. Wanita modern telah menjadikan
33
tubuh sebagai pusat kesadaran.
Padahal kecantikan hakiki bukan terletak dari
tampilan fisik. Cantik bukan soal berat badan dan
ukuran pinggang. Kecantikan hakiki terpancar dari
dalam (inner beauty). Kepribadian menawan, hati yang
penuh rasa syukur, dan berwawasan luas adalah
bentuk inner beauty yang didambakan pria dari
seorang wanita.
Kecantikan fisik ada batasnya (tidak permanen),
cantik fisik hanya setipis kulit ari. Jika sudah nikah
dan punya anak, payudara akan otomatis melorot,
berat badan mulai tidak ideal (berubah bentuk), dan
wajah mulai banyak kerutan apalagi jika usia kian tua
dan beban hidup kian berat. Wanita tidak mungkin
menghindar dari semua itu karena semuanya adalah
fitrah.
Sebaliknya, inner beauty sifatnya permanen atau
tahan lama bahkan adakalanya meningkat lebih baik
lagi. Seiring dengan pertambahan usia, inner beauty
akan terus berkembang dan sangat bermanfaat dalam
menghadapi beban hidup. Bagaimanapun, beban
hidup yang menghimpit tidak bisa diselesaikan
dengan tampilan fisik atau wajah, melainkan sikap
dewasa yang terpancar dari inner beauty.
Wanita yang mengutamakan inner beauty
(kecantikan dari dalam), akan mudah menghadapi
godaan hidup. Mereka akan mencari solusi sebaik
mungkin yang didasarkan pada keilmuan yang
dimilikinya dan kedalaman kepribadiannya.
Sebaliknya, wanita yang hanya memikirkan
kecantikan fisik, akan mudah goyah dalam
menghadapi problema kehidupan. Banyak di antara
34
mereka yang akhirnya melacurkan diri hanya karena
sulit dapat pekerjaan atau dikecewakan oleh
pacarnya.
Karena itu, Islam sejak ratusan tahun lalu
mengisyaratkan pentingnya inner beauty. Bahkan
Allah SWT. tidak pernah melihat tampilan fisik dan
wajah sebagai tolak ukur penilaian amal seseorang.
Melainkan diukur dari kualitas hatinya (inner beauty).
Rasulullah Saw. bersabda:
“Sesungguhnya Allah SWT. tidak akan melihat
indahnya bentuk tubuh dan menawannya tampilan wajah
kalian melainkan melihat hati dan amal kalian” (HR.
Muslim).
Dalam hadits lainnya Rasulullah bahkan
mengisyaratkan bahwa inner beauty yang menentukan
keselamatan atau kehancuran seseorang. Inner beauty
akan memancarkan kesuksesan dan keselamatan.
“Sesungguhnya dalam hati manusia itu ada segumpal
darah, jika sehat, sehatlah seluruh tubuhnya, jika rusak,
rusaklah seluruh rubuhnya. Segumpal darah itu adalah hati”
(Mutafaq’alaih).
Wanita yang memahami pentingnya inner beauty
akan hidup penuh kemuliaan. Sebaliknya yang tidak
pernah menghiraukannya akan hidup jauh dari
kemuliaan.
16. Pacarku Cantik Luar-Dalam
Aku kadang heran, kenapa dia mau saja
dijadikan tunanganku padahal aku bukan sosok
istimewa, tidak ganteng. Kadang aku minder jika
menemuinya. Dia shalihah, cantik, pintar dan
35
berkepribadian menawan. Mungkinkah dia tertarik
karena aku anak ulama dan tokoh masyarakat atau
karena aku santri dan aktivis? Mungkin! Apa sikap
terbaik yang harus aku lakukan dalam menghadapi
gadis yang sempurna seperti dia?
Selayaknya Anda bersyukur mendapatkan
pasangan yang memiliki kecantikan lengkap, yaitu
cantik luar-dalam. Bisa jadi ketertarikan dia terhadap
Anda karena hal-hal yang terkait dengan diri Anda
seperti Anda aktivis dan mantan mahasiswa teladan.
Di samping itu Anda memiliki keluarga yang status
sosialnya di atas rata-rata. Perkara Anda tidak merasa
ganteng, itu hanya perasaan Anda, belum tentu
pandangan orang lain. Saran saya, syukurilah
anugerah yang telah Allah berikan untuk Anda.
“Karunia terbaik yang diperoleh seorang mukmin
setelah ketaatan kepada Allah adalah mendapatkan
(menikahi) istri shalihah.” (HR. Ibnu Majah).
“Wanita yang shalehah itu adalah wanita yang taat
kepada Allah lagi memelihara dirinya ketika suaminya tidak
ada, oleh karena itu Allah memelihara mereka.” (QS. An-
Nisaa: 4).
Pasangan Anda adalah sosok yang mampu
memadukan kecantikan luar (outer beauty) dan
kecantikkan dalam (inner beauty). Jika inner beauty saja
sudah indah, apalagi jika dipadukan dengan
kecantikan fisik. Bagaimana pun keindahan fisik
sebagai pelengkap kebahagiaan, maka inner beauty
merupakan pondasi kebahagiaan yang lebih penting.
Islam tidak pernah melarang untuk tampil cantik dari
segi fisik, umpamanya memakai pakaian bagus dan
36
wajah indah terawat. Namun semuanya untuk
keindahan, bukan kesombongan.
“Tak akan masuk surga orang yang dalam hatinya
ada kesombongan walaupun sebesar debu. Maka mereka
(para shahabat) bertanya. ‘Wahai Rasulullah, seorang suka
agar sandal atau sepatunya bagus serta bajunya juga bagus.
Apakah demikian itu termasuk kesombongan?’ Beliah
menjawab: ‘Tidak. Allah itu Mahaindah dan menyukai
keindahan. Sedangkan kesombongan itu adalah penolakan
terhadap kebenaran dan pamer terhadap manusia.” (HR.
Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).
“Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai)
pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan
siang untuk bangun berusaha.” (QS. Al-Furqan: 47).
Dalil-dalil ini mengisyaratkan, umat Islam agar
jangan terlihat kumuh dan hina. Tetapi harus tampil
penuh wibawa dan disegani sebagai seorang yang
bersih dan pandai merawat badan.
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah
menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu
dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa
itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian
dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka
selalu ingat.” (QS. Al-A’raf: 26).
“Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari
apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu
tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan
bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan
pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam
peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan ni`mat-
Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya)”. (QS.
37
An-Nahl: 81).
Perpaduan inner beauty dan keindahan fisik akan
melahirkan seseorang yang disegani dalam berbagai
hal. Sebagai seorang yang berwibawa di hadapan
manusia sekaligus mendapat keridlaan di sisi Allah
SWT.
17. Cinta Materi
Banyak suami yang tega menyakiti istrinya
dengan selingkuh, begitu juga sebaliknya. Sebagian
alasannya karena suami atau istri sudah tidak
memiliki harta yang menjadi tumpuan kebahagiaan.
Padahal; sebelum jatuh miskin istrinya mewarisi
kekayaan berlimpah. Apakah kondisi ini dapat berarti
cinta tak lagi ada?
“¼Dan janganlah kamu mengawini wanita karena
hartanya, mungkin dengan sebab harta itu dia bisa
menyombongkan diri¼.” (HR. Ibnu Majjah, Al-Bazzar,
Al-Baihaqi, dari Abdullah bin Umar ra).
Unsur-unsur material meliputi harta kekayaan,
pangkat dan jabatan. Tak sedikit yang menikah
dilandasi oleh unsur materi daripada yang lainnya.
Banyak kasus laki-laki selingkuh dengan alasan
bahwa yang diperlukan dari istrinya di rumah adalah
materi (harta kekayaannya) bukan tubuhnya. Dia
mengakui tubuh istrinya tidak memiliki daya tarik.
Karena itu dia mencari WIL (wanita idaman lain).
Sebaliknya tak sedikit wanita yang mau dinikahi
hanya karena si laki-laki kaya, berpangkat dan
jabatannya tinggi.
Cinta model ini tergolong cinta materi. Cintanya
38
bukan cinta dalam arti yang sesungguhnya melainkan
cinta ada udang dibalik batu. Bahkan bisa jadi nantinya
ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang.
Hal itu mungkin terjadi karena setiap orang berbuat
sesuai tujuan. Jika tujuan tidak tercapai, maka ia
mencari jalan lain yang mendukung tujuannya.
Sementara itu jika mengacu pada nilai-nilai
Islam, maka pasangan yang baik adalah yang layak
dari segi agama. Unsur-unsur yang lainnya menjadi
nomor dua, mengingat unsur agama yang akan
menyelamatkan bukan hanya di dunia tapi juga di
akhirat kelak. Jika iman sudah kuat, dia akan mampu
bertahan dalam kondisi terburuk sekalipun. Artinya
tidak akan selingkuh dan menceraikan pasangannya.
“Wanita dinikahi karena empat perkara; (1) karena
harta bendanya, (2) karena keturunannya, (3) karena
cantiknya, dan (4) karena agamanya. Maka pilihlah wanita
yang memiliki agama, pasti kamu beruntung.” (HR.
Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah ra.).
18. Proses Menemukan Cinta
Selama Bapak mengamati dunia cinta, tentu
banyak yang telah diketahui menyangkut berbagai
proses dalam mendapatkan cinta yang dialami para
remaja hingga dapat meneruskannya ke jenjang
pernikahan. Sebagai bekal bagi perjalanan saya yang
tengah menjalani masa remaja, kira-kira proses itu
apa saja?
Banyak cinta yang datang tak terduga. Hal ini
menunjukkan jatuh cinta tak kenal waktu dan tempat.
Setiap orang memiliki kanangan dan tempat tertentu
39
saat jatuh cinta. Jatuh cinta bisa di rumah, sekolah,
jalan, kampus, pengajian, dan lain-lain. Perbedaan ini
menyebabkan proses jatuh cinta setiap orang
berbeda. Namun demikian, banyak yang memiliki
kesamaan. Berbagai proses jatuh cinta ini dapat
digambarkan sebagai berikut:
a. Pandangan pertama. Proses ini merupakan
proses yang paling banyak dialami, sasaran dari
pandangan ini umumnya wajah. Dari pandangan
inilah muncul rasa cinta yang tertanam dalam hati.
Semula tidak disadari bahwa itu cinta. Lambat-laun
dapat dimengerti bahwa ada ketertarikan pada
seseorang. Dari ketertarikan ini akhirnya mencari
informasi tentang si dia sebagai pendekatan.
b. Persahabatan. Ada istilah tak kenal maka tak
sayang dan tak sayang maka tak cinta. Banyak yang jatuh
cinta berawal dari persahabatan. Proses jatuh cinta
model ini jelas bukan dari pandangan mata,
melainkan dari proses pengenalan kepribadian. Bisa
jadi si dia biasa-biasa saja, namun setelah lama
berteman, ada kepribadian atau tingkah laku si dia
yang sangat berkenan di hati. Banyak yang
mengalami proses seperti itu. Proses ini dialami
umumnya oleh para mahasiswa, aktivis organisasi,
atau para pegawai.
c. Prestasi. Proses ini tergolong langka karena
mereka yang berprestasi biasanya sedikit
dibandingkan dengan peserta atau murid yang
lainnya. Yang berprestasi biasanya (terkesan) cantik
dengan sendirinya dan berwibawa. Tak heran, lakilaki
atau wanita yang berprestasi biasanya menjadi
incaran. Apalagi jika dikaitkan dengan kebanggaan
40
individu, memiliki pasangan yang berprestasi adalah
kebanggaan tersendiri.
d. Peran pihak ketiga. Proses ini umumnya
dialami oleh mereka yang tidak pandai bergaul atau
kurang bisa berinteraksi dengan lawan jenis. Ada juga
yang karena dominannya orang tua dalam
memilihkan jodoh untuk anaknya. Pihak ketiga yang
dimaksud selain orang tua adalah saudara atau teman
dekat. Dia mau saja mencintainya karena didorong
oleh usia atau keseganan pada orang tua. Proses
cintanya tentu saja tidak murni dari diri sendiri,
namun lebih baik daripada terlalu lama menyendiri.
e. Peran media. Media yang dimaksud adalah
surat atau komputer (chatting). Banyak yang bermula
dari korespondensi secara intensif. Kemudian jumpa
di darat dan akhirnya sepakat untuk saling mencintai
hingga jenjang pernikahan. Era modern ini proses
cinta melalui internet yaitu lewat chating sudah biasa.
Prosesnya hampir mirip dengan surat menyurat
bedanya, chatting menggunakan komputer (internet).
Dari kegiatan inilah akhirnya membuahkan simpati
kedua belah pihak untuk saling mencintai.
f. Kesadaran untuk berjuang bersama. Proses
cinta model ini dialami oleh para aktivis Islam militan.
Masalah kecantikan fisik biasanya tidak jadi ukuran.
Namun kesamaan persepsi dalam perjuangan itulah
yang melandasi cinta mereka. Medan perjuangan
cukup berat, akan lebih ringan jika dilakukan berdua
dalam kerangka rumah tangga.
g. Karena faktor tak terduga. Awalnya si A tidak
memiliki hubungan dalam arti cinta walaupun sudah
lama berkawan dengan seorang wanita, sebut saja si
41
B. Namun ada kejadian tragis yang mendorong
dia harus mencintainya, umpamanya ada kasus
tabrakan. Si B tertabrak, pas di depan si A. Dengan
reflek si A menolong dia dan membawanya ke rumah
sakit serta menengoknya dengan setia akhirnya
muncul rasa ingin memiliki (jatuh cinta). Ada juga
yang karena pergaulan kelewat batas akhirnya
terjerumus pada perzinaan padahal sebelumnya tidak
ada proses jatuh cinta. Karena si wanita hamil, maka
si laki-laki manikahinya.
19. Bunuh Diri Karena Cinta
Banyak yang mengakhiri hidupnya dengan
tragis hanya karena putus cinta. Mungkinkah ini
terjadi karena membela cinta atau hanya karena egois
semata?
Mencintai seseorang secara berlebihan,
cenderung gila-gilaan, dan menghambakan diri pada
yang dicintainya (cinta buta) dalam psikologi disebut
cinta patologis adalah cinta yang over dosis. Banyak
laki-laki yang sudah tidak rasional lagi saat mencintai
seorang wanita. Ia berani menyakiti dirinya demi
membela cintanya. Ia rela memenuhi keinginan
wanita yang dicintainya walaupun hal itu sangat
menyakitkan atau bisa membunuh dirinya. Layaknya
di dunia dongeng Gunung Tangkuban Perahu, ketika
Sangkuriang tergila-gila mencintai Dayang Sumbi
(yang masih ibunya sendiri), hingga ia menyanggupi
untuk membuat bendungan raksasa semalam
(sesuatu yang mustahil).
Laki-laki yang mengindap “penyakit” cinta
42
patologis berprinsip: dalamnya lautan akan kuselami,
luasnya samudera akan kusebrangi. Padahal jangankan
berenang di lautan, di sungai pun tidak pernah.
Mereka biasanya sulit dibawa ke wilayah yang
rasional. Akibatnya, ia benci kepada siapa pun yang
berani menghalangi cintanya. Atau jika mungkin akan
membunuh siapa pun yang berani menghalangi
cintanya. Banyak kasus pembunuhan berlatar
belakang percintaan ini.
Orang yang mengidap cinta patologis rela
bunuh diri bersama (dengan kekasihnya) daripada
cintanya tidak kesampaian. Cerita-cerita tentang cinta
patologis telah banyak menghiasi lembaran sejarah
maupun dongeng. Cerita Romeo dan Yuliet, yang rela
minum racun berdua, atau kisah Laila Majnun yang
mengisahkan pemuda Qois, seorang anak kepala suku
Bani Amir di Arabia Utara yang mengalami duka yang
sangat dalam hingga ia menjadi gila (majnun) karena
cintanya yang telah menyatu dengan Laila begitu saja
direnggut oleh keangkuhan orang tuanya. Laila
dijodohkan dengan pemuda lain. Laila pun menderita
karena pemuda tersebut tidak ia cintai, hingga saking
menderitanya ia pun meninggal dunia. Sedangkan
Qois yang sering menziarahi makam kekasihnya itu,
meninggal pula sambil memeluk batu nisan di atas
pusara kekasihnya.
Saat ini masih banyak yang bunuh diri bersama
di rel kereta api atau menerjunkan diri dari gedung
bertingkat karena cintanya ditentang oleh orang
tuanya. Jenis cinta ini sangat berbahaya dan terlarang
dalam Islam karena telah menjadikan kekasihnya
sebagai berhala atau sembahan selain Allah SWT.
43
20. Pacar Egois
Setelah menjalin hubungan lebih dari empat
bulan, saya tidak pernah mendapatkan ketentraman
selain doktrin harus ini dan itu yang membuat saya
pusing. Dia tidak menerima saya apa adanya. Dia
menginginkan saya sempurna sehingga harus
memenuhi apa yang dia harapkan. Sedangkan saya
manusia yang banyak kekurangannya. Akhirnya saya
memutuskan untuk pisah. Apakah semua laki-laki
memang sok ngatur, ingin menang sendiri, dan egois?
Pengalaman cinta pertama Anda cukup
dramatis. Anda mendapatkan laki-laki yang sok
ngatur. Tentu tidak semua laki-laki seperti itu, bahkan
mungkin jarang. Apa yang dilakukan mantan pacar
Anda hakikatnya keinginnan yang berlebihan yang
lahir dari keinginan pribadi untuk kesenangannya.
Dalam bahasa psikologi laki-laki tersebut menganut
pribadi narsisitik, yaitu kecintaan terhadap diri sendiri
yang berlebihan sehingga saat harus mencintai orang
lain (lawan jenis) diukur seberapa jauh
keuntungannya bagi diri sendiri. Orang yang
menganut cinta narsisitik dapat dikategorikan orang
egois. Dia hanya berpikir untuk kesenangan diri
sendiri, tak pernah berpikir untuk berbagi. Orang
semacam ini sekalipun dirinya sendiri banyak
kekurangan, namun selalu menginginkan pasangan
yang jauh lebih sempurna dari dirinya.
Laki-laki atau wanita yang memiliki tingkatan
cinta ini dipastikan akan kesulitan menemukan jodoh
karena selalu tidak cocok. Padahal cinta akan
kesampaian jika mampu memahami dan menerima
44
kelemahan orang lain. Tidak ada orang yang
sempurna. Justru kelemahan orang lain mungkin
kelebihan dirinya. Sebaliknya kelebihan orang lain
adalah kelemahan bagi dirinya. Cinta dapat bersatu
jika masing-masing rela saling melengkapi. Sebaliknya
orang narsisitik terlalu banyak pertimbangan yang
cenderung tidak rasional, ingin terima jadi (terima
sempurna), tidak mau mengikuti atau sebagai pelaku
perubahan menuju kesempurnaan itu sendiri.
Seseorang yang mau menang sendiri dan selalu
menganggap diri sendiri paling benar, serta tidak
pernah mau mengakui kesalahannya, akan
disingkirkan oleh khalayak ramai sebagai partner
bermain, sebagai suami ataupun sebagai isteri.
Seorang yang terlampau narsistis itu terlalu
diasyikkan oleh pengalaman dan kesenangan sendiri.
Karena itu jarang sekali ia bisa menjalin relasi pribadi
dengan orang lain. Kecuali dengan orang yang
bersedia secara mutlak mengorbankan diri sendiri,
dan rela dieksploitir sepanjang hidupnya.
21. Cinta Murni
Orang bilang cinta dapat merubah karakter
seseorang. Yang tengah dimabuk cinta dapat berbuat
tanpa pamrih atau tidak berharap balasan. Benarkah
ini menandakan cinta murni? Dan apakah cinta
murni hanya ditandai tanpa pamrih saja?
Benar, cinta murni adalah cinta tanpa pamrih.
Dia mencintai kekasihnya tanpa berharap balasan
apapun. Apapun yang diberikannya adalah
pemberian yang keluar dari hati nuraninya untuk
45
membahagiakan kekasihnya. Cinta terhadap
kekasihnya memiliki tujuan yang agung, yaitu
menuju hidup rumah tangga yang sakinah.
Suci atau murni berarti bersih. Cinta suci adalah
cinta yang bersih atau murni dari kepentingankepentingan
pribadi atau yang lainnya. Seseorang
yang telah mencintai seorang wanita lantas
menumpahkan segala kasih sayangnya tanpa pamrih,
termasuk jenis manusia yang menghargai cinta.
Karena cinta bukan menerima tapi memberi. Cinta
bukan barang dagangan tapi barang yang harus
diberikan tanpa pamrih pada pasangan yang layak.
Cinta suci tidak akan mempermasalahkan beberapa
perbedaan dengan pasangannya karena tidak
mungkin ada orang yang sama. Dalam cinta suci,
perbedaan menjadi kekuatan.
Laki-laki yang menganut cinta murni, akan
memiliki kesetiaan, siap bertarung dengan
dahsyatnya badai rumah tangga. Ia tidak egois tetapi
berani mengakui kesalahan jika memang salah dan
tak segan mempertahankan pendiriannya jika
memang benar. Selain itu, ia menerima kekasihnya
apa adanya. Artinya menerima kekurangan di
samping kelebihannya.
22. Wujud dari Cinta Murni
Benarkah cinta murni itu cinta islami yaitu
hanya mengharapkan kashalehan calon pasangan
dengan mengesampingkan kecantikkan wajah atau
atribut keduniaan lainnya?
Cinta murni atau cinta suci tidak menekankan
46
pada kondisi fisik pasangannya, tapi lebih ke arah
kepribadian atau akhlak. Sebagaimana Rasulullah
mengisyaratkan bahwa cinta sesungguhnya akan
langgeng manakala dinaungi nilai-nilai Islam.
Mengapa demikian? Jika cinta karena harta, tubuh
wanita (kecantikan), atau hal-hal lainnya, semuanya
tidak akan langgeng. Yang abadi adalah nilai-nilai
Islam. Tapi bukan berarti tidak boleh memiliki istri
cantik dan kaya, itu juga penting namun bukan
landasan utama.
23. Ingin yang Cantik, boleh?
Jika saya berharap menginginkan calon istri
yang cantik sebagai kriteria utama, bagaimana
pandangan Islam?
Rasulullah Saw. bersabda:
“Wanita dinikahi karena empat perkara; (1) Karena
harta bendanya, (2) karena keturunannya, (3) karena
cantiknya, dan (4) karena agamanya. Maka pilihlah wanita
yang memiliki agama, pasti kamu beruntung.” (HR.
Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah ra.).
Pertama, yang utama pada diri seorang wanita
adalah keempat faktor dimiliki semua. Misal dia cantik
tapi juga beragama, dia kaya juga beragama, dan
seterusnya, tapi model wanita seperti itu satu dari
seribu orang di dunia.
Pilihlah wanita yang baik, dari keturunan baik,
berkebiasaan baik. Jangan mengawini dia karena dari
keturunan berharta, atau jangan mengawini janda
karena berbau kembang dan berharta warisan suami
pertama. Sabda Rasulullah Saw.:
47
“Janganlah kamu mengawini wanita karena hartanya,
mungkin dengan sebab harta itu dia bisa menyombongkan
diri.” (HR. Ibnu Majjah, Al-Bazzar, Al-Baihaqi, dari
Abdullah bin Umar ra).
Kedua, jangan kawini dia hanya karena dari
keluarga berketurunan baik, berpangkat, mulia tapi
masalah agama kosong. Sebab sabda Nabi Saw.:
“Barangsiapa yang mengawini seorang wanita karena
kemuliaannya, maka Allah tidak akan memberikan kecuali
kehinaan.” (Hadits dari Abu Nu’aim, dari Anas ra).
Ketiga: janganlah mendasari pernikahan itu
karena dia cantik. Kita boleh mengawini wanita cantik
bahkan kalau mampu pun diharuskan, tapi
kedudukan cantik jangan diprioritaskan, sebab kalau
mengutamakan cantik sebagai dorongan utama
menikahi dia, maka akibatnya sudah disinyalir oleh
Rasulullah Saw. dalam sabdanya:
“Janganlah kalian mengawini wanita karena dia
cantik, mungkin karena kecantikannya itu bisa
mencelakakan.” (HR. Ibnu Majjah, Al-Bazzar dan
Baihaqi; dari Abdullah bin Umar ra).
Kecantikan itu kekuasaan. Dia mampu
menguasai segala bentuk di bawahnya termasuk lakilaki
dan bahkan harta termegah sekalipun. Sayangnya
kebanyakan wanita menggunakan kekuasaan
tersebut sebagai pemicu kesombongan dan pemuas
nafsu, di mana kecantikan zaman sekarang sudah
menjadi bayang-bayang yang menyulitkan zaman.
Kita boleh memilih wanita cantik dengan syarat
luhur budinya. Juga disabdakan Rasulullah Saw:
“Sebaik-baik wanita ialah kalau kamu memandangnya
48
bisa menyenangkan; kalau kamu perintah ia mematuhimu;
kalau kamu beri bagian ia bisa menerimanya: dan kalau
kamu pergi, ia akan menjaga dirinya dan menjaga hartamu.”
(HR. Nasa’i dan lain-lain).
24. Cinta Agung
Sebagaimana sering Bapak jelaskan bahwa
tingkatan cinta tertinggi adalah cinta terhadap Allah
SWT atau cinta agung. Bagaimana karakteristik cinta
agung ini?
Cinta agung adalah tingkatan cinta yang tidak
berharap apapun dari manusia selain ridla Allah SWT.
Setiap amal yang dilakukan tidak memerlukan pujian
atau sanjungan manusia, semuanya terfokus kepada
Ilahi Rabbi. Penganut cinta ini adalah para muhsinin
atau orang yang memiliki tingakatan ihsan. Tidak
semua muslim memiliki tingkatan ini. Hanya orang
yang bersih hantinya dari syahwat, nafsu amarah atau
penyaki hati yang layak menyandang tingkat muhsin.
Tingkat cinta agung adalah tingkatan cinta yang
paling tinggi dan seharusnya diraih oleh seluruh umat
manusia.
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang
menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka
mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada
Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim
itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari
kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya
dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka
menyesal)”. (QS. Al-Baqarah: 165).
49
“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta
berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka,
adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orangorang
yang mendapat kemenangan.” (QS. At-Taubah: 20)
25. Curi Pandang1. Curi Pandang
Saya mengalami jatuh cinta. Satu hal yang tidak
bisa dihindari adalah curi pandang. Rasanya tidak
jemu memandang yang dicintai. Apakah curi
pandang ini termasuk yang diharanmkan?
Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati.
Demikian pepatah mengatakan. Hal itu tepat, segala
sesuatu dari pandangan mata terlebih dahulu,
termasuk rasa cinta. Namun pandangan mata yang
terus menerus adalah dari pandangan syetan.
Pandangan itu akan merusak hati dan mengundang
syahwat. Islam melarang pandangan mata yang terus
menerus. Islam hanya membolehkan pandangan
pertama dan tidak pada pandangan kedua.
Pandangan kedua dan berikutnya adalah pengaruh
nafsu dan syetan. Ibnu Qayyim mengingatkan:
“Segala peristiwa berawal dari pandangan mata
jilatan api bermula dari setitik bara
berapa banyak pandangan yang membelah hati
laksana anak panah yang melesat dari tali
selagi manusia masih memiliki mata untuk memandang
dia tidak lepas dari bahaya yang menghadang
senang di permulaan dan ada bahaya di kemudian hari
tiada ucapan selamat datang dan ada
bahaya saat kembali.”
Mata adalah pintu hati, yang berarti mata adalah
50
pengungkap hati dan menyibak rahasia-rahasianya.
Dalam hal ini mata lebih mampu menyampaikan
daripada lidah. Pandangan mata, langsung terasa
getarannya daripada diucapkan dengan lidah. Tak
heran jika remaja yang jatuh cinta suka
menghujamkan pandangannya pada yang dicintai
baik secara terang-terangan maupun sembunyisembunyi
(curi pandang).
Di mata orang jatuh cinta, kekasihnya ibarat
barang mewah yang tak jemu-jemunya untuk
dipandang. Bahkan bukan dalam wujud aslinya saja,
dalam bentuk foto pun menjadi santapan mata bagi
yang kerasukan cinta.
Dan apa yang Anda rasakan jika seseorang
memandangi secara tersembunyi (curi pandang) atau
secara terang-terangan? Siapa pun akan merasa geer
atau muncul tanda tanya, ada apa? Namun bagi
remaja hal itu sudah jelas maksudnya bahwa dia “ada
hati” (cinta). Pandangan mengandung magnit (daya
tarik) cinta yang sejak dulu sudah dikenal.
Namun Islam melarang pandangan yang
demikian. Jika ingin puas memandang kekasih hal
itu dapat dilakukan setelah ijab kabul atau
pernikahan.
26. Suka Tersenyum Sendiri
Saya menyukai seseorang dan nampaknya dia
pun menyambut dengan baik. Karena rasa gembira
yang sangat, akibatnya saya suka tersenyum sendiri.
Mending jika lagi sendirian, tapi pas ketahuan
keluarga saya, kadang saya malu. Apakah kondisi ini
51
normal dan tidak berbahaya (menyebabkan gila
misalnya)?
Hal yang lumrah jika tengah dimabuk cinta.
Dunia serasa milik berdua. Senyuman itu ekspresi
kegembiraan yang besar. Hal ini tidak berbahaya jika
Anda mampu mensikapi cinta itu dengan sikap
dewasa, artinya siap jika ternyata cinta itu putus di
tengah jalan. Jadi jangan hanya ingat bahagianya saja,
pikirkan juga kemungkinan derita.
Senyum dapat mengisyaratkan persahabatan,
cinta dan rasa suka cita yang mendalam. Senyum
mengandung unsur kebaikan lebih banyak dari
negatif. Karena itu, Islam menggolongkan sebagai
shadaqah. Saat dua orang bersiap untuk bertengkar,
jika tiba-tiba salah satunya tersenyum tulus, maka
emosi lawannya akan menurun drastis.
Senyum dipercaya sebagai pertanda cinta.
Seseorang yang senyum malu-malu saat seseorang
memandangnya, menunjukkan ada rasa cinta.
Sebaliknya seseorang memandang diiringi dengan
senyuman memiliki makna cinta yang dalam.
Senyum dan cinta adalah dua hal yang tidak bisa
dipisahkan. Senyum adalah simbol cinta.
Apa jadinya dua orang yang tengah dilanda
cinta keduanya tidak pernah tersenyum? Dipastikan
tidak akan terpancar rasa nikmatnya cinta. Muka
masam mengisyaratkan permusuhan dan rasa tidak
suka. Yang sedang bercinta dipastikan sarat dengan
senyum kemesraan.
27. Perilaku Aneh Sang Pencinta
52
Saya punya adik wanita yang nampaknya tengah
jatuh cinta. Anehnya, banyak hal yang berubah drastis.
Semula ia tidak suka berhias, kini paling rajin, lebih ceria,
dan terkesan cengeng, terbukti dengan lagu-lagu yang
diputarnya. Apakah hal ini termasuk normal?
Banyak perubahan drastis pada remaja yang
tengah jatuh cinta. Masa remaja, masa yang sangat
indah. Mereka lagi berlomba menemukan jati dirinya.
Ingin diakui sebagai manusia utuh. Lebih dari itu,
ingin diakui oleh lawan jenisnya sebagai cowok yang
ganteng, gagah dan macho. Wanitanya ingin disebut
yang tercantik dan seksi. Tak heran jika umumnya
anak-anak remaja tak pernah lepas dari cermin
terutama remaja putri.
Jerawat, wajah kusam, plak hitam, atau ada
sesuatu menempel di mata adalah hal yang sangat
dibenci remaja putri. Mereka harus memastikan diri
bahwa wajahnya telah bersih dari semua itu. Maka
hampir setiap menit kondisi wajahnya dicek lewat
cermin. Jika bedak atau lipstiknya sudah pudar segera
dioleskan kembali, keringat segera dilap oleh tissu.
Kondisi ini tidak aneh bahkan tergolong umum.
Masa remaja juga identik dengan pola imitasi
atau peniruan. Peniruan ini umumnya terhadap
idolanya (yang dicintainya). Mereka berusaha
menyukai apa yang disukai kekasihnya. Bahkan pada
saat-saat tertentu memberikan hadiah apa yang
disukai kekasihnya. Begitu juga ketika diberi hadiah
apapun, sekalipun barang tersebut kurang
disukainya, namun akan berusaha menyukainya.
Selain itu remaja yang tengah jatuh cinta dapat
53
mengalami perubahan mental yang tiba-tiba. Mereka
umumnya menjadi melankolis dan seolah terlepas
dari mentalitas sebelumnya. Melankolis sangat dekat
dengan kecengengan. Mereka jadi rajin buat puisi
yang romantis dan lirih. Atau menuliskan kata-kata
indah dalam diarinya yang memuji-muji kekasihnya.
Rajin mengoleksi kaset-kaset pop cinta. Kaset-kaset
cengeng yang bertemakan cinta laris di pasaran dan
konsumen terbesar adalah para remaja. Tak jarang
mereka menangis sendiri saat mendengar kaset-kaset
cinta itu terutama yang bertema cinta yang terputus
di tengah jalan. Ia takut kisah cintanya seperti lagu
dalam kaset itu atau kekasihnya direbut orang lain.
Bahkan ada juga remaja yang tengah dilanda
jatuh cinta suka mengurung diri dan melamun. Hal
ini sebagai ekspresi kebingungan antara keinginan
dengan keberanian yang dimiliki. Di satu sisi ia ingin
selalu berada di dekat kekasihnya, namun di sisi lain,
jarak dan waktu yang tidak memungkinkan. Di
samping itu, norma agama tidak membolehkan untuk
berdua kecuali setelah menikah. Maka muncullah
benturan antara hasrat dan keadaan sebenarnya.
Akibatnya, menyendiri dan melamun dianggap jalan
terbaik.
28. Antagonisme Sosial dalam
Mencinta
Saya sering lihat remaja yang overacting. Umumnya
mereka memiliki alasan yang menurut saya sepele, hanya
ingin diperhatikan lawan jenisnya. Sikap antagonis ini
berbahayakah bagi kehidupan dia di masa depan?
54
Salah satu upaya menemukan jati diri “siapa
saya?”, para remaja terkadang bertingkah aneh-aneh
terutama jika ingin diperhatikan lawan jenisnya. Agar
tampak macho mereka suka jeans bolong-bolong. Biar
disebut jantan, tatto dibuat di tangannya. Ingin
disebut remaja yang gaul, anting dipasang di
telinganya dan jika perlu di lidah, pipi, bibir atau di
alis.
Perilaku antagonis dengan budaya Indonesia
maupun norma Islam itu sengaja untuk menarik
perhatian lawan jenis atau caper (cari perhatian).
Padahal nalurinya mengakui hal itu tidaklah sopan
dan mencelakakan diri sendiri terutama yang
menindik alis, pipi, bibir dan lidah, dan yang terjun
di dunia miras dan narkoba.
Remaja umumnya nekad apalagi yang terkait
dengan kekasihnya. Saat harus berkorban membela
kekasihnya, dia tak segan-segan menentang bahaya.
Mati pun tak masalah demi kau, sayang! Bahkan dalam
banyak kasus, mereka berani menetang orang tua
padahal sebelumnya dia anak yang lugu dan sopan.
Bahkan berbicara muluk-muluk atau
ngegombal adalah hal lumrah di dunia cinta remaja.
Ngegombal bagi sebagian wanita justru penting
untuk menunjukkan keseriusan kekasihnya. Katakata
gombal itu terkadang di luar jangkauan akal
sehat. Umpamanya bulan madu di awan biru, belahlah
dadaku, rela mati sekarang, dan lain-lain. Tapi
adakalanya kata-kata gombal itu sebuah janji.
Umpamanya, jika menikah nanti akan dibelikan
rumah mewah lengkap dengan peralatannya, janji
tidak akan berpaling ke lain hati, akan meyayanginya
55
sepanjang masa, dan lain-lain. Adakalanya janji itu
tinggal janji, kenyataannya tidak demikian. Namun
itulah ngegombal yang dalam Islam sangat terlarang.
Perilaku antagonis di atas jika tidak ada
perubahan akan membahayakan bagi masa
depannya. Mereka cenderung berpikir instan dan
semau gue apalagi jika cintanya tidak kesampaian.
Tak jarang di antara mereka ada yang masuk gank
tertentu untuk mempertegas antagonisme itu.
29. Katakan dengan Bunga
Aku sering melihat baik dalam film, sinetron
atau dalam kehidupan nyata, cinta diungkapkan
dengan bunga. Banyak pecinta yang memberikan
bunga pada kekasihnya sebagai ungkapan cinta.
Bolehkah menurut Islam?
Cinta tidak harus diungkapkan dengan katakata.
Cinta dapat diungkapkan dengan berbagai cara.
Bahkan dengan simbol-simbol tertentu lebih efektif
dibandingkan sekedar kata-kata yang cenderung
gombal (bohong). Banyak jalan menuju Roma,
demikian pula banyak cara mengungkapkan cinta.
Sejak dulu, terutama di kalangan remaja Barat, bunga
merupakan cara efektif mengungkapkan cinta dan
kasih sayang. Bunga dianggap simbol yang dapat
mengungkapkan perasaan secara tidak langsung.
Bunga memberikan kesan lembut dan romantis.
Kehadiran bunga merupakan penyejuk dan pelipur
bagi hati yang tengah sedih atau rindu.
Islam tidah pernah melarang hal ini.
Pengungkapan cinta dengan simbol bunga adalah
56
urusan muamalah dan hukumnya mubah. Namun
bunga bukan berarti sesuatu yang sakral sehingga
menjadi satu keharusan. Bagi yang tidak
mempercayai efektivitas bunga sebagai simbol cinta,
dapat dengan simbol cinta yang lain.
Bunga adalah simbol wanita. Wanita itu indah
sebagaimana indahnya bunga. Keindahan itu yang
menjadi pujaan para lelaki. Bunga tidak pernah
beranjak dari tempat persemaiannya. Hal ini berarti
wanita akan senantiasa setia dan tidak beranjak ke
tempat lain untuk menjajakan keindahannya, dia
tidak akan jadi barang yang murahan apalagi harus
menjajakan kehormatannya sendiri pada setiap
kumbang. Wanita hakikatnya adalah sosok yang
halus, berwibawa dan penuh cinta.
Memberikan bunga sebagai tanda cinta bahagia
sebagian orang menunjukkan keseriusan. Sebaliknya
wanita yang diberi bunga akan merasa dihargai
sebagai sosok yang layak dicintai. Sebagian orang
bahkan memberikan bunga bukan saja saat
mengungkapkan cinta, tapi dalam setiap waktu
terutama saat-saat penting seperti kelihatan anak,
menjelang hubungan intim, dan lain-lain.
30. Surat Cinta
Bolehkan menulis surat cinta yang isinya
ungkapan cinta yang dalam dan hasrat ingin selalu
bertemu?
Nyaris tidak ada remaja yang tidak pernah
menulis surat untuk yang dicintainya. Banyak hal
yang tidak bisa diungkapkan secara langsung. Maka
57
surat adalah wadah tempat menumpahkan segala isi
hati. Lewat surat itulah segala ungkapan isi hati dapat
diungkapkan secara tertata (sistematis) dan dipilih
kata-kata seperlunya. Dibandingkan dengan
pengungkapan langsung, surat lebih efektif.
Surat dapat ditulis kapan dan di mana saja.
Dalam pengiriman pun lebih mudah dan murah
Selain itu, surat sifatnya abadi (awet) karena bisa
disimpan (diarsipkan) sampai kapan pun. Jika suatu
waktu ingin mengenang masa-masa indah dulu,
dapat membuka arsip surat.
Menulis surat cinta hukumnya mubah. Namun
isi surat tidak boleh berisi kebohongan atau
ngegombal yang mengandung janji-janji palsu.
31. Telefon Cinta
Konumikasi cinta selain surat, umumnya
dilakukan via telefon. Namun tak jarang ada
penghamburan waktu dan biaya dengan berlamalama
di telefon. Sebagian bahkan berbicara seronok
atau menjurus ke pemuasan seks via telefon.
Bagaimana menurut pandangan Islam?
Media komunikasi yang efektif untuk
mengungkapkan cinta selain surat adalah telefon atau
SMS (Short Massage Service). Keuntungannya, si
penelefon dapat mempersiapkan diri sehingga
bersikap lebih tenang. Apalagi via SMS, suara dan
mimik wajah jelas tidak kelihatan.
Seseorang yang tengah jatuh cinta tidak akan
melawatkan dalam seminggunya kecuali
menghubunginya via telefon. Telefon sudah dianggap
58
media cinta yang sangat efektif. Jika surat
memerlukan waktu lama, telefon dapat langsung
diterima sehingga menghemat waktu dan energi.
Namun umumnya yang berpacaran
berbincang-bincang tak kenal waktu. Hal ini tidak
dibenarkan dalam Islam. Islam menyuruh umatnya
untuk bicara seperlunya, artinya dapat
memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Apalagi jika
menu pembicaraan menjurus ke hal-hal yang berbau
porno. Tak sedikit yang merasakan kepuasan seks
dengan bercengkrama via telefon. Islam
memerintahkan agar selalu bicara benar, jika tidak bisa
berbicara benar sebaiknya diam.
32. Photo Kekasih
Di zaman modern ini hal yang lumrah jika
remaja memiliki foto kekasihnya. Foto itu disebutsebut
sebagai wakil dirinya dan menjadi pengobat rasa
rindu. Bolehkan menurut Islam?
Foto seorang kekasih dianggap wakil dirinya.
Sejak dulu foto dianggap suatu kebanggaan. Selama
cinta itu ada, foto kekasih tak pernah hilang. Bagi
remaja, memiliki foto kekasih seolah suatu keharusan.
Maka saat cinta bersemi, rata-rata yang diminta adalah
foto. Foto selalu ditempel di dinding atau diletakkan
di meja belajar. Banyak juga yang menyimpannya di
dompet. Saat rindu, foto dapat dijadikan pelampiasan
rindu itu.
Islam tidak melarang memiliki foto seseorang.
Yang diharamkan adalah foto itu dijadikan berhala
yang disembah sepanjang waktu. Seolah foto itu
59
memberikan keberuntungan. Bagi aktivis Islam, tidak
akan berani meminta foto di luar kerangka khitbah.
Bahkan banyak kasus ketika foto itu sudah
membosankan, si pacar meminta foto yang lebih
berani. Namun hal itu sulit, yang mudah adalah
mengirimkan foto artis yang berpose hampir telanjang
dan kepalanya sengaja diganti dengan kepada si gadis
itu. Seolah menunjukkan bahwa yang telanjang itu
seolah-olah kekasihnya.
Fenomena ini umumnya untuk lebih
memuaskan seks yang tertunda dan sekedar
mengobati kerinduan. Hakikatnya bukan memuaskan
seks yang tertunda (karena belum nikah) bukan pula
pengobat kerinduan, melainkan sebuah pelanggaran
susila yang sengaja dilanggar karena sudah
terbiasanya melakukan dosa. Na’udzu billah.
33. Syair Lagu dan Puisi Cinta
Para pencita memiliki banyak cara untuk
menunjukkan cinta dan rasa rindunya. Di antaranya
dengan mengirim puisi atau mendendangkan lagu
cinta. Puisi dan lagu yang memuja-muja kekasihnya
itu dapatkah dibenarkan dalam Islam?
Remaja yang jatuh cinta cenderung melankolis.
Dia menjadi rajin membuat puisi cinta. Puisi-puisi itu
biasanya dikirim kepada kekasihnya. Puisi-puisi itu
umumnya berisi rintihan cinta dan rindu yang
membara. Karena itu, puisi dianggap simbol cinta.
Bahkan Khahlil Ghibran menyusun buku “Sayapsayap
Patah” yang isinya berisi bahasa-bahasa puitis
untuk menunjukkan rasa cinta yang membara dan
60
kepedihan akibat cinta tak kesampaian.
Nyanyian yang bertemakan cinta nyaris
mendominasi seluruh aliran musik baik pop, rock,
dangdut, maupun jazz. Tema cinta adalah tema yang
paling laku di pasaran. Nyanyian atau lagu adalah
sarana efektif untuk mengungkapkan isi hati. Lagulagu
kasmaran cocok dikirim pada kekasih sebagai
wakil dari ungkapan hatinya yang lagi kasmaran.
Remaja yang tengah jatuh cinta, kadang
menghadiahkan keset yang berisi lagu-lagu kasmaran
atau lagu-lagu cinta yang disukai kekasih. Zaman
modern ini kaset sudah berubah menjadi simbol cinta.
Islam tidak melarang membuat puisi atau
mendengarkan syair lagu. Namun jika puisi dan syair
lagu itu membuat lupa pada Allah bahkan cenderung
syirik, jelas diharamkan Islam. Untuk itu
sewajarnyalah bersikap dan berbuat terhadap kekasih
Anda.
34. Hukum Memberikan Cincin di
Masa Pacaran
Bolehkan memberikan cincin cinta kepada
kekasih sebagai tanda kesetiaan cinta?
Di kalangan remaja Barat, cincin adalah simbol
cinta. Cincin dianggap pengikat kesetiaan. Selama
cincin itu melingkar di jari manis, maka selama itu
cinta akan tetap bersemi. Sebaliknya ketika cincin itu
tidak ada atau sudah berganti, maka cinta pun sudah
hilang dan berpaling ke lain hati. Cincin dianggap
simbol cinta yang penting. Islam melarang
menyerupai praktek orang kafirin (tasyabuh).
61
Di masyarakat Timur, cincin biasanya
disematkan saat tunangan atau khitbah. Cara seperti
ini mengadopsi cara-cara Barat atau kaum Nasrani.
Dalam Islam cara ini tergolong bid’ah. Apalagi jika
dalam pemakaiannya terjadi sentuhan kulit antara
lawan jenis.
35. Disebut Cinta Monyet
Di jagat percintaan, ada istilah cinta monyet.
Seperti apakah dan kenapa disebut cinta monyet,
bukan cinta kambing misalnya?
Tidak ada jenis cinta yang paling tenar di
kalangan remaja selain cinta monyet. Kenapa tidak
disebut cinta kambing? Mungkin dari sejak dulu
istilah ini sudah dikenal. Cinta monyet bukan cinta
antara sepasang binatang yang berjenis monyet, tapi
cinta yang mengadopsi gaya monyet (binatang) yaitu
cinta yang hanya dilandasi syahwat dan tidak
memiliki tujuan apa-apa selain kesenangan belaka.
Cinta monyet hanya ada pada mereka yang
masih dominan emosinya seperti para ABG atau
remaja puber. Mereka memandang cinta sebagai
hubungan persahabatan yang saling menyayangi. Jika
hubungan itu dinilai membosankan, mereka pun
putus dan dengan mudah beralih ke pasangan
lainnya. Kadang-kadang mereka putus cinta karena
pisah sekolah atau sudah tamat sekolah.
Karena itu, gonta-ganti pacar adalah hal yang
lumrah di kalangan ABG karena pikirannya belum
matang atau belum dewasa. Mereka tidak berpikir
untuk tunangan atau nikah. Adakalanya cinta mereka
62
demi gengsi karena malu jika tidak punya pacar. Atau
hanya sekedar butuh tempat curhat. Cinta monyet
akan hilang dengan sendirinya seiring dengan
perkembangan kedewasaan seseorang.
36. Laki-laki Rakus
Saya pernah dikecewakan laki-laki, mengaku
setia ternyata di luar bermain dengan wanita lain.
Menurut isyu yang beredar, dia playboy, banyak
wanita yang telah dipacarinya dan sekaligus
disakitinya. Bagaimana menurut Bapak laki-laki
model ini?
Dalam dunia percintaan, laki-laki yang banyak
pacarnya penganut cinta karet. Karet memiliki sifat
elastis, dapat digerakkan ke seluruh arah. Cinta karet
sifatnya sama dengan karet yaitu mencintai banyak
wanita dalam satu waktu dan memacarinya secara
bergiliran. Ada juga yang mengartikan bahwa cinta
karet seperti permen karet, lengket ke sana ke mari.
Begitu juga cinta karet, lengket pada setiap wanita.
Penganut jenis cinta karet tergolong orang rakus
yang tidak cukup pada seorang wanita. Setiap wanita
cantik seolah miliknya. Pelaku cinta karet biasanya
pandai merayu. Rayuannya cenderung gombal dan
penuh kebohongan (obral janji).
Penganut cinta karet dapat juga dikategorikan
pelacur terselubung, karena dia dapat berhubungan
dengan banyak wanita. Baginya, wanita adalah
boneka atau mainan yang dapat dipermainkan kapan
saja.
63
37. Cinta Buta
Sebagian remaja yang tengah dilanda cinta
cenderung bersikap semau gue. Mereka merasa benar
sendiri. Pikirannya seolah telah diracuni kekasihnya
untuk tidak menerima saran siapapun. Dia membela
mati-matian kekasihnya walaupun salah. Bagaimana
menghadapi anak seperti ini?
Remaja terutama ABG umumnya menganut
cinta buta. Orang buta biasanya tidak bisa
membedakan mana hitam mana putih sehingga tidak
bisa menikmati warna-warni dunia. Demikian juga
orang yang kerasukan cinta buta, dia tidak mampu
mendeteksi kelemahan pasangannya. Matanya telah
dibutakan oleh cintanya.
Penganut cinta buta biasanya memiliki cinta
yang berlebihan terhadap pasangannya. Umumnya
remaja yang telah memiliki pacar kerasukan juga cinta
buta ini sehingga tidak mau menerima pendapat dari
siapapun kecuali pendapat yang mendukung
cintanya. Mereka yang kerasukan cinta buta biasanya
berjanji untuk mengawini pasangannya sekalipun
berbagai halangan menghadang. Jika perlu, yang
haram pun dilanggar demi hasrat cintanya.
Dalam Islam, cinta buta ini dianggap
menyimpang karena telah menghambakan dirinya
pada makhluk sehingga rela menyembahnya siang
dan malam. Bagi seorang muslim, cinta adalah
anugerah dan tujuannya untuk ibadah (jenjang
pernikahan), maka segala tingkah laku jangan terlepas
dari tuntunan Al-Quran dan As-Sunah.
64
Menghadapi remaja yang demikian bukan
dengan kekerasan tapi diberi pengetian yang bijak,
tidak menyalahkan secara langsung. Suruh dia
berpikir jernih dan tumbuhkan visi ke depan bahwa
rumah tangga tidak sekedar urusan cinta, tapi banyak
faktor lain yang menopangnya. Dengan sikap lemah
lebut dan penuh persahabatan, biasanya mereka mau
mengerti.
38. Cinta Terlarang
Saya satu dari sekian banyak remaja yang
kecewa atas sikap orang tua. Tidak ada alasan mereka
tidak merestui kekasih saya. Padahal dia baik dan
shelah. Orang tua menentukan standar calon mertua
saya yang cenderung materialistis yaitu harus orang
berada dan terhormat. Berdosakan orang tua saya?
Di kalangan pengamat cinta ada istilah cinta
terlarang. Cinta terlarang umumnya dilatarbelakangi
kekayaan seperti pada kisah Anda. Orang tua
menginginkan menantu yang kaya. Padahal jika
mengacu pada aturan Rasulullah Saw. yang harus
diutamakan adalah agamanya, karena akan
menyelamatkan. Bahkan orang tua demikian telah
nyata-nyata menghalangi anaknya menikah, jelas ini
sebuah dosa.
Jadi cinta terlarang maksudnya cinta yang tidak
direstui oleh orang tua. Banyak sebab lainnya kenapa
orang tua tidak merestui cinta sucinya, di antaranya
karena orang tua sudah punya calon lain yang
menurut mereka lebih baik, pacar anaknya berbeda
agama, berbeda aliran, berbeda latar belakang
65
keluarga (status sosial), atau karena terlalu jauh
sementara orang tua menginginkan yang satu daerah.
Banyak cerita yang menggambarkan cinta
terlarang. Seperti kisah Siti Nurbaya dengan Datuk
Maringgih. Siti Nurbaya terpaksa menikah dengan
Datuk Maringgih karena dia pilihan orang tuanya.
Berbeda dengan Samsul Bahri pacar aslinya, selain
miskin, juga martabatnya tergolong rendah.
Demikian pula cerita Romeo-Yuliet, kisah
cintanya tidak direstui karena antarkeluarga itu
dilatari permusuhan. Bersatunya kedua anak itu
dianggap malapetaka kedua belah pihak. Namun
cinta keduanya tetap berjalan walaupun harus
menempuh maut.
Terlepas dari semua alasan itu, cinta harus
bermuara pada ridha Allah SWT. Urusan duniawi dan
segala atributnya hanyalah pelengkap saja.
39. Cinta Segitiga
Hubungan kerja dapat berbuah cinta. Itulah
yang terjadi pada tunangan atau calon suami saya.
Dia nampaknya menjalin asmara dengan temannya.
Walaupun itu isyu, tapi saya mendengarnya dari
banyak orang. Bolehkah laki-laki yang telah tunangan
menjalin cinta lagi dengan wanita lain?
Islam melarang wanita yang telah dikhitbah
kemudian dikhitbah lagi. Sebaliknya laki-laki,
walaupun sudah menikah boleh mengkhitbah lagi
dan menikah hingga empat wanita. Dalam kasus
Anda, menurut istilah cinta disebut cinta segitiga.
Segitiga adalah segi bersudut tiga. Cinta segitiga
66
maksudnya cinta seorang laki-laki terhadap dua
orang wanita sekaligus atau seorang wanita terhadap
dua orang laki-laki sekaligus. Di kalangan remaja,
fenomena cinta segitiga sering terjadi karena berbagai
sebab, di antaranya persahabatan yang terlalu jauh
sementara dia sudah punya pacar. Akibatnya muncul
kedekatan yang berbuah cinta. Maka benar apa yang
dikatakan psikolog: Tidak ada persahabatan sejati di
antara dua lawan jenis kecuali ada maksud cinta.
Cinta segitiga bukan saja terjadi di kalangan
remaja, tapi juga menimpa mereka yang sudah
memiliki istri. Karena persahabatan yang terlalu dekat
akibatnya teman sekantor menjadi pacarnya. Atau
karena istri yang kerja, maka si istri memiliki waktu
banyak untuk berinteraksi dengan teman-temannya.
Maka terjadilah cinta segitiga.
40. Cinta Sebatas Impian
Saya pernah punya teman yang agak ganjil
dalam bercinta. Dia pernah menceritakan sebagai
kekasih si A, dan menceritakan saat-saat indah
berpacaran dengan si dia. Padahal setahu saya, dia
tidak pernah bersama si A. Akhirnya ketahuan bahwa
dia hanya mengarang cerita saking cintanya pada si
A tapi tak kuasa mengungkapkannya. Apakah teman
saya itu memiliki kelainan?
Ya, teman Anda memiliki kelainan, yaitu
kelainan cinta. Karena satu dan lain hal ia sengaja
berimajinasi dengan orang lain untuk status sosial
sebagai seorang laki-laki jantan yang dapat menggaet
wanita. Padahal cerita cintanya hanya omdo atau
67
omong doing, kenyataannya tidak. Laki-laki demikian
penganut cinta imajinatif.
Imajinatif artinya bayangan atau khayalan. Cinta
imajinatif maksudnya cinta seorang laki-laki terhadap
seorang wanita atau sebaliknya yang hanya dapat
dinikmati dalam khayalan saja. Banyak remaja yang
mengalami cinta imajinatif. Hal itu terjadi umumnya
disebabkan sikap minder atau kurang -atau tidak
adanya- keberanian untuk mengungkapkan cinta.
Kurangnya keberanian mungkin disebabkan status
sosialnya terlalu tinggi (orang kaya), seorang
terhormat di masyarakat, atau karena dia ternyata
sudah ada yang memiliki.
Karena tidak adanya keberanian itu, sementara
cintanya begitu tinggi, maka dia hanya bisa
membayangkan atau memimpikan saja, andai
menikah dengan si dia. Sementara dia sendiri sadar
tidak mungkin memilikinya.
Banyak remaja yang mengaku-ngaku di
hadapan teman-temannya bahwa dia adalah
pacarnya, lantas menceritakan romantisme tertentu
saat bersamanya. Padahal semuanya bohong atau
sekedar hayalan belaka.
68
69
BAGIAN KEDUA
Tentang Jodoh
1. Kesalahan Memahami Takdir Jodoh
Jodoh sebagai sebuah taqdir, berarti manusia
tinggal menunggu jodoh itu. Lantas apa gunanya
usaha mencari jodoh, tokh jodoh sendiri telah
ditakdirkan/ditentukan Allah SWT? Mohon
penjelasan!
Banyak orang yang keliru memahami takdir
terutama yang hubungannya dengan jodoh.
Pemahaman selama ini bahwa jodoh sepenuhnya
urusan Allah SWT dengan menyediakan pasangan
sedetail mungkin termasuk nama dan alamatnya. Tak
heran jika banyak yang menyalahkan takdir sebagai
penyebab lamanya ia sendiri. Tak jarang pula yang
tak ambil pusing dengan urusan jodoh karena itu
70
urusan Allah SWT sehingga ia tidak berusaha hingga
lanjut usia.
Anggapan itu jelas keliru, Allah SWT memang
telah mentakdirkan manusia untuk berpasangpasangan,
yaitu laki-laki berpasangan dengan wanita
dan sebaliknya. Tapi urusan siapa wanita itu,
namanya, anak siapa dan alamatnya di mana, itu
bergantung usaha masing-masing individu.
“Allah SWT tidak akan merubah nasib seseorang
sebelum ia merubahnya sendiri .” (QS. Ar-Ra’du: 11).
Seperti halnya Allah SWT telah menyediakan
kekayaan berlimpah-ruah di dunia ini semuanya
untuk manusia dan ini sebagai takdir Allah SWT
Namun kekayaan itu tidak akan pernah kita nikmati
manakala kita tidak pernah mengusahakannya dan
banyaknya harta yang dimiliki bergantung seberapa
besar usaha kita.
“Bukanlah orang yang terbaik di antara kalian
orang yang rajin beribadah mencari pahala akhirat
dengan meninggalkan aktivitas bekerja untuk
kepentingan kehidupan dunia. Dan bukan pula orang
yang terbaik di antara kalian orang yang rajin bekerja
dengan meninggalkan aktivitas beribadah. Orang
yang terbaik di antara kalian adalah yang
menjalankan keduanya: Rajin bekerja dan rajin pula
beribadah. Sebab kekayaan bisa menjadi sarana
kebahagiaan akhirat. Oleh karena itu janganlah kalian
menjadi manusia pemalas.” (HR. Ibnu Asakir dari Anas).
Jadi hubungannya dengan jodoh, manusia
diberi wewenang penuh untuk memilih pasangan
yang dikehendaki, mau tipe yang bagaimana atau dari
71
kalangan mana, sepenuhnya hak manusia, jika kita
mau berusaha keras kita akan mendapatkan yang
terbaik. Dengan demikian, takdir tidak
dikambinghitamkan untuk menutupi
ketidakmampuan kita untuk mendapatkan pasangan
hidup.
Rasulullah Saw. sendiri secara eksplisit dalam
hadits riwayat Muslim memberikan isyarat agar
memilih jodoh sesuai keinginan kita (yang dicintai).
Rasulullah menyatakan pilihlah yang bagus
agamanya agar kita lebih selamat. Dalam hadits lain
Rasulullah pun menganjurkan untuk memilih yang
masih perawan (gadis). Hal ini sebagai bukti bahwa
kita berhak dan harus berusaha memilih siapa saja
yang kita cintai. Artinya, diperlukan peran serta usaha
dari masing-masing individu untuk menentukan
pasangan hidupnya.
2. Bujang Lapuk
Saya punya problem dengan jodoh, orang bilang
saya bujang lapuk, hingga usia hampir kepala empat
belum juga mendapatkan jodoh. Bahkan kian hari
rasa percaya diri semakin terkikis. Bagaimana
membangkitkan kepercayaan diri sehingga saya tidak
minder terutama terkait dengan lawan jenis?
Saya ikut prihatin dengan kondisi Anda. Namun
saying, Anda tidak menceritakan latarbelakang Anda
seperti itu. Namun apapun alasannya, merasa sendiri
di tengah hiruk-pikuk kehidupan adalah tekanan
mental yang pada gilirannya akan melahirkan
berbagai penyakit kejiwaan. Penyakit ini lebih
72
disebabkan faktor lingkungan yang tidak bersahabat
dengan mereka yang dianggap terlambat menikah.
Bagi mereka yang memiliki kesibukan tersendiri
apalagi seorang yang dekat dengan nilai-nilai Islam,
kondisi ini dianggap cobaan hidup dan akan semakin
mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun bagi
mereka yang jauh dari nilai-nilai Islam akan sangat
berbahaya. Di antara bahaya itu adalah:
Tak jarang mereka yang masih sendiri sementara
usianya sudah lebih dari cukup untuk menikah,
memvonis dirinya sebagai sosok yang gagal. Ia
menganggap dirinya tidak menarik, terbukti tidak ada
orang yang mau menikah dengannya.
Penyakit minder ini hakekatnya lebih banyak
disebabkan faktor lingkungan yang menganggap
mereka yang terlambat mendapatkan jodoh itu
sebagai orang yang tidak laku. Padahal dalam Islam
tidak ada orang yang tidak laku, namun mungkin
takdirnya belum sampai ke sana atau usahanya belum
maksimal.
Seharusnya Anda semakin agresif dan aktif
berada di lingkungannya baik dalam kerangka
organisasi atau wadah lainnya yang mungkin dapat
menghantarkan Anda berinteraksi dengan lawan
jenis.
Dengan demikian, alangkah naifnya jika mereka
yang ingin segera mendapatkan jodoh, tapi
mengurung diri di rumah sambil menanti bintang
jatuh dari langit, jelas keliru.
3. Onani untuk Menghindari Zina
73
Usia saya sebenarnya masih tergolong muda,
ya di atas kepala tiga sedikit. Dorongan seks telah
saya rasakan sejak usia dua puluh tahun. Untuk
mengindari perbuatan nista (zina) sejak usia 28 tahun
saya telah terbiasa onani, apalagi setelah jodoh tak
kunjung datang. Apa yang saya lakukan merupakan
penyimpangan?
Anda jangan berpikir Anda masih muda. Anda
sudah cukup tua dan seharusnya sudah
melangsungkan pernikahan. Banyak cara untuk
mendapatkan jodoh apalagi Anda termasuk remaja
aktif. Onani sampai kapan pun tidak akan
menyelesaikan masalah bahkan akan memperbesar
masalah. Bahkan jika terus menerus dapat
menyebabkan gangguan jiwa.
Jangan bermain-main dengan seks,
sebagaimana sering saya kemukakan, seks ibarat air,
jika tidak disediakan saluran yang jelas, akan mengalir
ke mana saja yang dikehendaki. Juga jika dibendung
tanpa penyaluran, akan mengundang panyakit
karena air yang menggenang biasanya sumber
penyakit.
Sama halnya dengan seks, jika dibendung dalam
waktu yang lama, akan mengakibatkan tekanan
mental atau stres yang berkepanjangan. Jika tidak
disalurkan lewat saluran yang pasti (sah), ia mungkin
akan mengalir lewat celah-celah penyimpangan seks
berupa kegemaran pada hal-hal yang berbau
pornografi yang didapat lewat internet, video, tabloid,
majalah dan stensilan yang semuanya mengekspose
seksualitas. Bisa juga pada pelacuran, praktek “hidup
74
bersama” atau “kumpul kebo” atau lebih ringannya
lewat monoseks atau onani (masturbasi).
Bagi mereka yang tidak bermoral, jika desakandesakan
atau dorongan seks sudah sangat
memuncak, maka nafsu ini bisa dipuaskan dengan
membeli kesenangan seks di “warung-warung tresna”
atau “kedai-kedai cinta” tertentu. Orang demikian
adalah penganut pendirian: “Jika bisa membeli satu
kilogram daging, mengapa harus membeli lembu
seekor?”
Terlebih lagi di era modern ini ketika aurat
wanita begitu mudah dilihat di mana-mana; di
jalanan, hal ini sedikit-banyak akan membangkitkan
nafsu birahi. Bagi mereka yang telah menikah, akan
mudah menyalurkannya, namun bagi yang belum,
hanya akan memunculkan fantasi jorok atau
menimbulkan pemuasan seks di luar jalur nikah
(zina).
4. Orang Tua Egois
Kisah yang saya alami mengingatkan pada kisah
Siti Nurbaya, cinta terpenjara egoisme orang tua.
Akibatnya saya kurang bersemangat mencari cinta
lagi kecuali menunggu jodoh dari orang tua. Salahkah
sikap saya dan berdosakah orang tua saya yang telah
menghalangi saya menikah?
Kisah Siti Nurbaya akan terus dikenang sebagai
kisah yang dianggap mewakili mereka yang jodohnya
tidak kesampian (termasuk Anda) disebabkan sikap
otoriter keluarga, terutama ibu dan bapak terlalu
menonjol perannya dalam menentukan jodoh anak
75
dan tidak memberi kesempatan kepada anaknya
untuk menentukan pilihannya sendiri.
Benturan antara orang tua dengan anak dapat
disimpulkan dalam tiga bentuk, berkaca dari kasus
Anda dan kasus-kasus yang lainnya:
Pertama, orang tua selalu tidak setuju dengan
pasangan yang dibawa anaknya dan mereka sendiri
memberikan alternatif atau pilihan lain. Orang tua
seperti ini biasanya memiliki keinginan agar
anaknya menikah dengan wanita atau laki-laki
tertentu yang sesuai dengan keinginannya. Tetapi
keinginan itu tidak terbuka, jodoh seperti apa yang
diinginkan? Si Anak pun kebingungan. Umumnya,
para orang tua menginginkan anaknya berpasangan
dengan anak orang terpandang, orang kaya, yang
berpendidikan tinggi, atau yang derajat/status
sosialnya tinggi. Mereka menginginkan pernikahan
anaknya memberikan nilai bagi keluarganya.
Kedua, orang tua sengaja memaksakan
keinginannya dengan membawa pasangan yang
tidak disukai anaknya. Memang ada anak yang
menerima begitu saja karena takut atau menghargai
orang tua, namun banyak yang akhirnya
memberontak, “daripada nikah dengan si dia lebih
baik aku tidak nikah”.
Ketiga, orang tua mengharuskan anaknya
menikah dengan pasangan yang memiliki syaratsyarat
tertentu (seperti di atas) yang diungkapkan
secara terbuka, namun anaknya tidak mendapatkan
yang dikehendaki karena keterbatasan
pergaulannya. Ia pun pasrah dan orang tua sendiri
76
tidak ambil pusing dengan masalah yang dihadapi
anaknya karena kesibukan karier umpamanya atau
hal lainnya.
Doktrin keluarga yang menghalangi jodoh anak
jelas suatu kesalahan besar, hal ini sama saja dengan
membiarkan anak terjerumus dalam masalah besar.
Sekalipun mungkin niatnya baik, tapi jika idealisme
itu tidak dibarengi dengan sikap toleransi terhadap
hak kebebasan anak, akan menyebabkan dilema bagi
anak yang pada gilirannya dilema bagi orang tua
sendiri.
Apalagi jika nyata-nyata pasangannya yang
dibawa anaknya dari segi agama memenuhi syarat,
namun lantas ditolaknya hanya karena miskin atau
alasan lainnya yang cenderung ke arah materi, jelas
suatu dosa.
Kasus ini yang paling sering dan umum dialami
masyarakat Indonesia. Mereka yang terlambat atau
belum mendapatkan jodoh hingga usia kepala tiga
yang terkait dengan doktrin keluarga sangatlah
banyak. Antrian panjang ini akan segera surut jika
orang tua memahami pentingnya mendahulukan
tuntunan syar’i untuk segera menikahkan anaknya
daripada berkutat dalam urusan materi. Bukankah
materi itu kadang muncul setelah menikah dan Allah
Maha Pemberi rizki?
Firman Allah SWT:
“Dan (segeralah) menikah orang-orang yang
masih sendirian di antara kamu, dan orang-orang
yang pantas menikah di antara hamba-hamba
sahayamu yang shaleh baik laki-laki maupun wanita.
77
Jika mereka itu golongan miskin, Allah akan
memberikan kemampuan kepada mereka atas
karunianya. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”
(QS. An-Nuur: 32).
5. Dilarang Mendahului Kakak
Saya dan kakak saya terpaut usia tidak terlalu
jauh, hanya beda dua tahun. Kami berbarengan
mendapatkan pasangan. Awal masalah, pihak
keluarga calon pasangan kakak saya menginginkan
segera melangsungkan pernikahan setelah seminggu
khitbah. Kaluarga kami tidak setuju, menginginkan
pernikahan dilakukan empat bulan kemudian,
maklum kami keluarga pas-pasan sementara menikah
perlu biaya besar. Tak diduga keluarga laki-laki itu
memutuskan cinta sepihak dan menikahkan anak
laki-lakinya dengan wanita lain. Yang menjadi korban
adalah saya, setiap kali pacar saya ingin mengkhitbah
saya, orang tua menolaknya dengan alasan kakak
saya belum dapat pasangan. Mereka bilang pamali
(tidak baik). Saya takut cinta saya tak kesampaian
gara-gara masalah ini. Beri saya saran!
Saya ikut prihatin. Saya sarankan untuk
memberi pengertian kepada orang tua akan bahaya
cinta Anda. Janganlah dua-duanya jadi korban. Jika
Anda tidak sanggup delegasikan kepada orang yang
disegani orang tua Anda, uwak Anda misalnya atau
ustadz yang ada di lingkungan Anda.
Ketaatan pada adat istiadat leluhur di kalangan
umat Islam Indonesia memang masih sangat kuat.
Menikahkan anak sementara kakaknya belum
78
menikah adalah hal yang tabu. Selama ini mereka
percaya bahwa jika adik menikah mendahului
kakaknya, maka si kakak akan sulit mendapatkan
jodoh.
Tidak boleh mendahului dalam hal ini adalah
adik laki-laki atau adik perempuan tidak boleh
mendahului kakaknya yang perempuan, atau adik
laki-laki tidak boleh mendahului kakak laki-laki.
Sementara itu adik perempuan boleh mendahului
kakak laki-laki.
Parahnya, kepercayaan ini mempengaruhi
mental remaja muslim untuk tidak menerima
didahului adiknya dan adiknya sendiri merasa segan
untuk mendahului kakaknya sekalipun calonnya
sudah menunggu. Dalam kasus tertentu akhirnya
adiknya tidak jadi menikah dan kakaknya pun tak
kunjung mendapatkan jodoh, maka hancurlah
(jomblolah) kedua-duanya.
Dalam kasus tertentu adiknya yang tidak
menerima ketentuan ini memilih kawin sirri atau
kawin lari. Sebagian lagi ada yang memilih “kumpul
kebo” dengan pasangannya atau pacaran
berkepanjangan dengan cumbu rayu yang
menjijikkan.
Adat istiadat ini jelas bertentangan dengan
Islam. Tidak ada satu hadits pun yang memandang
dosa jika adik mendahului kakaknya. Bahkan justru
menghalangi anak untuk menunaikan sunnah
Rasulullah Saw., ini suatu dosa. Untuk itu, saatnya
umat Islam menyadari bahaya mengikuti adat istiadat
ini.
Memang dalam kasus tertentu, ternyata benar
79
kakak yang didahului adiknya sulit mendapatkan
jodoh bahkan ada yang hingga usia lanjut. Hal ini
bukanlah faktor kebenaran adat-istiadat ini,
melainkan faktor tekanan mental yang dialaminya
karena masyarakat sudah kadong memandang
bahwa yang didahului akan sulit dapat jodoh
sehingga yang bersangkutan terus-menerus berpikir
hal ini akhirnya hilanglah kepercayaan dirinya untuk
mendekati lawan jenis.
Beberapa kasus menunjukkan, kakak yang
didahului adiknya, justru lebih cepat mendapatkan
jodoh karena terdorong oleh semangat untuk segera
menikah seperti yang telah dijalani adiknya.
6. Terlalu Banyak Kriteria
Saya pernah menginginkan gadis yang masih
satu RW saat mengadakan pendekatan, tak diduga
dia mangajukan seabrek syarat untuk menjadi
pacarnya. Karena syarat-syarat itu tak mungkin
terpenuhi akhirnya Aku mundur. Kini setelah saya
punya dua anak, dia belum juga menikah. Dalam
pandangan Islam, bolehkan seseorang bersikap seperti
gadis itu?
Yang terbaik adalah kembali pada norma Islam
yang lebih mudah memberikan syarat bagi calon
pasangan. Islam misalnya lebih menekankan sisi
keagamaan yang kuat. Jika sisi agama ini telah ada,
maka menurut Islam calon itu telah memenuhi syarat.
Apa yang disyaratkan oleh gadis itu telah mempersulit
dirinya, akibatnya dia terpenjara oleh syaratnya
sendiri, sementara usia semakin tua, jadilah dia
80
jomblo.
Diakui, di kalangan wanita yang lahir dari
keluarga terpandang, cenderung terbawa gengsi
keluarganya, ia pilih-pilih dalam bergaul termasuk
tidak sembarangan laki-laki yang boleh bergaul
dengannya. Demikian pula dalam hal jodoh, mereka
memasang syarat-syarat tertentu yang sok ideal dan
cenderung mengesampingkan nilai-nilai Islam.
Untuk penampilan fisik umpamanya dilihat;
kondisi tubuh, tinggi badan, warna kulit, warna
rambut, bentuk wajah dan seterusnya. Juga bersifat
psikis; umpama saja mempertimbangkan faktor:
kelincahan, inteligensi, karakter dan disposisi psikis
lainnya.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa kaum
wanita jauh lebih banyak dan lebih sering daripada
kaum pria memilih calon suaminya berdasarkan
pertimbangan faktor inteligensi; yaitu memilih pria
yang cukup inteligen atau lebih inteligen daripada diri
sendiri. Hal ini disebabkan karena pada masa
sekarang faktor inteligensi menjadi sarana utama
untuk memperoleh sukses dalam masyarakat
modern.
Pilihan lainnya berdasarkan pada faktor-faktor
sosial, misalnya: latar belakang keluarga (pribumi, asli,
hybride/campuran, rural atau urban), dan status
ekonomi orang tua. Pada zaman modern sekarang di
mana orang cenderung pada pengejaran kemewahan
materil, maka status sosial dan kedudukan ekonomi
memegang peranan sangat penting dalam proses
seleksi calon kawan hidup. Khususnya hal ini
81
dilakukan untuk menjaga gengsi dan martabat kelas
sosial dan tradisi-tradisi keluarga.
Namun demikian, banyaknya syarat dari calon
pasangan yang dicita-citakan berakibat lambatnya
mereka menuju jenjang pernikahan (jomblo). Hal ini
menjadi trend di masyarakat modern, mereka terlalu
selektif memilih calon pasangan. Tak heran jika saking
sulitnya mencari pasangan dengan syarat yang
diharapkan, mereka pun mencoba “mengiklankan”
dirinya di biro jodoh yang juga marak saat ini.
7. Carilah Rizki dalam Pernikahan
Saya mantap ingin segera menikah, walaupun
belum memiliki bekal memadai, setidaknya saya
sudah bekerja. Apakah keinginan saya dapat
dibenarkan atau terkesan nekad? Mohon saran!
Saya salut atas sikap Anda, usia 25 tahun sudah
cukup nikah. Jangan khawatir dengan rizki, Allah
akan memerikannya pada rumah tangga Anda.
Rasulullah Saw. bersabda:
“Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah Saw. bersabda:
Carilah kekayaan dan rizki melalui pernikahan.
Kemudian beliau membacakan (QS. An-Nur ayat 32)
‘Dan (segeralah) menikah orang-orang yang
masih sendirian di antara kamu, dan orang-orang
yang pantas menikah di antara hamba-hamba
sahayamu yang shaleh baik laki-laki maupun wanita.
Jika mereka itu golongan miskin, Allah akan
memberikan kemampuan kepada mereka atas
karunia-Nya. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”
(HR. Muslim).
82
Umar bin Khatab ra. berkata:
“Saya heran kepada orang-orang yang tidak
mau menikah karena (alasan) takut miskin dan tidak
mau mencari kekayaan melalui pernikahan, padahal
Allah Ta’ala telah menjamin mereka.” (Imam Qurtubi,
Al-Jam’ul Ahkamil Quran).
Kebutuhan materi dalam keluarga tidak bisa
dipungkiri. Tidak akan ada keluarga yang langgeng
tanpa materi. Hal inilah yang menjadi alasan bagi
sebagian laki-laki untuk tidak segera menikah. Belum
mendapat pekerjaan atau belum berpenghasilan tetap
menyebabkan ribuan laki-laki memilih melajang
sekalipun usia telah lewat kepala tiga. Pernikahan
menjadi suatu yang teramat mahal bahkan mungkin
telah menjadi ajang bisnis bagi aparat terkait.
Di kalangan orang tua pun umumnya
mensyaratkan berpenghasilan tetap bagi calon
menantunya. Bahkan jika mungkin menikahkan
putrinya kepada laki-laki yang telah mapan dari segi
ekonomi. Tak heran jika seleksi jodoh umumnya lebih
didominasi faktor ekonomi. Bahkan sebagian orang
tua sudah buta terhadap keberadaan akhlak calon
menantunya, yang penting kaya. Pandangan yang
jelas keliru.
8. Nikah Memang Perlu Modal
Faktor apakah yang menyebabkan banyak orang
tua yang mengutamakan syarat kekayaan bagi calon
menantunya?
Para orang tua mungkin khawatir anaknya tidak
dapat bahagia dalam rumah tangga akibat minimnya
83
harta. Sebagian lagi karena ingin status sosialnya
terangkat dengan menikahkan anaknya pada orang
kaya. Hal ini tidak salah, namun Persepsi ekonomi
sebagai syarat mutlak dalam menimba keluarga
adalah hal yang bertentangan dengan Islam.
Pernikahan dalam Islam sangat murah, bahkan
shahabat Nabi ada yang memberi mas kawin dengan
bacaan Surat Al-Fatihah dan ada juga dengan
mengajarkan baca tulis Al-Quran. Hal ini untuk
menunjukkan bahwa pernikahan adalah fitrah,
jangan dihalang-halangi dengan hal apapun, karena
akan sangat berbahaya bagi tatanan hidup umat
manusia.
Padahal di masyarakat Sunda pun kadang ada
istilah “tidak ada bujangan yang kaya”. Hal ini
menunjukkan sulit sekali mencari kamapanan dalam
masa lajang. Justru Rasulullah pernah bersabda:
“Carilah harta dalam rumah tanggamu”. Artinya
setelah berumah tangga Allah akan membuka lebarlebar
pintu rizki asal mau berusaha.
“Barangsiapa yang telah diberi rizki oleh Allah
dengan (menikahi) seorang wanita yang shalihah,
maka dia telah melaksanakan setengah agamanya,
maka bertakwalah kepada Allah dalam setengahnya
yang kedua.” (HR. Al-Hakim).
Tak sedikit orang yang pada masa lajang sangat
miskin, namun ketika menikah menjadi hidup
berkecukupan. Hal ini disebabkan pada masa lajang
banyak remaja yang justru bermalas-malasan, tapi
ketika berumah tangga semangat untuk berusaha
menjadi besar. Inilah kebenaran sabda Allah SWT
84
bahwa manusia diberi kecintaan pada wanita dan
harta. Karena terdesak tanggung jawab akhirnya ia
tidak merasa gengsi lagi untuk berusaha apa pun asal
halal.
9. Remaja Kuper
Dapatkah remaja yang kurang pergaulan atau
terbatas pergaulannya segera mendapatkan jodoh?
Bagiamana dengan mereka yang terpaksa membatasi
pergaulannya karena lingkungan yang tidak baik?
Keterbatasan pergaulan seseorang secara
otomatis akan membatasi pula interaksi dia dengan
sasamanya. Keterbatasan seseorang dalam pergaulan
disebabkan merasa tidak layak bergaul dengan
lingkungannya karena merasa lebih kaya,
berpendidikan, dll. Terlebih lagi di era sekarang ini
ketika banyak orang yang memilih tinggal di
perumahan, lokasi transmigrasi atau di perkotaan
yang kumuh, maka akan sangat kesulitan berinteraksi
dengan sesamanya. Hal ini langsung maupun tidak
langsung memiliki konsekuensi pada penentuan
jodoh.
Apalagi bagi mereka yang memang secara
psikologis kurang berminat bergaul dengan orang
banyak, perkembangan kepribadiannya lambat.
Orang yang membatasi diri seperti ini tentu akan
memiliki informasi terbatas pula tentang lawan jenis.
Berbagai kasus menunjukkan mereka yang kurang
bergaul akan sangat sulit mendapatkan jodoh
sehingga memerlukan peran aktif keluarganya.
Kurang pergaulan juga dipengaruhi oleh
85
rendahnya pendidikan. Mereka yang hanya
berpendidikan sekolah dasar atau lanjutan pertama
memiliki kawan terbatas. Berbeda dengan mereka
yang mampu melanjutkan hingga jenjang tertinggi,
tentu akan banyak pilihan. Faktor lainnya yang tak
kalah penting adalah pekerjaan, berbagai kasus
menunjukkan mereka yang berada di dunia kerja
lebih cepat menemukan jodohnya dibanding dengan
mereka yang hanya sekedar buruh tani atau pabrik.
10. Menepis Pengaruh Barat
Saat ini muncul anggapan, menikah muda
adalah aib. Menikah yang baik menurut mereka jika
sudah matang dan masing-masing pasangan sudah
cocok. Apakah anggapan mereka sesuai dengan
Islam? Karena kenyataannya justru banyak
penyimpangan seks.
Nikah muda itu aib adalah pengaruh budaya
luar. Islam beranggapan jika sudah siap mental dan
bekal memadai, walaupun di bawah 20 tahun sudah
cocok untuk menikah.
Budaya Barat yang masuk ke Timur
memberikan pengaruh pada perkembangan
kepribadian individu. Sebagian wanita modern
menganggap nikah muda adalah hal yang sangat
menyiksa. Umumnya mereka menginginkan nikah
di atas usia 25 tahun bagi wanita dan 30 tahun bagi
laki-laki.
Jelas ini pengaruh yang berbahaya, karena
bukan saja merusak tatanan budaya yang ada juga
berpengaruh pada pola pengamalan nilai-nilai Islam.
86
Sementara orang Barat, memiliki budaya
permisif, lembaga perkawinan hanya seremonial dan
kepuasan seks biasanya sudah mereka rasakan
sebelum menikah.
Jika pola ini diterapkan di sini, maka jika
desakan-desakan atau dorongan seks sudah sangat
memuncak, nafsu seks dipuaskan dengan membeli
kesenangan seks di “warung-warung tresna” atau
“kedai-kedai cinta” tertentu. Orang demikian
menganut pendirian: “Jika bisa membeli satu kilogram
daging, mengapa harus membeli lembu seekor?”. Pola
ini sekali lagi sangat berbahaya.
11. Orang Sukses Lambat Nikah?
Banyak dari kalangan artis dan pengusaha
muda yang menolak segera menikah dengan alasan
belum cukup matang. Pendapat ini bisa dibenarkan?
Pendapat mereka jelas salah. Banyak remaja
sukses yang tidak mau cepat menikah baik dari
kalangan eksekutif, pengusaha atau para artis hanya
kerena merasa belum siap, belum matang atau merasa
belum dewasa, padahal usia mereka sudah kepala
tiga. Ini jelas tidak sejalan dengan Islam. Sukses tidak
identik dengan keterlambatan menikah. Justru
banyak yang ingin cepat bekerja untuk segera
menikah.
Untuk mencapai jenjang pelaminan menurut mereka,
harus benar-benar matang. Kematangan itu tidak
hanya secara kronologis, fisis dan mental saja, akan
tetapi juga harus mencapai taraf kematangan secara
sosial. Keempat jenis kematangan ini, terutama
87
kematangan sosial, akan meningkatkan
seseorang dari masa kekanak-kanakan penuh
egosentrisme kepada akseptansi sepenuhnya dari
pertanggungan jawab sebagai manusia dewasa di
tengah masyarakat; jadi mampu melakukan adaptasi
sosial di tengah kelompok manusia, dan
mengintegrasikan diri di tengah masyarakat.
12. Remaja Tidak Romantis
Saya pernah berpacaran dengan seorang yang
lebih tua lima tahun, usianya belum begitu tua sekitar
26 tahun. Tapi aneh dia bersikap ‘kolot’ , tidak
romantis. Saat bertemu kebanyakan memberikan
nasihat layaknya orang tua. Saya jadi malu sendiri
karena serasa berpacaran dengan orang yang usianya
di atas empat puluh tahun? Normalkah dia atau saya
yang terlalu berharap lain?
Tipe laki-laki yang pernah Anda kenal itu adalah
tipe laki-laki yang berkepribadian terlalu dewasa
sehingga sulit menyesuaikan diri dengan teman atau
orang yang di bawahnya. Akibatnya dia tidak
romantis dan cenderung kaku.
Ada pribadi-pribadi tetentu memang yang
sangat egosentris dan egoistis, dengan rasa keakuan
(selfishness) dan cinta diri sendiri yang berlebihlebihan.
Cinta diri (narsisme) yang ugahari (sedang)
itu adalah normal, bahkan sangat perlu untuk
mempertahankan harga diri dan harkat pribadi. Akan
tetapi, jika narsisme dan egoisme ini sangat ekstrim,
maka sifat-sifat tersebut pasti akan mempersukar daya
penyesuaian diri seseorang terhadap orang lain.
88
Seseorang yang mau menang sendiri, dan selalu
menganggap diri sendiri paling benar, serta tidak
pernah mau mengakui kesala-hannya, orang
semacam ini paling disingkiri oleh khalayak ramai
sebagai partner bermain, sebagai calon suami ataupun
sebagai calon isteri. Seorang yang terlampau narsistis
itu terlalu diasyikkan oleh pengalaman dan
kesenangan sendiri. Karena itu jarang sekali ia bisa
menjalin relasi pribadi dengan orang lain. Kecuali
dengan orang yang bersedia secara mutlak
mengorbankan diri sendiri, dan rela dieksploitir
sepanjang hidupnya.
Orang-orang yang sangat egoistis dan narsistis
ini biasanya tidak “laku” kawin; atau dia sendiri lebih
menyukai pola hidup sorangan waé (menyendiri)
sepanjang hidupnya. Orang seperti ini misalnya
pemarah, sinis, dan selalu ingin menang sendiri dan
ia tidak mau merubah sikapnya ini demi lingkungan
atau persahabatan.
Orang-orang egoisme ekstrim yang “tidak
mengenal kompromi” ini mempersulit kesediaan
untuk melakukan perkawinan; karena masingmasing
individu (laki-laki atau wanita) mau
mempertahankan kebiasaan sendiri, serta
melanjutkan pola hidup lama masing-masing.
13. Remaja Tomboy Mencintai Santri
Seorang remaja tomboy (rambut panjang, pakai
anting, dan pakaian tidak enak dipandang) pernah
menaruh hati pada saya. Namun saya tidak tertarik,
selain penampilannya yang tidak layak juga
89
nampaknya dia terlalu pede. Keluarga saya yang
nyatri jelas tidak setuju. Namun karena nampak
serius, akhirnya saya memberikan syarat agar dia
merubah penampilan dan mengikuti norma keluarga
saya jika menginginkan saya. Tapi di luar dugaan
dia marah dan pergi tak kembali. Bagaimana pendapat
Bapak?
Saya dapat memahami sikap Anda. Calon suami
memang harus yang bertanggung jawab yaitu dapat
mengurus rumah tangganya. Bagaimana dia dapat
mengurus rumah tangga sementara mengurus
dirinya saja tidak bias?
Masyarakat Indonesia yang agamis, cenderung
memiliki kelembutan dan keso-panan yang tinggi.
Mereka labih menyukai penampilan fisik yang rapi
baik pakaian, potongan rambut, maupun cara bicara.
Terutama kalangan orang tua yang masih kuat
memegang adat ketimuran, maka penampilan adalah
kesan pertama yang dinilai untuk calon menantunya.
Karena itu, laki-laki yang berpenampilan kontras
atau bertentangan dengan keinginan, adat atau
kebiasaan lingkungannya seperti jeans bolong,
rambut panjang, tatto, dll., dalam banyak kasus sangat
sulit mendapatkan jodoh. Umumnya, masyarakat
Indonesia masih menilai negatif penampilan seperti
itu sekalipun kepribadian orang tersebut mungkin
tidak seperti penampilannya. Begitu juga wanita yang
cenderung berpakaian seronok (kerena korban mode)
atau gaya bicara yang cenderung maskulin akan
dijauhi kebanyakan masyarakat.
90
14. Trauma Masa Lalu
Saya wanita bodoh yang telah dibodohi laki-laki.
Katanya setia padahal hanya omong kosong.
Sedangkan aku telah menyerahkan semuanya sebagai
bukti cinta seperti yang dimintanya, termasuk
kegadisanku. Tapi apa mau dikata dia telah
meninggalkanku dan aku pun terlanjur menjadi
wanita kotor. Dalam usia yang cukup senja
mungkinkah laki-laki setia aku dapatkan?
Laki-laki setia akan menjaga Anda. Pacar Anda
bukan tipe laki-laki setia karena telah merusak Anda.
Sangat disayangkan kegadisan Anda elah diserahkan.
Jodoh senantiasa menanti Anda asal Anda
melepaskan trauma masa lalu. Biarlah yang lalu
berlalu. Tataplah masa depan dengan penuh harap.
Tidak jarang kita temukan kasus seorang lakilaki
akhirnya meninggalkan kekasihnya setelah
merenggut mahkotanya. Seorang wanita yang
mengalami hal ini akan mengalami guncangan bathin
yang teramat hebat. Semula ia menyangka dengan
menyerahkan keperawannya, kekasihnya makin
setia, tapi dalam banyak kasus ternyata hanya omong
kosong, ia ditinggalkan begitu saja.
Apalagi jika ternyata ia mengandung, maka
beban makin bertambah. Sebagian wanita ada yang
memilih menggugurkan kadungan dan ada juga yang
bersembunyi sambil membesarkan kandungannya.
Karena beban ini akhirnya banyak gadis yang frustasi
dan terjun ke dunia pelacuran.
Dalam wawancara sebuah media dengan para
91
pelacur mengenai alasan kenapa mereka terjun ke
dunia hitam, selain masalah ekonomi, juga karena
keterlanjuran. “Terlanjur basah, lebih baik mandi
sekalian”. Ia merasa sudah kotor, hingga seolah tidak
ada celah lagi untuk berbenah diri, ia malu kepada
keluarga dan lingkungannya. Para wanita ini
umumnya tidak menikah dan memilih jadi wanita
penghibur selamanya.
15. Wajahku “Seindah” Rembulan
Siapa yang tak mau wajah cantik? Tapi cantik
bagiku hanya sebuah angan-angan. Kenyataannya
kaum wanita yang tidak cantik. Wajahku “seindah”
rembulan penuh benjolan (jerawat), hitam lagi.
Adakah kesempatan bagiku untuk mendapatkan
jodoh?
Adalah realitas sekalipun kecantikan sangat
relatif, tapi toh orang kadang memiliki penilaian sama
tentang kecantikan. Bagaimana pun wajah adalah
yang pertama kali diperhatikan dari yang lainnya.
Realitas di masyarakat menunjukkan wanita cantik
akan jadi incaran pria. Sebaliknya wanita yang tidak
cantik cenderung kurang diperhatikan.
Dalam pandangan Islam tidak demikian. Islam
menganjurkan untuk mendahulukan agama.
Walaupun cantik fisik penting, namun cantik hatinya
lebih penting lagi. Jadi percantiklah hati Anda, jodoh
selalu menanti.
16. Pacarku Pergi Karena Aku Korban
Perkosaan
92
Aku tak menyangka ia pergi begitu saja. Aku
menceritakan perihal masa laluku yang pernah
diperkosa karena dinilai dia sudah siap menerimaku
apa adanya. Tapi aku sadar, lebih baik dia pergi
sekarang daripada pergi setelah menikah.
Mungkinkan aku dapat jodoh yang mau menerima
masa laluku?
Perkosaan memang biadab. Trauma yang
menimpa di masa lalu karena pernah diperkosa
seseorang akan menjadi masalah bagi kehidupannya
di masa mendatang. Ia ragu menghadapi lawan jenis
karena merasa tidak suci lagi, ia takut mengecewakan.
Tapi itu hanyalah perasaan saja. Yakinkan diri Anda
bahwa Anda diperkosa, bukan berzina. Anda hanya
kehilangan keperawanan, bukan kehilangan harga
diri. Karena itu tumbuhkah kepercayaan diri Anda.
Memang dalam kasus Anda ia tidak menerima
kenyataan Anda dan akhirnya pergi. Bagi masyarakat
sendiri akan berpikir dua kali untuk menikahkan
anaknya dengan wanita yang pernah diperkosa. Tapi
bagi masyarakat beradab, tentu tidak melulu
menengok ke belakang, tapi melihat kenyataan akhlak
pasangan anaknya.
Kasus ini di antara sekian kisah pilu kaum Hawa.
Mereka seolah harus menanggung resiko dari dosa
yang tidak pernah diperbuatnya. Karenanya,
perkosaan itu sangat biadab yang bukan hanya
merenggut kesucian, tapi juga menghancurkan masa
depan si gadis. Akhirnya banyak wanita yang memilih
sendiri daripada nantinya mengecewakan orang lain.
93
17. Cacat Tubuh Bukan Berarti Kiamat
Jodoh bagiku seperti halnya kiamat, sesuatu
yang hancur dan berakhir segalanya. Cacat tubuh
yang kuderita menyebabkan aku terpuruk dalam
kegelapan. Apakah yang cacat tubuh ditakdirkan
untuk menderita dan sulit mendapatkan jodoh?
Tidak ada orang yang bercita-cita untuk jadi
orang cacat, bahkan mimpi pun tidak. Namun jika
realitas ini memang harus dihadapi, maka tidak ada
jalan lain selain harus menerima apa adanya. Hanya
saja konsekuensinya dalam hal jodoh, umumnya lakilaki
antipati terhadap wanita cacat. Tapi tentu tidak
semuanya. Sebagian laki-laki yang lebih
mengedepankan akhlak pasangannya, tidak akan
mempedulikan kondisi fisik.
Cacat dalam hal ini bisa fisik atau psikis. Fisik di
antaranya perkembangan tubuhnya tidak normal
(kerdil) atau cacat sebagian tubuh karena kecelakaan
atau bawaan semenjak lahir, umpamanya patah kaki,
tangan, rusak wajah atau menjadi bungkuk, bisu, tuli,
juling, sumbing, penyakit menahun, dan menderita
kelumpuhan. Apapun jenis cacatnya, Allah SWT telah
menyediakan jodoh asal mau berusaha.
18. Antara Nikah dan Studi
Haruskah pendidikan memperkosa hak untuk
menikah? Banyak mahasiswa yang hanya karena
alasan studi sengaja menunda pernikahan, padahal
hubungan cinta mereka sangat membahayakan.
Di kalangan masyarakat modern unsur
94
pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Islam
pun sangat mendukung pentingnya pendidikan.
Namun jika pendidikan menjadi alasan untuk
menunda pernikahan, tidak sesuai dengan Islam,
apalagi ditinjau dari segi usia, telah cukup untuk
menikah. Namun realitas di masyarakat
menunjukkan karena alasan inilah banyak yang usia
kepala tiga belum juga menikah.
Tak heran jika di kalangan mahasiswa banyak
terjadi hubungan gelap dan ada juga yang melakukan
nikah sirri. Hal ini mereka lakukan karena jika
menikah dengan resmi (tercatat) tidak mungkin
mendapat restu orang tua. Jadi faktor orang tua juga
mempengaruhi pemahaman kaum terpelajar untuk
menyelesaikan dulu studi sebelum menikah. Seolah
keluarga menutup mata gejolak birahi yang terjadi
pada remaja dewasa, mereka membuka peluang
selebar-lebarnya pada anaknya untuk terjerumus
pada praktek hidup bersama atau pelanggaran birahi
lainnya. Untuk itu idealnya adalah menikah sambil
studi daripada zina sambil studi.
19. Alasan Karier Menolak Menikah
Dulu
Hubunganku sudah terjalin sejak semester
empat, kini dia sudah bekerja dan tergolong mapan.
Sudah berkali-kali aku mengusulkan untuk menikah,
namun dia merasa masih banyak urusan dengan
bisnisnya. Aku resah karena tidak ada kepastian
sementara usia terus bertambah. Apa saran Bapak?
Sebaiknya Anda bicarakan dengan orang tua
95
kedua belah pihak. Mungkin saja dia menolak
menikah karena belum ada dorongan dari orang
tuanya.
Di lembaga tertentu atau di sebagian
perusahaan swasta ada yang mensyaratkan tidak
dulu menikah bagi karyawannya untuk beberapa
tahun tertentu. Ada juga yang karena karir di luar
negeri hingga pernikahan tertunda. Sebagian lagi
tidak dulu menikah sebelum sukses berwirausaha.
Ada juga yang karena juara kontes tertentu, maka
pemenangnya tidak boleh menikah dulu dalam
jangka waktu tertentu. Pernikahan di sebagian dunia
kerja menjadi penghalang.
Hal ini bertentangan dengan Islam jika ternyata
hal ini menimbulkan pelanggaran birahi atau anak
memilih hidup bersama tanpa ikatan pernikahan,
hingga anak lebih takut pada atasan daripada kepada
Allah SWT Dalam Islam tidak pernah ada aturan yang
mengikat antara pernikahan dengan dunia kerja.
Menikah dan karier adalah dua dunia yang berbeda.
20. Yang Shalih untuk yang Shalihah
Saya bercita-cita membina rumah tangga
dengan istri shalihah. Wanita yang telah memenuhi
kriteria yang saya inginkan telah ada, dia nampaknya
fanatik dengan Islam. Menurut teman-teman, dia
suka memuji kreativitas saya. Tapi saya belum berani
mendekati (menyatakan cinta), selain saya dan dia
masih muda juga saya masih belum memadai untuk
dikatakan laki-laki shaleh. Apa saran Bapak?
Saya salut dengan tekad Anda untuk menjadi
96
laki-laki shalih. Memang betul, untuk mendapatkan
sosok wanita shelihah, harus dimulai dengan
keshalihan Anda sendiri. Karena suami istri yang salih
dan shalihah adalah pondasi keluarga sakinah. Saya
sarankan selesaikan studi Anda, pikirkan pelajaran
dan tetap jalin silaturahmi dengan dia dan
keluarganya.
Pada dasarnya manusia memiliki
kecenderungan besar untuk tetap berada dalam
kebaikan. Bahkan sejahat apa pun orang tua, tetap
mengharapkan anaknya berada dalam kebaikan dan
tidak berharap mengikuti jejaknya. Berangkat dari
realitas ini, maka siapa pun orangnya pasti akan
sangat menyukai orang shaleh, yaitu seseorang yang
teguh memegang prinsip Islam. Orang tua akan
sangat senang memiliki menantu yang taat beribadah.
Terlebih lagi jika keimanan yang kuat itu juga
dibarengi dengan ilmunya yang luas yang mungkin
didapat lewat bangku kuliah atau lewat jalan privat
atau pendidikan non formal. Ia memperkaya dirinya
dengan berbagai keterampilan yang mumpuni.
Wanita mana yang tidak tertarik dengan laki-laki
seperti itu? Atau laki-laki mana yang tidak tertarik oleh
wanita seperti itu? Insya Allah jodoh yang baik itu
dengan yang baik pula.
“Wanita-wanita yang keji diperuntukkan bagi
laki-laki yang keji. (Sebaliknya) laki-laki yang keji
diperuntukkan bagi wanita yang keji. Dan wanita
yang baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik.
(Sebaliknya) laki-laki yang baik diperuntukkan bagi
wanita yang baik.” (QS. An-Nur: 26).
97
Hal ini sebagai bukti janji Allah SWT yang akan
meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu
di antara manusia. Terbukti, dalam pandangan
masyarakat mereka yang taat beribadah dan ilmunya
tinggi akan sangat dihormati dan ditempatkan dalam
derajat sosial yang tinggi.
21. Penampilan Fisik Juga Penting
Wanita yang cantik, langsing, putih, dan
anggun adalah dambaan laki-laki. Demikian juga
laki-laki yang ganteng dan macho adalah dambaan
wanita. Bolehkan kita merawat wajah dan badan
sebaik-baiknya untuk menarik simpati lawan jenis,
tapi tidak bermaksud ria?
Memelihara kesehatan dan kebersihan fisik
bukan saja boleh tapi juga wajib. Allah itu Mahaindah
dan suka pada keindahan. Karena tidak dapat
dipungkiri bahwa manusia memiliki kecenderungan
pada hal-hal yang indah. Keindahan itu dapat
terpancar dari kerapian dan kebersihan seseorang.
Sekalipun tidak begitu cantik, namun seorang wanita
yang berpakaian rapi, bersih dan sopan, akan terlihat
indah dan sangat berwibawa. Begitu juga laki-laki
yang tidak begitu ganteng, namun dengan pakaian
rapi, bersih dan sopan, akan tampak menarik dan
berwibawa.
Selain unsur pakaian, juga perhatikan
kebersihan badan terutama wajah. Rawatlah yang
satu ini sebagai anugerah yang tak ternilai. Jaga
kebersihan badan tidak bau atau terkesan kumuh.
Bagi laki-laki tidak ada salahnya memakai parfum
98
yang lembut (tidak menyengat). Bagi wanita karena
terlarang memakai parfum selain ke masjid, tapi tidak
ada salahnya memakai bahan kecantikan tertentu
yang wanginya netral untuk menjaga agar tidak bau
keringat atau bau “dapur”. Dianjurkan memakai
bahan kecantikan tradisional untuk menghindari efek
samping dari bahan kecantikan modern. Jika terpaksa
harus menggunakan yang modern, pakailah yang
murah tapi cocok daripada yang mahal namun
merusak.
Yang tak kalah pentingnya, tampakkan wajah
berseri dan penuh persahabatan. Wajah berseri seolah
menunjukkan pada dunia kesan damai, aman dan
tentram. Sebaliknya wajah masam dan merenggut
(seolah sarat beban) akan menimbulkan kesan kumuh
dan tidak bersahabat.
22. Memperhatikan Pergaulan Calon
Apakah mesti memperhatikan lingkungan
tempat tinggal atau pergaulan calon pasangan kita?
Pasalnya saya mendapati calon pasangan saya dari
daerah yang kurang dekat keagamaannya.
Lingkungan pergaulan pengaruhnya sangat
besar pada pembentukan mental seseorang. Bahkan
memberikan pengaruh pada penilaian masyarakat,
artinya sekalipun kita baik, namun jika bergerombol
dengan ahli judi dan mabuk-mabukan, maka tetap
saja dianggap sama dengan mereka dan tidak
mustahil lambat-laun akan terpengaruh juga. Terbukti
banyak anak yang di keluarganya baik, namun setelah
terjun di lingkungan pergaulan, mereka jadi beringas
99
dan garang. Karena itu, hendaklah senantiasa berada
dalam lingkungan pergaulan yang islami.
Bahkan Rasulullah Saw. pernah mengingatkan
agar tidak mengawini wanita yang berada di
lingkungan jelek sekalipun wanita itu baik. Hal ini
sebagai isyarat bahwa sebaik apa pun seseorang jika
terus-menerus berada di lingkungan yang tidak baik,
akan terbawa jelek juga.
23. Peran Mak Comblang dalam Cinta
Mak comblang atau penghubung kadang
mendapat reputasi buruk. Tak jarang mak comblang
merebut kekasih seperti dalam lagu Potret. Kapan
mak comblang itu diperlukan dan apa syarat-syarat
mak comblang yang baik dan dibenarkan syar’i?
Mak comblang atau penghubung memang ada
yang tidak baik, yaitu merebut kekasih. Namun hal
itu terjadi karena salah memilih mak comblang.
Seorang penghubung cinta atau lebih dikenal
dengan mak comblang sangat penting dalam proses
menyatukan antarlawan jenis. Langkah ini diambil
untuk menghindari khalwat (menyepi berdua)
antarlawan jenis. Menggunakan pihak ketiga sebagai
penghubung lebih selamat.
Penghubung berfungsi sebagai juru bicara
terhadap pihak yang menjadi perhatian. Seorang
penghubung bisa keluarga atau teman terdekat yang
memiliki sifat amanah (dapat dipercaya).
Penghubung tidak boleh berlainan jenis, artinya bagi
seorang laki-laki, maka harus mengutus mak
comblang itu seorang wanita dari keluarganya atau
100
rekannya yang dapat dipercaya. Hal itu untuk
menghindari khalwat. Sekalipun yang diutus
bersamaan jenis, namun tidak boleh berbicara berdua,
tapi harus dibarengi muhrimnya.
Pihak ketiga atau penghubung yang paling
selamat adalah ustadz atau seseorang yang dihormati
terutama oleh keluarga si gadis.
24. Malu Ketamu Ortunya
Saya tidak mau pacaran dan ingin langsung mengenal
dia lewat orang tuanya, namun saya malu, bagaimana
solusinya?
Jika sudah mengenal keluarganya, maka
sebaiknya menghubungi mereka langsung untuk
klarifikasi apakah si dia sudah ada yang meminang
atau belum. Jika belum, langkah berikutnya adalah
mengutarakan maksud hati untuk mencintainya dan
meminangnya suatu waktu (jika si gadis setuju). Jika
malu berhadapan dengan orang tuanya untuk
mengutarakan hal ini, dapat dilakukan pada anggota
keluarganya yang lain baik adik atau kakaknya yang
lebih dekat dengan Anda.
25. Surat Cinta Berisi Rayuan
Tak semua dapat diungkapkan saat ketamu,
solusinya dengan mengirim surat. Bolehkah isi surat
berisi rayuan atau sesuatu yang sifatnya tabu, bicara
seks misalnya?
Mengririm surat untuk sekedar menarik
perhatian dan isinya lebih banyak ajakan untuk amar
ma’ruf nahi munkar yang di antaranya ajakan untuk
101
saling mencintai demi rumah tangga yang islami,
tidaklah terlarang. Yang terlarang adalah isi surat itu
ajakan untuk melakukan pembicaraan berdua yang
mengarah ke khalwat atau ikhtilatdan rayuan gombal.
Isi surat ditulis dengan penuh kesopanan dan tidak
mengandung rayuan gombal (kebohongan).
26. Cinta Lewat Telefon
Mengutarakan cinta lewat telefon termasuk
khalwat? Soalnya kami hanya berdua.
Jika ingin maksud cinta itu segera sampai, maka
dapat menggunakan telefon. Berbicara via teleon
tidak termasuk khalwat, asal tidak menjurus ke
rayuan gombal atau menghindari kata-kata yang
mengandung birahi. Pembicaraannya juga lebih
singkat yaitu dengan prolog yang padat dan berisi
kemudian utarakan maksud sesungguhnya dengan
berbagai alasan kenapa Anda memilihnya untuk
dijadikan pendamping hidup.
27. Dipilihkan Orang Tua
Karena orang tua terus tidak setuju dengan
gadis yang saya bawa akhirnya saya mempersilakan
orang tua memilihkan gadis yang cocok untuk saya.
Apakah tindakan ini sebuah pengkhianatan cinta dan
bagaimana jika saya tidak mencintainya?
Kasus ini cukup banyak. Tindakan Anda bukan
sebuah pengkhianatan cinta, tapi penyelamatan
terhadap masa depan rumah tangga Anda. Namun
problemnya jika Anda tidak mencintainya. Jika terjadi
102
demikian, yakinilah bahwa nikah adalah ibadah,
apapun resikonya Anda hadapi sebagai sebuah
cobaan hidup
Namun jika usia telah cukup sementara jodoh
belum juga datang dan Anda sendiri sibuk, maka
langkah terbaik adalah meminta orang tua
mencarikan jodoh. Orang tua biasanya lebih luas
pergaulannya dan memiliki banyak relasi. Tentu saja
orang tua akan mencari yang terbaik, karena semua
orang tua ingin melihat anaknya bahagia. Tapi ini juga
dengan catatan orang tua Anda sama shalehnya
seperti Anda, karena banyak juga orang tua yang tidak
sepaham dengan anaknya dalam hal agama. Selain
kepada orang tua, dapat juga melalui keluarga lainnya
jika orang tua sudah tidak ada. Dapat meminta pada
kakak, paman, atau keluarga dekat lainnya.
28. Teman Mencarikan Jodoh
Daripada kepada orang tua, saya lebih dekat
dengan taman-teman, termasuk curhat dalam hal
jodoh. Bolehkah saya meminta tolong dicarikan jodoh
oleh teman-teman yang saya percayai?
Tidak masalah jika teman Anda sudah Anda
percayai. Memiliki banyak teman kepercayaan dan
semuanya telah menikah, maka teman-teman itu bisa
diminta untuk mencarikan jodoh. Dalam beberapa
kasus, hal ini ternyata banyak membantu mereka
yang terlambat mendapatkan jodoh karena sebab
tertentu. Bagi teman yang baik dan sehati, maka
kesulitan temannya adalah kesulitannya juga, maka
masalah permintaan ini akan diperhatikan juga dan
103
dicarikan jodoh yang terbaik. Walaupun demikian,
Anda sebaiknya konsultasikan dengan orang tua
perihal jodoh Anda.
Tapi syarat utama adalah Anda sendiri layak
“jual”. Artinya dari segi penampilan dan akhlak tidak
mengecewakan. Mengapa demikian? Karena
nantinya teman-teman Anda akan
“mempromosikan” Anda dan dia juga ikut
bertanggung jawab.
29. Biro Jodoh, Antara Ya dan Tidak
Meminta dicarikan pasangan lewat biro jodoh
dibenarkan dalam Islam?
Biro jodoh adalah lembaga yang secara khusus
membantu kesulitan seseorang dalam menemukan
pasangan hidup. Sebagian lembaga ini ada juga yang
ikut memecahkan masalah pribadi seseorang yang
terkait dengan psikologi dan keagamaan selain
pencarian jodoh itu sendiri.
Lembaga ini biasanya diminati oleh mereka
yang secara mental telah siap menuju jenjang
pernikahan dan ditinjau dari usia tergolong
kadaluarsa. Atau karena satu dan lain alasan mereka
sulit berinteraksi dengan lawan jenis sehingga
memerlukan lembaga ini. Namun yang paling pokok
adalah lembaga ini diharapkan dapat
mempertemukan jodoh.
Biro-biro jodoh kini menjamur di berbagai
media, baik cetak maupun elektronik atau secara
tersendiri dalam bentuk yayasan. Di media cetak
umumnya di surat kabar, tabloid dan majalah. Di
104
media elektronik seperti televisi, radio, internet dan
telefon (premium call). Sementara itu yang berbentuk
yayasan tersebar di kota-kota besar dan mereka
mempromosikan yayasannya via media cetak, media
elektronik atau melalui brosur yang disebar.
Yang disayangkan, kebanyakan biro jodoh itu
tidak mengindahkan nilai-nilai Islam. Umumnya
hanya sebagai media bagi seseorang yang ingin segera
mendapat pacar bukannya agar segera menikah.
Sehingga manakala mendapatkan pasangan melalui
biro tersebut, mereka lantas berpacaran yang sudah
jelas-jelas dilarang dalam Islam. Selain itu biro-biro
jodoh itu banyak yang cenderung menghinakan
wanita sebagai barang dagangan sehingga posisi
wanita sangat lemah. Biro jodoh semacam itu jelas
terlarang.
Biro jodoh yang islami atau yang dibenarkan
Islam adalah biro jodoh yang nengindahkan nilai-niai
Islam yaitu yang tidak mendorong orang untuk
berpacaran dan menghinakan wanita. Biro jodoh
yang islami hanya sekedar media untuk
mempermudah seseorang mendapatkan jodohnya
dan mendorongnya agar segera khitbah dan
menikah. Sebagai bentuk tanggung jawab, biro ini
juga harus mengawasi mereka agar tidak keluar dari
jalur Islam dan pengawasan ini selesai manakala
mereka benar-benar sudah menikah.
Selain itu, biro jodoh islami harus memberikan
pemahaman tentang rumah tangga yang islami
termasuk di dalamnya tugas dan kewajiban masingmasing
sebagai suami dan istri. Juga memberikan
105
pemahaman tentang tujuan pernikahan itu sendiri.
Dalam hal teknis mempertemukan pasangan,
biro jodoh yang Islami tidak diperkenankan
membiarkan dua pasangan itu bertemu berdua
(khawat), melainkan harus ditemani oleh intsruktur
atau muhrimnya.
Jika secara islami ini dipraktekkan, maka tidak
dapat dipungkiri cara ini dapat mempercepat
seseorang mendapatkan jodohnya.
30. Menerima tawaran Jodoh
Saya hidup di lingkungan yang sangat ketat
(militan) terhadap hukum-hukum Islam, nyaris tidak
ada waktu bicara cinta. Lantas ada orang tua yang
menawarkan anak gadisnya, kebetulan saya merasa
cocok atas dasar ibadah. Tindakan saya dapat
dibenarkan?
Bagi laki-laki shaleh atau wanita shalehah
biasanya tidak akan sulit mendapatkan jodoh, tidak
dicari pun akan banyak yang berdatangan
menawarkan diri apakah itu keluarganya atau
langsung orang bersangkutan. Apalagi jika
keshalehan itu dilengkapi yang lainnya seperti
berparas bagus (cantik/ganteng), keturunan
terhormat dan materi berkecukupan, maka tingkat
sosialnya akan lebih tinggi dan peminatnya pun akan
lebih banyak.
Menerima tawaran adalah jalur paling cepat jika
memang setelah dinilai yang menawarkannya itu
cocok atau layak terutama ditinjau dari sudut agama.
Menerima tawaran umumnya terjadi pada wanita.
106
Namun jika ada wanita yang menawarkan
demikian kepada laki-laki tidak ada salahnya dan jika
si laki-laki itu merasa cocok, maka tidak ada salahnya
untuk menerima wanita itu.
107
BAGIAN KEEMPAT
Tentang Seks
1. Makna Pornografi
Pornografi akhir-akhir ini ramai dibicarakan.
Sebelumnya saya sering mendengar kata pornografi,
sebenarnya apa makna pornografi itu?
Pornografi berasal dari kata porne dan graphien,
bahasa Yunani. Porne berarti perempuan jalang,
graphien berarti tulisan. Dalam pengertian lebih luas
pornografi berarti tulisan, gambar, lukisan, tayangan
audio-visual, pembicaraan, dan gerakan-gerakan
tubuh yang membuka anggota tubuh tertentu secara
vulgar yang semata-mata untuk menarik perhatian
lawan jenis.
Seiring dengan perkembangan teknologi dalam
segala bidang dan masuknya budaya global dari dan
108
ke tiap-tiap negara, menyebabkan adanya asimilasi
budaya dan gaya hidup global. Hal ini bisa kita lihat
bagaimana gencarnya arus pornografi dalam
tayangan televisi, video kaset, laser disk (LD), video
compac disk (VCD), internet, dan berbagai gambar
dalam majalah dan surat kabar bahkan dalam buku.
Akibatnya, budaya rok mini, pakaian “you can see”,
jeans ketat, kaos ketat dan menggantung
(menampakkan pusarnya) hingga gerakan tubuh
erotis semakin sulit dibendung dan menjadi
pemandangan keseharian. Tak heran jika kasus-kasus
pelecehan seksual pun semakin menggejala dan
menjadi menu berita yang kita santap tiap hari.
2. Usia Pubertas
Anak-anak nakal sering diidentikkan dengan
masa puber. Usia berapakah sebenarnya masa puber
itu?
Pubertas adalah masa yang khusus di mana
seorang anak merasakan adanya kebutuhan yang
sangat kuat pada lawan jenis atau keinginan bercinta
begitu mendalam. Pada masa ini seorang anak
cenderung emosional. Para psikolog mengkhususkan
masa ini sebagai masa perkembangan seksualitas
anak. Anak yang berada pada masa ini akan
mengalami perubahan, baik fisik maupun psikis
dengan cepat.
Keinginan seks yang tinggi pada masa ini
mengingat produksi hormon seks mulai berjalan
akibatnya alat kelamin mulai dapat difungsikan.
Hormon yang berperan penting dalam fungsi seks
109
adalah hormon testosteron. Hormon ini dikenal
dengan hormon pria meskipun pada wanita hormon
ini diketemukan.
Hormon ini diproduksi 6-8 mg perhari. 95%
sumber hormon ini adalah testis (biji kemaluan) dan
selebihnya diproduksi oleh kelenjar andrenal (kelenjar
anak ginjal). Pada wanita hanya 0,5 mg perhari yang
dikeluarkan oleh indung telur dan kelenjar andrenal.
Secara biologis hormon ini berperan dalam keinginan
seks pria dan wanita. (dr. Boyke Dian Nugraha,
DSOG, 1995).
Menurut Drs. Soesilowindradini, MA. (1994),
pubertas timbul pada usia berbeda-beda. Masa ini
adalah masa yang pendek sekitar 4 tahun. Munculnya
masa ini disebabkan mulai bekerjanya kelenjar seks
untuk menghasilkan hormon sehingga muncul
perubahan fisik dan psikis yang khas. Sekitar 5 tahun
sebelum anak masuk usia pubertas telah ada hormon
seks itu di tubuhnya. Hormon ini lama kelamaan
semakin bertambah dan membawa kematangan pada
struktur dan fungsi alat-alat kelamin.
Tanda perubahan kelamin primer dimulai
dengan berfungsinya organ-organ genetal yang ada,
baik di dalam maupun di luar badan atau
berfungsinya organ tertentu yang erat kaitannya
dengan persetubuhan dan proses reproduksi.
Perubahan ini jika terjadi pada laki-laki ditandai
dengan mulai keluarnya air mani (sperma) saat mimpi
basah. Sedangkan pada perempuan ditandai dengan
menarche atau haid pertama kali. Mulai berfungsinya
organ seksual tersebut akan diikuti dengan kesiapan
110
organ tersebut untuk membuahi dan dibuahi (hamil).
3. Pengaruh Masa Puber
Masa puber masa yang paling berpengaruh bagi
kehidupan anak. Apa saja pengaruh itu?
Pubertas sebagai masa paling berpengaruh pada
pertumbuhan fisik dan psikis anak, akan memiliki
dampak serius pada tingkah laku anak. Mereka
terkadang mengalami kebingungan sekaligus
kebahagiaan yang berlebihan. Pengaruh masa
pubertas terhadap tingkah laku anak dapat dirinci
sebagai berikut:
a. Keinginan untuk menyendiri
Anak yang dalam masa pubertas cenderung
mengasingkan diri dari lingkungannya manakala ada
masalah, baik dalam pergaulannya atau merasa ada
hal yang kurang cocok dengan dirinya (minder).
b. Keengganan untuk bekerja
Ketika lingkungan sekitarnya (keluarga dan
masyarakat) menganggap anak pubertas sebagai
orang dewasa, maka mereka memperlakukannya
sebagaimana remaja yang harus bekerja. Situasi
seperti ini nampaknya menjadi masalah bagi anak
pubertas, karena sebelumnya tidak terbiasa bekerja
serius. Akibatnya manakala disodorkan pekerjaan, tak
jarang mereka menolak sekalipun mau biasanya cepat
lelah. Hal itu disebabkan pada masa kanak-kanak
mereka terbiasa dengan bermain-main dan ketika
disodorkan pekerjaan, maka pekerjaan ini baginya
adalah hal baru.
111
c. Merasa bosan
Anak pada masa pubertas merasa bosan dengan
permainan-permainan yang dulu disena-nginya,
dengan pekerjaan sekolahnya dan berbagai aktivitas
sosial lainnya. Hal ini disebabkan perubahan fisik
yang tidak diimbangi dengan latihan fisik.
d. Bersikap tidak tenang
Perubahan yang cepat pada masa pubertas
biasanya menyebabkan perilaku salah tingkah dan
cenderung terburu-buru. Anak-anak pubertas tidak
bisa duduk atau berdiri dalam posisi yang sama dalam
waktu lama. Hal ini disebabkan emosi yang meluapluap
sehingga fisik pun ikut merasakan agresivitas
mentalnya.
e. Antagonisme sosial
Masa pubertas sebagai masa pencarian jati diri,
memiliki dampak jelas pada perilaku anak yaitu
penentangan terhadap norma, perilaku atau ajakan
orang lain yang tidak disenanginya.
f. Antagonisme seks
Anak yang mengalami masa pubertas biasanya
juga menunjukkan keagresifan dalam masalah
pergaulan dengan lawan jenis. Jika ia suka, maka
terang-terangan menyukainya dan jika benci biasanya
tanpa pertimbangan lain pasti membencinya.
Sehingga masa ini bisa dikatakan masa suka sama
suka dengan pertimbangan emosi belaka.
g. Emosionalitas
Anak pada masa pubertas seringkali marahmarah
dan merasa sedih yang disebabkan hal-hal
112
yang kecil. Hal ini adalah ciri yang paling khas pada
anak pubertas.
h. Kurang percaya diri
Kurang percaya diri (yang dalam istilah anak
puber kurang pede), sering mereka alami dan ini juga
terjadi hanya karena masalah sepele bahkan mungkin
tidak ada sebab. Hanya karena satu jerawat saja
umpamanya, mereka seolah-olah memiliki masalah
besar yang berakibat krisis percaya diri tadi.
i. Mengalami rasa malu yang berlebihan
Dalam keadaan tertentu anak pubertas biasanya
memperlihatkan rasa malu yang berlebihan,
umpamanya dalam pemeriksaan dokter atau saat
ganti pakaian sehabis olahraga.
j. Senang melamun
Masa pubertas disebut juga masa penciptaan
berbagai imajinasi yang teramat muluk, ingin ini dan
itu. Keinginan seperti ini seringkali mereka
ekspresikan dalam lamunan. Kadang tersenyum atau
tertawa sendiri.
Seiring dengan perkembangan mentalnya, lama
kelamaan sikap di atas perlahan-lahan hilang dan
mulai bersikap dan berpikir realistik menjelang usia
remaja dan usia dewasa.
4. Seks Masa Puber
Masa puber disebut-sebut sebagai masa
pertumbuhan dan perkembangan seksual anak yang
paling cepat. Mengapa terjadi demikian?
Munculnya dorongan seksual pada remaja
113
puber dipicu oleh perubahan dan pertumbuhan
hormon kelamin sebagai akibat dari kematangan
mental dan fisiknya. Secara garis besar perubahan itu
menurut Akhmad Azhar Abu Miqdad (1997),
terdapat pada kelamin primer, kelamin sekunder dan
kelamin tertier.
a. Tanda perubahan kelamin primer
Tanda perubahan kelamin primer dimulai
dengan berfungsinya organ-organ genetal yang ada,
baik di dalam maupun di luar badan atau
berfungsinya organ tertentu yang erat kaitannya
dengan persetubuhan dan proses reproduksi.
Perubahan ini jika terjadi pada laki-laki
ditandai dengan mulai keluarnya air mani (sperma)
saat mimpi basah. Sedangkan pada perempuan
ditandai dengan menarche atau haid pertama kali.
Mulai berfungsinya organ seksual tersebut akan
diikuti dengan kesiapan organ tersebut untuk
membuahi dan dibuahi (hamil).
b. Tanda perubahan organ sekunder
Kelamin sekunder adalah organ tubuh
tertentu yang tidak ada hubungannya dengan proses
pembuahan atau proses reproduksi. Pada laki-laki
perubahan ini ditandai dengan:
1. Perubahan suara (membesar dan sedikit
parau).
2. Bidang bahu melebar.
3. Sering mimpi basah.
4. “Perubahan” penis jika ada rangsangan
seksual.
5. Mulai tumbuh bulu-bulu pada organ tertentu
114
(ketiak, dada dan sekitar kelamin).
Sedangkan pada perempuan, perubahan
organ sekunder ini ditandai dengan:
1. Suara lebih bagus (halus).
2. Kulit muka dan sekitar badan halus dan
kencang.
3. Bidang bahu mengecil, sedangkan bidang
pinggul membesar.
4. Buah dada mulai membesar.
5. Tumbuh bulu-bulu di sekitar ketiak dan alat
kelamin.
6. Alat kelamin membesar dan mulai berfungsi.
c. Tanda perubahan pada organ tertier
Tanda perubahan organ tertier ini ada
hubungannya dengan psikis. Yaitu laki-laki nampak
kelelakiannya dan wanita nampak kewanitaannya
dalam segala gerak tubuhnya. Intinya laki-laki dan
perempuan memiliki kekhasan tersendiri yang bisa
membedakan keduanya.
Secara garis besar perubahan organ ini pada
laki-laki adalah ada kecenderungan untuk menarik
lawan jenis (aktif) dan kecenderungan untuk
hubungan seksual. Sedangkan pada perempuan
sebaliknya, ia cenderung pasif tapi tetap ingin
diperhatikan lawan jenisnya.
5. Seks Bebas di Kalangan Mahasiswa,
kenapa?
Di kalangan mahasiswa sering terjadi praktek
seks bebas, apa faktor yang melatarbelakanginya?
115
Latar belakang seks bebas itu banyak, di
antaranya minimnya bekal keimanan, hubungan
yang terlalu dekat (satu kost misalnya), pacaran terlalu
lama, dan pengaruh tontonan. Dalam pandangan
psikologi, menurut Psikolog Kartini Kartono (1989),
tidak berdayanya wanita menolak ajakan hubungan
seks bebas ini pada umumnya disebabkan karena:
1. Ketidakmampuannya mengekang nafsu
sendiri; kontrol diri yang lemah.
2. Dominannya sifat-sifat infantil/kekanakkanakan
dan sangat naif.
3. Juga disebabkan oleh ketidakmampuan
menahan diri untuk menerima kenikmatankenikmatan
seks kecil yang segera, dan
mengorbankan kenikmatan seks yang lebih besar di
kemudian hari dengan suami dalam ikatan
perkawinan yang sah. Jika dorongan-dorongan
seksual tadi tidak terkendalikan lagi, maka tingkah
laku gadis dan wanita tersebut jadi liar tidak
terkekang.
4. Seks bebas mungkin juga disebabkan oleh
motif-motif narsisme ekstrim, yang kemudian
berkembang menjadi nafsu petualangan cinta yang
tidak mengenal rasa puas, dan senantiasa “haus cinta”.
Lama-kelamaan berkembang menjadi hiperseks.
5. Seks bebas juga bisa didorong oleh:
masokhisme yang sangat kuat dan menjurus pada
tendens patologis. Yaitu, senang jika dirinya
diperhina, dipermainkan dan ditinggalkan oleh para
“kekasihnya”.
6. Motif lainnya ialah: dorongan rebeli atau
116
dorongan pemberontakan; yaitu keinginan untuk
memutuskan rantai-rantai kewibawaan dan
kekuasaan orang tua atau belenggu larangan
tradisional yang dirasa mengikat. Dengan sengaja
wanita muda tersebut berani menunjukkan
“kedewasaannya” dengan melakukan intervernsiagresif
dalam bentuk relasi seks bebas, seperti kaum
pria yang hipermodern. Mereka itu melampiaskan
impuls-impuls agresif seperti laki-laki, dengan
melakukan seks bebas yang intensif, dan dirangsang
oleh unsur balas dendam, dalam bentuk aktivitas
ketidaksetiaan pada kekasih dan suaminya.
6. TV dan Pengaruhnya Terhadap
Seks Anak
Seberapa besar pengaruh televisi terhadap
perkembangan mental anak terutama hubungannya
dengan seksualitas?
Pengaruh televisi jelas sangat besar bagi
perkembangan mental anak terutama yang
berhubungan dengan seksualitas. Menu televisi yang
tanpa sensor telah menyebabkan munculnya anak
yang dewasa belum waktunya. Tontonan-tontonan
seronok itu telah merusak mentalitas anak sehingga
lambat-laun muncul sikap permisif terhadap seks.
Maka pantas menurut sosiolog Akbar S. Ahmad
(1997), bahwa media televisi di zaman modern telah
menumbuhkan gejala pemujaan tubuh dan
personifikasi gaya hidup baru. Televisi lewat berbagai
menu acaranya telah membius remaja akan
pentingnya penampilan tampak muda. Menjadi tua
117
merupakan dosa tak termaafkan. Mereka harus
sensual, anggun, atraktif dan berpakain mutakhir
(yang tentunya ala Barat). Remaja tidak boleh buruk
napas, berjerawat, apalagi bau badan. Media televisi
terus menerus menanamkan pada remaja pandangan
hidup dengan tubuh sebagai pusat kesadaran.
Dunia kepura-puraan televisi kini memang
telah melangkah cukup jauh. Televisi bukan saja
mempengaruhi sikap dan gaya hidup remaja, tetapi
juga sanggup merubah ideologi seseorang bahkan
mungkin agama. Bagaimana kosmetik telah menjadi
ideologi kawula muda yang kini sudah tidak bisa
dipisahkan dari kehidupan mereka. Begitu pula
berbagai bentuk kebugaran, fitness, aerobik, “body
building” dan operasi plastik yang di dunia kepurakepuraan
kini digembar-gemborkan sebagai suatu
keharusan telah berubah menjadi “agama” baru.
Pantas jika Aldous Huxley seorang pengarang
fiksi ilmiah terkemuka pernah meramalkan ihwal
kehancuran spiritualitas (iman) akibat gencarnya
tayangan “kepura-puraan” televisi. Bahkan Aldous
Huxley dalam “Brave New World”, salah satu buku
karangannya menyebut televisi sebagai musuh
berwajah ramah.
Begitu pula Neil Postman dalam bukunya
Amusing Ourselves to Death yang telah diterjemahkan
dalam bahasa Indonesia, Menghibur Diri Sampai Mati
(Sinar Harapan, 1995), menulis bahwa saat ini orang
tengah menghibur diri sampai mati. Hal itu
dikarenakan format televisi ditujukan untuk hiburan
dan bukan untuk sarana pendidikan.
118
Ironisnya, yang menjadi pondasi hiburan itu
sendiri adalah tanyangan yang mengandung unsur
VHS (pornografi, kekerasan dan horor). Bisa
dibayangkan jika pornografi, kekerasan dan horor
sudah dijadikan hiburan, maka bukan hal mustahil
jika dalam kehidupan sehari-hari pun praktek ketiga
unsur tersebut dijadikan hiburan saja. Merampok,
membunuh, zina atau seks bebas (free sex) dan lainlain,
bukan lagi suatu aib, semuanya dianggap biasabiasa
saja bahkan mungkin dianggap hanya hiburan.
Untuk itu, berbicara negeri birahi takan lepas
dari peran media massa. Ketika berbicara media, maka
tidak akan lepas dari unsur-unsur birahi. Bahkan
secara sadar media kita telah berupaya menjadikan
Indonesia menuju negeri penuh birahi. Sebagaimana
dipaparkan di atas, sulit ditemukan norma-norma
yang membatasi antara pornografi dan seni.
Akibatnya, acapkali pornografi digugat, maka para
praktisi media massa berkelit di ketiak seni. Namun
terlepas dari pro-kontra itu, rakyatlah yang menjadi
korban.
7. Nilai Keperawanan
Kesucian atau keparawanan adalah impian bagi
laki-laki. Tetapi banyak yang telah kehilangan
keperawanan sebelum pernikahan. Benarkah
keperawanan menunjukkan kesejatian wanita?
Sehingga yang hilang keperawanan sebelum nikah
dianggap wanita sampah.
Salah satu tanda kekuasaan Allah SWT. adalah
terciptanya keperawanan atau selaput dara pada
119
setiap wanita. Betapa tidak, nilai keperawanan
teramat agung bahkan semenjak dulu diakui sebagai
simbol perbedaan wanita shalihah dan wanita jalang.
Keperawanan itu juga bisa dijadikan tolak ukur untuk
wanita itu sendiri dalam menilai diri sendiri.
Keperawanan bisa berarti kejujuran, kesucian dan
keutuhan moral seorang wanita.
Perawan sebuah kata yang berkonotasi positif
dan secara umum berarti suci, sehingga seorang
wanita yang bisa menjaga keperawanan acapkali
disebut sebagai wanita yang bisa menjaga
kesuciannya. Karena itu tidaklah heran jika seorang
pria menginginkan calon istrinya adalah wanita yang
masih perawan.
Hal itu terbukti, kendati zaman semakin maju
dan pergaulan serta pengetahuan semakin luas, tapi
para pria khususnya di Indonesia, masih tetap
mengagungkan keperawanan untuk calon istrinya.
Ironisnya, sekalipun si pria itu belum tentu perjaka
tulen, tapi ia tetap menginginkan calon istrinya
perawan.
Keperawanan bagi seorang pria memang
teramat penting, karena wanita yang tidak perawan
lagi biasanya dinilai sebelumnya ada yang
“mendahului” dan hal ini akan menjadi obsesi
berkepanjangan serta akan menjadi pondasi
keretakan rumah tangga. Bagi pria sendiri, ia memiliki
alasan kuat untuk mencerai istrinya. Untuk itu,
keperawanan atau kesucian nilainya sangat tinggi.
Pembaca mungkin masih ingat kisah
perkawinan penyanyi Farid Harja yang hanya
120
bertahan sehari. Permasalahan utamannya adalah
keperawanan atau kesucian. Ia bersikukuh
mendapatkan si istrinya tidak perawan lagi. Atau
mungkin Anda sering membaca kisah nyata dalam
rubrik “Oh Mama, Oh Papa” dalam majalah Kartini,
rubrik “Oh, Tuhan” dalam majalah Sarinah dan rubrik
“Masalahku” dalam majalah Femina yang di antaranya
memuat konflik batin seorang wanita kerena sebelum
pernikahan, keperawanannya dirampas orang lain
atau bagaimana menyesalnya seorang laki-laki yang
menikahi wanita yang tidak perawan lagi.
Mengapa keperawanan begitu penting bagi
pria bahkan bagi wanita sendiri? Karena
keperawanan hanya terjadi/dimiliki sekali dalam
hidup si wanita. Dan si pria yang pernah
mendapatkan keperawanan seorang wanita (dalam
sebuah pernikahan) akan merasakan sebagai pria
sejati dan sukses. Bahkan boleh dikatakan, salah satu
pondasi kasih-sayang pria dalam rumah tangga
adalah ketika mendapatkan si istrinya masih perawan
(pada malam pertama).
8. Keperawanan dari Sudut Medis
Menurut medis, apa sich keparawan itu?
Selaput dara erat kaitannya dengan dunia
kedokteran. Sekalipun masalah ini sedikit vulgar,
namun untuk menambah pengetahuan, terutama
bagi wanita, tidak ada salahnya kita ungkap sekilas
dengan harapan kita lebih dewasa dalam menyikapi
selaput dara atau keperawanan.
Menurut ilmu kedokteran, selaput dara pada
121
seorang wanita bisa tidak ada atau sekalipun ada
mungkin bentuknya tidak sempurna. Jadi pada
dasarnya tidak semua wanita memiliki selaput dara
yang utuh. Namun dunia kedokteran sendiri
mengakui keumuman wanita memiliki selaput dara
utuh dan sangat jarang selaput daranya tidak ada atau
tidak utuh.
Selaput dara bisa hilang bukan hanya dengan
hubungan intim saja, melainkan bisa juga dengan
kecelakaan fisik atau trauma. Sekalipun demikian, ada
perbedaan yang mencolok antara rusaknya selaput
dara akibat kecelakaan dengan rusaknya selaput dara
akibat persetubuhan. Selaput dara yang rusak akibat
kecelakaan bentuknya tak teratur. Sedangkan yang
rusak akibat hubungan intim bentuknya tidak terlalu
rusak. Menurut dr. H. Achmad Biben, DSOG. dokter
spesialis kebidanan dan ilmu penyakit kandungan,
bahwa selaput dara yang rusak akibat hubungan intim
bentuknya khas yaitu menunjukkan (menyerupai)
pukul 04.00 hingga 07.00.
Umumnya selaput dara itu melingkar di
dalam kelamin wanita atau bentuknya melingkar
bulat mengelilingi vagina. Adakalanya tidak melingkar
melainkan menutup lubang rahim sehingga wanita
tidak bisa haidl (harus dioperasi). Dan adakalanya
memanjang sekitar lubang kelamin. Sebagian selaput
dara bentuknya ada yang bergerigi. Umumnya
selaput dara itu tipis, sekalipun demikian ada sebagian
wanita yang memiliki selaput dara tebal sehingga
sekalipun pernah hubungan intim, selaput dara itu
tidak robek. Bahkan ada kasus ibu yang melahirkan
tapi selaput daranya tetap utuh. Namun tentu saja
122
kasus seperti ini sangat langka dan pada umunya
selaput dara itu tipis dan robek ketika hubungan intim
(HU. Pikiran Rakyat, 26 September 1997).
Menurut dunia kedokteran, keluarnya darah
ketika malam pertama itu disebabkan selaput dara
yang bentuknya tipis dan melingkar seputar vagina
wanita robek. Untuk itu, cerita yang tersebar di
masyarakat bahwa hubungan intim malam pertama
identik dengan percikan darah itu bisa dibenarkan
karena itu memang umum terjadi.
Tapi mengingat sebagian wanita ada yang
tidak memiliki seleput dara atau selaput daranya tidak
utuh (dari bawaan), maka hubungan intim pertama
itu tidak mesti berarti percikan darah dan seorang lakilaki
tidak bisa sembarangan menuduh bahwa istrinya
tidak suci lagi. Hal ini perlu dimusyawarahkan
dengan istri. Jangan mengorbankan sesuatu yang
agung (pernikahan) hanya karena ketidaktahuan.
Lelaki yang bijaksana tentu laki-laki yang tahu ilmu
tentang selaput dara (keperawanan) dengan berbagai
lika-likunya.
9. Keperawanan dalam Pandangan
Islam
Sejauh mana Islam memandang pentingya
keperawanan?
Kesucian merupakan tanda yang dapat
menunjukkan apa yang terdapat dalam hati dan
tingkah laku di luar, sebaliknya kepewaranan
merupakan petunjuk anatomis yang memperlihatkan
keutuhan selaput dara (hymen). Karena biasanya
123
selaput dara rusak disebabkan masuknya organ lakilaki
pada kelamin perempuan untuk pertama kali
(deflorasi). Selaput dara yang utuh diharapkan
terdapat pada gadis yang belum melakukan
hubungan seksual kecuali jika terjadinya kecelakaan
yang menyebabkan trauma terhadap selaput dara.
Pada masa awal norma sosial kaum liberal,
kurang labih seabad yang lalu, masyarakat
diindoktrinasi dengan ajaran bahwa selaput dara
dapat robek karena berkuda, bersepeda atau karena
senam. Pernyataan seperti itu tidak benar, tetapi
kerena telah meluas sehingga dianggap suatu
kebenaran (yang salah kaprah). Sehingga berakibat
semakin banyak selaput dara yang tidak utuh lagi
tetapi tidak menimbulkan rasa malu karena adanya
alasan yang dapat diterima.
Banyak masyarakat Barat yang terkejut sekali
ketika diberitahu bahwa di masyarakat muslim, gadisgadisnya
tidak melakukan hubungan seksual sebelum
pernikahan dan keperawanan hingga saat
pernikahan bisa dipertahankan seratus persen (Prof.
Dr. Hassan Hathout:1997).
Penghargaan yang diberikan terhadap
keperawanan dalam masyarakat muslim mempunyai
pengaruh dalam praktek ginekologi. Dokter ahli
kandungan memeriksa gadis-gadis yang belum
menikah sedapat mungkin menghindari
pemeriksaan melalui vagina dan jika terpaksa
biasanya dengan cara panggul melalui dubur.
Demikian juga tampon untuk menstruasi tidak
digunakan oleh gadis-gadis yang belum menikah,
tetapi hanya kain alas (pembalut) yang mereka
124
gunakan.
Di masyarakat muslim, luka kecelakaan pada
selaput dara karena jatuh menimpa benda tajam
ditangani secara serius dan dirawat secara cermat.
Adapun khusus untuk kasus kriptomenorhea yaitu
selaput dara yang menutupi lubang rahim (hymen
imperfora) sehingga wanita tidak bisa mengeluarkan
darah haidl, dioperasi dengan tidak merusak selaput
dara. Operasi tersebut membuat lubang untuk
keluarnya darah haidl selanjutnya dijahit dengan
cermat dan selaput daranya tetap utuh.
Dokter ahli kandungan di masyarakat Islam
harus memberikan bimbingan, misalnya kalau seleput
dara terlalu elastis dan karena lentur tidak robek pada
malam pertama perkawinan, sehingga perdarahan
yang diharapkan tidak terjadi. Kadang-kadang dokter
dimintai penjelasan oleh pengadilan dalam kasus lakilaki
yang mengajukan cerai pada istri yang
menurutnya tidak perawan lagi (tidak berdarah).
Dokter harus memberikan penjelasan mengenai hal
itu bahwa tidak selamanya selaput dara robek pada
malam pertama.
Dengan norma-norma tersebut, keutuhan
moral masyarakat terjaga. Dampak positifnya, tidak
terjadi kasus free love dan free sex karena masingmasing
baik laki-laki atau wanita mengetahui batasbatas
kesucian dan harus mempertahankan
keperawanannya.
10. Masturbasi
Saya sering mendengar samar-samar istilah
125
onani atau masturbasi, apa yang dimaksud
masturbasi itu?
Psikolog Kensey berpendapat bahwa onani
merupakan suatu bentuk rangsangan yang dilakukan
dengan sengaja pada diri sendiri untuk memperoleh
kepuasan erotik. Rangsangan itu tidak hanya bersifat
taktil (berkaitan dengan sentuhan atau rabaan),
melainkan juga berkaitan dengan psikis. Burt
menambahkan, obyek utama rangsangan pada
perempuan adalah klitoris sedangkan pada pria
adalah penis.
Pendapat lain menyatakan bahwa onani
merupakan suatu tindakan darurat untuk
menyalurkan hasrat biologis dengan rasa aman,
artinya tidak mengandung banyak resiko. Karena itu,
perilaku ini sering dilakukan para remaja untuk
mengurangi ketegangan atau menunda perkawinan
karena ingin menyelesaikan studi dulu atau karena
belum ada kemampuan secara materi untuk menikah.
Onani atau sering disebut juga masturbasi,
berasal dari bahasa latin, masturbatio, yang berarti
pemuasan kebutuhan seksual terhadap diri sendiri
dengan menggunakan tangan (mastur: tangan, batio:
menodai) sehingga masturbasi berarti menodai diri
sendiri dengan tangan sendiri (dholimun linnafsih). Ada
juga yang menyebut bahwa onani adalah manipulasi
alat kelamin sehingga mendapatkan kepuasan
seksual.
Nama lain bagi onani selain masturbasi adalah
zelfbeulekking (penodaan dengan tangan), auto-stimuli,
autoetism, self gratification, dan ipsasi. Bahkan para
psikolog sering juga menyebut dengan nama
126
monoseks, yaitu kepuasan seks oleh diri sendiri. Para
ulama di kalangan umat Islam sering menyebut
dengan nama istimna’. Jika istimna’ ini dilakukan oleh
laki-laki disebut jaldu umrah atau ilthaf.
Istilah onani diambil dari nama seseorang
yang sering melakukan onani yaitu Onan. Dia hidup
di tanah Arab sebelum Islam. Di kalangan umat
Nasrani kala itu, Onan terkenal orang yang paling
sering melakukan masturbasi. Ketika datang Islam,
orang Arab menyebut perbuatan itu dengan Az-
Zinatu biyadih atau zina tangan.
11. Kebiasaan Masturbasi Remaja
Apakah masturbasi hanya dilakukan remaja dan
ABG? Kenapa mereka melakukan itu?
Onani tidak saja dilakukan remaja dan ABG.
Namun kebiasaan onani pada remaja adalah
fenomena yang layak dicermati mengingat onani
umumnya dilakukan remaja. Umumnya para remaja
sadar, bahwa perbuatan tersebut tidak baik. Namun
mereka pun merasa kesulitan untuk
menghentikannya. Mereka bingung, kebiasaan itu
tidak mudah dihilangkan terlebih lagi belum adanya
tempat penyaluran yang layak. Terkadang dihantui
rasa berdosa dan berbagai tekanan batin lainnya.
Namun tak sedikit pula remaja yang menganggap
bahwa onani itu lebih baik daripada melakukan zina.
Anggapan itu mungkin didasarkan pada keterangan
dari seksolog atau konsultan seks dan para juru
dakwah.
Tak heran jika perilaku ini kian menggejala di
127
kalangan remaja. Menurut angket Dr. Sarlito Wirawan
Sarwono yang dimuat dalam bukunya berjudul
“Pergeseran Norma Perilaku Seksual Kaum Remaja”, dari
417 responden, 41,6% remaja sering melakukan onani.
Menurut angket Dr. H. Ali Akbar yang dimuat dalam
bukunya “Seksualitas Ditinjau dari Hukum Islam”, dari
54 responden, 76% remaja rutin melakukan onani.
Begitu pula menurut penelitian Dr. Kartini Kartono
yang dimuat dalam bukunya “Psikologi Wanita”,
menyatakan bahwa hampir 90% remaja pernah/
sering melakukan onani.
Menurut Dr. Kartini Kartono (1992), bahwa 9
dari 10 remaja yang melakukan onani, mendapat
kebiasaan itu karena menirukan temannya, dan
teman itu memberikan contoh, memberikan
informasi-informasi dan memberikan rangsanganrangsangan,
baik dengan buku atau bentuk lainnya.
Sebagai akibat pengaruh dari luar yang tidak
menguntungkan ini, serta didorong oleh kematangan
seksual yang kian memuncak, maka remaja sering
melakukan onani ditambah lagi dengan stimulasi
eksternal seperti buku cabul baik berupa gambar,
tulisan atau blue film (BF).
12. Bahaya Onani
Apa bahaya masturbasi bagi psikis dan fisik si
pelaku terutama remaja?
Perilaku onani pada stadium kronis yaitu
dilakukan secara bertahun-tahun dan secara eksesif
(di luar batas, banyak sekali), masalahnya akan
semakin kompleks. Karena kebiasaan tersebut bukan
128
hanya merupakan pemuasan bagi kebutuhan fisik
belaka, tetapi sudah ditambah oleh problem-problem
psikologis berupa kebingungan dan rasa was-was
terhadap berbagai dosa dan eksis negatif yang akan
dideritanya. Sementara ia sendiri tidak mampu lagi
mengendalikan diri. Akibatnya, ia menjadi murung,
dihantui ketakutan, minder, tak punya pendirian, tak
punya keberanian mendekati lawan jenis, cepat
tersinggung, dan berbagai problema psikologis
lainnya.
Para psikolog umumnya sependapat bahwa
onani merupakan gejala yang lumrah atau biasa
terjadi dan tidak ada pengaruh negatif terhadap fisik
dan psikis jika dilakukan dalam stadium rendah.
Paramedis atau para dokter pun nampaknya
sependapat, bahwa dalam stadium rendah/normal,
onani tidak akan berpengaruh pada kesehatan badan.
Justru yang menjadi masalah adalah gejala psikologi
seperti rasa was-was, perasaan berdosa, takut, dan
lain-lain. Gejala psikologis inilah yang mengubah
perbuatan onani menjadi gejala fatalogis atau berubah
menjadi suatu penyakit yang kompleks baik fisik
maupun psikis.
Walaupun demikian, perilaku onani, apalagi
dilakukan secara eksesif (berlebihan), berakibat buruk
terhadap pertumbuhan watak seseorang. Terutama
hal ini menyebabkan kebiasaan pemuasan seksual
yang terlampau murah dan mudah sehingga daya
tahan psikisnya menjadi semakin lemah, terbukti
dengan semakin lemahnya daya tahan pengekangan
diri.
Kebanyakan orang mengira, akibat negatif
129
dari onani, timbul gejala cepat lelah, sensitivitas yang
meningkat, malas bekerja dan belajar, lemahnya daya
konsentrasi, gelisah, dan murung. Penelitian
menunjukkan bahwa hal itu tidak sepenuhnya benar.
Hal itu sebenarnya luapan produk dari krisis psikofisis
yang ditimbulkan oleh usia pubertas yang banyak
dipengaruhi oleh konflik psikis.
Namun kebiasaan onani secara terus menerus
dan berlebihan (eksesif) akan mengakibatkan gejalagejala
fisik yang sangat melelahkan karena menyerap
banyak energi dan kekurangan zat besi sehingga
kelelahan itu nampak sekali manakala melakukan
aktivitas yang memeras tenaga seperti kerja dan
belajar.
Yang paling berbahaya adalah jika pelaku
onani eksesif sudah merasa bahwa perbuatannya
menjemukan sehingga ia menginginkan sesuatu yang
berbeda dan lebih menantang. Sehingga mereka
mulai berpikir untuk berhubungan intim dengan
lawan jenis di luar nikah.
13. Hukum Onani Menurut Islam
Bagaimana hukum Islam menyikapi kebiasaan
masturbasi ini?
Sebagian ulama Islam mengharamkan
perbuatan onani, seperti Imam Syafi’i, Maliki,
Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah, dan lain-lain. Perbuatan
ini dinilai banyak mendatangkan madlarat dan lebih
mendekatkan pada perzinaan. Hal ini jelas sangat
bertentangan dengan norma Islam yang
memerintahkan agar umat Islam menjaga
130
kehormatannya (kemaluannya) dan meninggalkan
hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat. (QS. Al-
Mu’minun: 1-6). Namun dalam stadium rendah,
sebagian ulama membolehkannya atau
memakruhkannya dengan syarat, jika keadaannya
benar-benar madlarat atau terpaksa seperti berada di
medan perang yang jauh dari istri atau belum ada
kemampuan menikah sementara kebutuhan biologis
semakin mendesak.
14. Tertarik Kepada dua Jenis Kelamin
Saya pernah punya teman satu kampus, dia
nampaknya cenderung menyukai sesama laki-laki.
Tapi anehnya dia juga punya pacar wanita. Apakah
teman saya ini memiliki kelainan?
Menurut psikologi dan medis teman Anda
termasuk pria biseks, yaitu orang yang mempunyai
karakteristik psikologis dari kedua jenis kelamin.
Menurut kamus psikologi Dali Gulo, biseksual adalah:
mempunyai ciri kedua seks atau tertarik dalam tingkat
yang sama oleh anggota kedua seks.
Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa
kaum biseksual suatu waktu berhubungan badan
dengan lawan jenis dan lain waktu berhubungan
dengan sejenis. Atau suatu waktu berhubungan
dengan laki-laki dan lain waktu dengan wanita.
Kelompok ini praktis paling berbahaya, karena
mereka berpotensi besar untuk menyebarkan
penyakit kelamin pada dua jenis. Gaya hubungan
badan dua arah ini adalah budaya murni dunia Barat
yang sering dilakukan baik oleh kalangan pelajar,
131
mahasiswa maupun pekerja.
15. Pelacur dan Pezina
Apa perbedaan pelacur dan pezina?
Pezinaan, pelacuran dan promiscuity (gonta ganti
pasangan) dalam ilmu psikologi dikenal dengan istilah
heteroseksual. Kelompok heteroseksual melakukan
hubungan seksual normal yaitu terhadap lawan jenis,
namun prakteknya dilakukan di luar jalur
pernikahan.
Para psikolog dan seksolog ada yang
membedakan antara penzina dan pelacur. Pelacur
adalah mereka yang melakukan hubungan seksual
untuk mendapatkan uang. Sedangkan pezina adalah
mereka yang melakukan hubungan seksual atas dasar
suka sama suka, hanya untuk memuaskan nafsu
seksualnya.
16. Gay dan Lesbi
Homoseksual adalah orang yang tertarik dengan
sesama jenis. Apakah sama dengan gay dan lesbi?
Menurut kamus psikologi, homoseksuality adalah
kecenderungan memiliki hasrat seksual atau
mengadakan hubungan seksual dengan jenis kelamin
yang sama (Dali Gulo: 105). Homoseksual pada wanita
disebut lesbian dan pada laki-laki disebut gay.
Menurut Ensiklopedi Indonesia (1980),
homoseksualitas adalah istilah untuk menunjukkan
gejala-gejala adanya dorongan seksual dan tingkah
laku terhadap orang lain dari kelamin sejenis. Secara
132
umum homoseksual juga dipakai untuk
menunjukkan ketertarikan seseorang terhadap orang
lain yang berkelamin sejenis.
Kaum homoseksual biasa melakukan
hubungan intim lewat anal/dubur (anogenital) dan
oral/mulut (oral seks). Di negara Barat (Amerika),
kelompok homoseksual memiliki undang-undang
perlindungan khusus. Mereka diperbolehkan kawin
dengan jenisnya sendiri. Perbuatan seperti ini identik
dengan yang dilakukan kaum Nabi Luth as. dulu yang
pada waktu itu dihancurleburkan oleh Allah SWT. Di
Indonesia sendiri pada dasarnya telah ada kelompok
yang mengkhususkan pada kelompok gay dan
lesbian yang mereka namakan “Kelompok Kerja
Lesbian dan Gay Nusantara” (KKLGN) dipimpim
oleh Dr. Dede Soetomo. Mereka memproklamirkan
diri tahun 1992.
17. Free Sex dan Ekstramarital Sex
Saya sering mendengar istilah free sex. Apakah
istilah ini maksudnya kumpul kebo? Mohon
penjelasan!
Pada dasarnya semua penyimpangan seksual
yang dibahas dalam buku ini termasuk jenis free sex
atau seks bebas. Namun yang dimaksud free sex di
sini lebih luas dan tak terbatas. Kelompok free sex
menghalalkan segala cara dalam melakukan seks dan
tak terbatas pada kelompok orang. Mereka tidak
berpegang pada moralitas atau nilai-nilai manusiawi.
Suatu waktu mereka bisa berhubungan seksual
dengan orang lain (kumpul kebo) dan di lain waktu
133
mereka juga bisa menggauli keluarga sendiri
(ektramarital seks) baik adik, kakak atau keluarga
terdekat lain bahkan mungkin orang tua dan anaknya
sendiri.
Di Amerika Serikat kelompok ini membentuk
komunitas tersendiri dan mengasingkan diri dalam
sebuah pulau yang mereka namakan perkampungan
Nudis. Setiap orang yang masuk lokasi atau pulau
tersebut bebas nilai. Mereka layaknya binatang
bergerombol tanpa selembar pakaian pun dan boleh
menggauli siapa saja yang ada di sana layaknya
binatang.
Di Jepang kelompok ini ada di daerah Kabuki-
Cho daerah bursa seks terbesar di Jepang. Di daerah
ini semuanya bebas nilai, mulai gambar, poster dan
tayangan audio porno hingga adegan serem tersedia.
Siapa pun yang masuk daerah itu bebas berbuat asal
membawa uang cukup.
Di Indonesia sendiri gejala seperti ini mulai
nampak. Banyak kasus kumpul kebo yang terungkap
di kalangan pelajar dan mahasiswa. Juga banyak
dijumpai berita koran, keluarga yang bebas
melakukan hubungan seksual sesama saudara
bahkan orang tua sendiri. Perbuatan seperti ini gejala
dari merosotnya moral manusia modern. Remaja
yang berpikir maju tentu tidak akan terjerumus ke
lembah nista ini.
18. Operasi Kelamin
Di Barat ada kecenderungan untuk merubah
jenis kelamin, bagaimana hal ini bisa terjadi dan
134
bagaimana hukumnya dalam Islam?
Islam mengutuk perilaku yang merubah ciptaan
Allah SWT termasuk mereka yang melakukan operasi
kelamin tanpa sebab medis. Transeksualisme atau
hasrat untuk ganti kelamin adalah perilaku yang
menunjukkan keengganan untuk menerima jenis
kelamin yang dimiliki, mereka menginginkan
sebaliknya. Hal ini disebabkan karena menurut
perasaan dirinya cocok menjadi laki-laki atau wanita.
Fenomena seperti ini sering dialami oleh laki-laki, dari
segi fisik secara umum memang laki-laki tapi sebagian
perilaku baik gaya bicara atau berjalan menyerupai
wanita. Atau dialami oleh wanita yang dari segi fisik
secara umum memang wanita namun ada perilaku
atau sebagian anggota badannya menyerupai lakilaki.
Bagi Mereka yang tabah menerima kenyataan
ini akan mempertahankan posisi apa adanya. Tapi
bagi mereka yang memiliki kelebihan uang dan
minim moralnya akan berusaha merubahnya dengan
operasi kelamin (transeksual: perubahan jenis
kelamin). Jika ini terjadi, maka secara fisik dia berubah
jenis. Namun pada dasarnya secara fitrah, mental atau
psikisnya tetap sebagai jenis semula, tidak berubah.
Hal ini yang berbahaya. Fitrah itu tidak bisa
dirubah. Suatu waktu ia ingin kembali pada posisi
kelamin semula. Namun untuk mewujudkannya
tentu tidak mudah, berbenturan dengan pandangan
masyarakat yang sudah terlanjur menganggapnya
sebagai jenis sesuai hasil operasi. Maka bukan hal
mustahil mereka akan mengalami siksaan batin.
135
Kasus transeksual atau pemindahan jenis
kelamin ini untuk masa sekarang tidak terbatas pada
mereka yang tersebut di atas. Banyak pria normal tapi
menginginkan berubah jenis kelamin jadi wanita atau
sebaliknya banyak wanita yang normal sebagai
wanita tapi menginginkan berubah jenis kelamin jadi
laki-laki. Gejala seperti ini jelas perilaku menyimpang
dan amoral.
Yang menjadi permasalahan adalah manakala
mereka melakukan hubungan kelamin. Hal ini tidak
ada bedanya dengan kaum homoseksual atau
biseksual sekalipun dengan format berbeda.
Ganti kelamin yang dibolehkan adalah untuk
alasan medis yaitu untuk memperjelas jenis kelamin.
Karena satu dan lain hal banyak yang tidak jelas jenis
kelaminnya. Islam menganjurkan untuk menentukan
jenis kelamin dengan melihat darimana keluarnya air
kencing. Setelah pasti diperjelas dengan operasi
kelamin.
19. Samen Leven
Apa yang dimaksud dengan samen leven?
Perilaku samen leven adalah perilaku hidup
bersama atau berkelompok tanpa ada sedikit pun niat
untuk melangsungkan pernikahan. Dasar pijakan
mereka adalah kepuasan seksual, baik secara suka
sama suka atau mungkin hanya sekedar memenuhi
kebutuhan seksual secara seketika dengan cara yang
mudah tanpa ada dasar cinta sama sekali.
Perilaku seperti ini banyak dijumpai di
lingkungan kost mahasiswa, pelajar atau sekitar
136
tempat kost atau asrama pegawai. Perilaku seperti ini
hampir mirip dengan kumpul kebo, namun bedanya,
samen leven biasanya terhadap teman (perek) dan
tidak pada keluarga sendiri. Perbuatan seperti ini
cermin mental keropos yang memandang hidup ini
sebagai permainan yang bebas tanpa ada ramburambu
moral.
20. Kepuasan dengan Memamerkan
Alat Kelamin
Saya pernah melihat orang di bis yang sengaja
menanpakkan alat kelaminnya. Apakah dia gila atau
memiliki kelainan seks?
Perilaku yang Anda ceritakan, benar termasuk
perilaku kelainan seks. Dalam istilah psikologi disebut
exibiosinisme, yaitu perilaku yang mendapat kepuasan
seksual dengan cara menampakkan alat kelaminnya
pada orang dikenal atau pada yang tak dikenalnya
pada sejenis atau jenis berbeda tanpa ada kelanjutan
untuk melakukan hubungan seksual langsung.
Mereka biasanya merasa lebih bangga jika ternyata
kelaminnya diekspos di media massa.
Perilaku seperti ini biasa dilakukan para
remaja Barat. Mereka dengan senang hati dipotret
telanjang untuk video atau majalah porno. Sekalipun
mungkin mereka dibayar, namun tujuan utamanya
bukan uang melainkan kepuasan itu sendiri.
Exibiosinisme jelas menyimpang dari norma manusia
normal yang biasanya merasa malu jika auratnya
terbuka.
137
BUKU-BUKU TERBITAN
1. Kudung Gaul, Berjilbab tapi Telanjang, Abu Al-
Ghifari, Rp 10.000
2. Muslimah yang Kehilangan Harga Diri, Abu
Al-Ghifari, Rp 15.000
3. Gelombang Kejahatan Seks Remaja Modern,
Abu Al-Ghifari, Rp 18.000
4. Bila Jodoh Tak Kunjung Datang, Abu Al-
Ghifari, Rp 15.000
5. Romantika Remaja (Kisah-kisah Tragis dan
Solusinya dalam Islam), Abu Al-Ghifari, Rp
18.000
6. Kado Pernikahan Buat Generasiku, H. Subhan
Nurdin, Rp 15.000
7. Pernikahan Dini Dilema Generasi
Ekstravaganza, Abu Al-Ghifari, Rp 10.000
8. Kesucian Wanita, Abu Al-Ghifari, Rp 10.000
9. 23 Kiat Disayang Suami, Muhammad Rasyid
'Uweid, Rp 11.000
10. Generasi Narkoba, Abu Al-Ghifari, Rp 7.000
11. Fiqih Musik dan Lagu Perspektif Al-Quran dan
As-Sunah, Dr. Yusuf Qardhawi Rp 25.000
12. Menggapai Surga dengan Tulisan, Kiat Menjadi
Penulis Sukses Panduan untuk Generasi Muda
Islam, Abu Al-Ghifari, Rp 15.000
13. Wanita Ideal Dambaan Pria Sejati, Abu Al-
Ghifari, Rp 15.000
14. Generasi Muda Islam di Ambang Kehancuran,
Haris Firdaus, Rp 13.000
15. Remaja dan Cinta, Memahami Gelora Cinta
Remaja dan Meyelamatkannya dari Berhala
138
Cinta, Abu Al-Ghifari, Rp 15.000
16. Risalah Shalat, Soal-jawab Tentang Shalat dan
Kaifiyah Singkat Shalat, Syaikh Abdul Aziz
bin Abdullah bin Baz, Rp 13.000
17. 7 Sifat Negatif Manusia, Haris Firdaus, Rp
7.000
18. Santri NU Menggugat Tahlilan, Harry Yuniardi,
Rp 10.000
19. 7 Perangkap Yahudi, Abu Al-Ghifari, Rp 7.000
20. Nasyid Versus Musik Jahiliyyah, Dr. Yusuf
Qardhawi, Rp 10.000
21. Badai Rumah Tangga, Abu Al-Ghifari , Rp
20.000
22. Pacaran yang Islami, Adakah?, Abu Al-Ghifari,
Rp 10.000
23. Nurani Cinta Yang Hilang, Abu Al-Ghifari, Rp
15.000
24. Mewaspadai Tipe “Pria Berbahaya”, Luqman
Haqani, Rp 15.000
25. Menjalin Cinta Suci, Nabil Hamid Al-Ma’az,
Rp 13.000
26. Zionis Israel, Di Balik Invasi AS Ke Irak,
Upaya Menciptakan Israel Raya, Usep Romli
HM., dkk, Rp. 13.000
27. Remaja Korban Mode, Abu Al-Ghifari, Rp.
17.500
28. 700 Mutiara Nasihat, Menuju Islam Kaffah,
Choiruiddn Hadhiri SP. Rp. 25.000
29. Ungkapkan Isi Hati Melalui Puisi, Luqman
Haqani, Rp. 10.000
30. Risalah Cinta Muslimah, Khalid As-Sayyid
Abul ‘Aal, Rp 12.000
31. Wanita Bukan Makhluk Penggoda, Abu Al-
Ghifari, Rp 10.000
139
32. Bergaul dengan Kesalahan, Abdurrahman
Always Al-Madkhali, Rp 10.000
33. Pengantin Surga, Abul Miqdad Al-Madany, Rp
15.000
34. Jalan Pintas Menjadi Bintang Pelajar,
Choiruddin Hadhiri S, Rp 15.000
35. Benalu-benalu Kalbu, Haris Firdaus, Rp 12.000
36. Musuh yang Jadi Idola, Luqman Haqani, Rp
12.000
37. Saat Fitnah Menghadang, Abul Miqdad Al-
Madany, Rp 10.000
38. Percaya Diri Sepanjang Hari, Abu Al-Ghifari,
Rp 10.000
39. Menjadi Bidadari Dunia Akhirat, Mas Udik
Abdullah, Rp 10.000
40. Selingkuh Nikmat yang Terlaknat, Abu Al-
Ghifari, Rp 10.000
41. Indahnya Malam Pertama, Abu Nabhan Faqih
dan H. Subhan Nuridin, Rp 15.000
42. NU, Persis, atau Muhammadiyah yang Ahli
Bid’ah, Harits Firdaus, Rp 15.000
43. Hubungan Antara Politik dan Dakwah, Frof.
Dr. M. Amien Rais, Rp 12.000
44. Wanita Bertanya Islam Menjawab, Dr. Nashir
Farid Washil, Rp 15.000
45. Berdakwah Lewat Tulisan, Aef Kusnawan, Rp
20.000
46. Pesan-pesan Menjalani Hidup, Ibnu Qudaman
Al-Maqdisi, Rp 10.000
47. Ketika Orang Tua Tak Lagi Dihormati, HA.
Fuleks Bisri, Rp 10.000
48. Menjadi Ummahat Kreatif, Badiatul Muchlisin
Asti, Rp 19.000
49. Menikmati Bulan Madu (Tanpa Cangggung,
140
Malu dan Serba Salah), Badiatul Muchlisin Asti,
Rp 15.000
50. Membebaskan Cinta dari Belenggu Nafsu, Abu
Al-Ghifari, Rp 15.000
51. Melawan Kebiadaban Yahudi, Sayyid Qutub,
Rp 13.000
52. Mencari Solusi dengan Do’a, Harits Firdaus, Rp
12.000
53. Perangkap-perangkap Dalam Mencari Ilmu,
Salman bin Fahd al-Ouda Rp 10.000
54. Menjemput Jodoh Menuju Pernikahan Agung.
Abu Al-Ghifari, Rp 20.000
55. Romantis Sepanjang Hari, Panduan Rumah
Tangga Sakinah. Abu Al-Ghifari Rp 10.000
56. Muslim Sejati, Sosok yang Dirindukan Surga.
Muhammad Soghir, Rp 25.000
57. Fatwa Cinta. Sopy Al-Jafali, Rp 10.000
58. Bengkel Cinta, Soal Jawab Remaja Tentang
Cinta, Jodoh dan Seks. Buku Pertama. Abu Al-
Ghifari, Rp 15.000
59. 60 Kisah Teladan dari Shahabat Nabi,
Muhammad Nur Ali, Rp
60. Muslimah Masa Kini, Fatwa Seputar Kegiatan
Wanita di Luar Rumah. Dr. Muhammad Al-
Habsy, Rp 15.000
61. Hak Istri dan Kaih Sayang Suami. Mas Udik
Abdullah, Rp 20.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar